Drixoral

Dexbrompheniramine maleat merupakan golongan antihistamin yang tersedia dalam bentuk kombinasi obat. 

Obat ini tersedia dalam bentuk kombinasi dengan salah satu atau lebih dari obat: dekstrometorfan, guaifenesin, fenilepinefrin, dan pseudoefedrin.

Kombinasi dexbrompheniramine maleat dengan pseudoefedrin berfungsi sebagai dekongestan hidung untuk mengatasi hidung tersumbat pada keadaan flu yang sering terjadi pada musim hujan atau flu akibat alergi.

Dexbrompheniramine Maleat (-)
Golongan

Antihistamin

Kategori obat

Obat bebas terbatas

Bentuk sediaan obat

Obat minum (pil, tablet lepas lambat, sirup)

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak di atas 6 tahun

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C:  Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Keamanan penggunaan dexbrompheniramine maleat selama menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau membaca dengan baik petunjuk kemasan sebelum mengonsumsi obat.

Perlu diingat ketika mengkonsumsi obat kombinasi tetap, pilihlah dosis yang masih dalam rentang dosis yang pas untuk masing-masing komposisi yang ada di dalam kombinasi tetap tersebut.

Karena sediaan obat kombinasi tetap bervariasi dalam hal dosis dan efektivitas obatnya, ikutilah intruksi penggunaan yang tertera dalam kemasan obat atau konsultasikanlah dengan farmasi.

Dosis:

Mengatasi Gejala Flu pada Common Cold, Rhinitis Alergi atau Alergi pada Sistem Pernapasan Atas Lainnya

Sediaan Dexbrompheniramine Maleat + pseudoefedrin

  • Dewasa:2 mg dexbrompheniramine maleat per kali minum (maksimal 4 kali sehari)
  • Anak-anak usia <6 tahun: 1 mg dexbrompheniramine maleat per kali minum (maksimal 4 kali sehari)

Jangan gunakan obat ini lebih dari 7 hari berturut-turut. Bila lebih dari 7 hari gejala tidak membaik, segera berkonsultasi dengan dokter.

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat sebelum penggunaan.

Bila yang obat yang dikonsumsi adalah sediaan tablet lepas lambat, minumlah tablet dengan keadaan utuh tanpa dihancurkan atau kunyah.

Bila yang obat yang dikonsumsi dalam bentuk sirup, gunakan sendok takar khusus untuk mendapat dosis obat yang tepat.

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Dexbrompheniramine maleat dapat menyebabkan efek samping. Efek samping yang umum terjadi pada penggunaan dexbrompheniramine maleat antara lain:

  • Mengantuk
  • Merasa sangat bersemangat atau senang berlebihan (terutama pada anak-anak)
  • Penglihatan kabur
  • Hidung dan rongga mulut yang kering

Bila Anda mengalami efek samping serius berikut setelah mengkonsumsi dexbrompheniramine maleat, segera cari bantuan medis.

Masih ada kemungkinan efek samping lainnya yang bisa ditimbulkan oleh dexbrompheniramine maleat.

Bila Anda merasa ketidaknyamanan pada tubuh Anda dan  setelah mengkonsumsi dexbrompheniramine maleat dan itu cukup mengganggu, Anda bisa langsung mengkonsultasikannya dengan dokter.

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut sebelum mengkonsumsi dexbrompheniramine maleat:

Kontraindikasi

Jangan menggunakan dexbrompheniramine maleat jika Anda mengalami kondisi berikut ini:

  • Alergi terhadap dexbrompheniramine maleat atau pseudoefefrin dan golongan obat sejenis
  • Dalam 14 hari sebelumnya Anda mengkonsumsi obat golongan MAO inhibitor (isocarboxazid, linezolid, injeksi methylen blue, phenelzine, rasagiline, selegiline, dan tranilsipromin).
  • Penyakit hati berat
  • Bayi prematur atau bayi baru lahir
  • Menderita penyakit yang tidak terkontrol dengan baik pada glaukoma, asma atau PPOK, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyakit jantung koroner, atau penyakit tiroid
  • Mengalami konstipasi berat atau mengalami masalah buang air kecil

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi dexbrompheniramine maleat dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi yang menyebabkan efek dexbrompheniramine maleat meningkat atau malah menurun.

Beritahukan semua obat-obat yang rutin Anda konsumsi kepada dokter (baik obat bebas maupun obat dengan resep), terutama bila Anda mengkonsumsi obat berikut ini:  

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merk tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Drugs. https://www.drugs.com/monograph/brompheniramine-maleate-dexbrompheniramine-maleate.html
Diakses 24 Agustus 2019

Drugs. https://www.drugs.com/drixoral.html
Diakses 24 Agustus 2019

Drugs. https://www.drugs.com/international/dexbrompheniramine.html
Diakses 24 Agustus 2019

Everyday Health https://www.everydayhealth.com/drugs/dexbrompheniramine Diakses 24 Agustus 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/dexbrompheniramine/?type=brief&mtype=generic
Diakses 24 Agustus 2019