Dexanta suspensi adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung.
Dexanta suspensi adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung.
Dexanta suspensi adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung.
Dexanta suspensi adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung.
Golongan obat Hijau Obat bebas: Tidak memerlukan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 1 botol @ 100 ml
Produsen Dexa Medica

Dexanta suspensi adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung. Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Dexanta suspensi mengandung zat aktif magnesium hidroksida, aluminium hidroksida, dan simetikon.
Aluminium hidroksida adalah obat untuk mengatasi maag, sakit perut, dan gangguan yang disebabkan akibat asam lambung. Obat ini bekerja dengan menurunkan kadar asam dalam lambung sehingga melindungi dinding lambung dari iritasi yang disebabkan asam lambung.
Magnesium hidroksida adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kesulitan buang air besar (konstipasi), maag, dan sakit perut. Magnesium hidroksida berkerja dengan menetralkan asam lambung.
Simetikon adalah obat yang mampu meredakan gejala perut kembung yang disebabkan karena banyaknya gas pada saluran pencernaan, obat ini bekerja dengan mengeluarkan gas pada saluran pencernaan.

Meringankan gejala-gejala yang disebabkan kelebihan asam lambung, mengatasi peradangan pada lambung (gastritis), dan meringankan luka pada dinding lambung (tukak lambung), dan mengatasi luka pada dinding usus 12 jari (tukak duodenum) seperti:

Tiap 5 ml:

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3 sampai 4 kali/hari.

Dikonsumsi di antara waktu makan dan menjelang tidur malam.

  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Percepatan detak jantung.
  • Otot melemah.
  • Tulang terasa nyeri.
  • Sesak napas.
  • Kram pada perut.
  • Pusing.
  • Peningkatan kadar magnesium dalam darah.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal yang berat.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Jika dikonsumsi bersama simetidin atau tetrasiklin, diberikan jarak 1-2 jam.
  • Pasien yang menjalani diet magnesium.
  • Pasien yang melakukan diet rendah fosfat.
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Bayi.
  • Pasien penderita gangguan gagal ginjal.
  • Hindari penggunaan jangka panjang atau selama 2 minggu ke atas, karena dapat menyebabkan ketergantungan fungsi lambung.
  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    Kategori A. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya risiko pada janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.

Penggunaan obat ini bersama dengan asam folat, zat besi, tetrasiklin obat golongan penghambat H2, warfarin, dan kuinidin dapat mengganggu penyerapan obat tersebut.

Sesuai kemasan per September 2019

Dexa Medica. http://www.dexa-medica.com/our-product/searchs/Dexanta
Diakses pada 27 September 2019

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8802/magnesium-hydroxide-oral/details
Diakses pada 14 Juli 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/aluminum-hydroxide.html
Diakses pada 14 Juli 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/simethicone.html
Diakses pada 14 Juli 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait