Dexaharsen kaplet 0,5 mg untuk mengobati arthritis, reaksi alergi, gangguan usus, kanker tertentu, masalah pernapasan, mengurangi gejala seperti pembengkakan dan reaksi alergi.
Dexaharsen kaplet 0,5 mg untuk mengobati arthritis, reaksi alergi, gangguan usus, kanker tertentu, masalah pernapasan, mengurangi gejala seperti pembengkakan dan reaksi alergi.
Dexaharsen kaplet 0,5 mg untuk mengobati arthritis, reaksi alergi, gangguan usus, kanker tertentu, masalah pernapasan, mengurangi gejala seperti pembengkakan dan reaksi alergi.
Dexaharsen kaplet 0,5 mg untuk mengobati arthritis, reaksi alergi, gangguan usus, kanker tertentu, masalah pernapasan, mengurangi gejala seperti pembengkakan dan reaksi alergi.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 2.303/strip (0,5 mg) per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 20 strip @ 10 kaplet (0,5 mg)
Produsen Harsen

Dexapharsen adalah obat yang digunakan untuk mengobati arthritis, reaksi alergi, gangguan usus, kanker tertentu, masalah pernapasan, mengurangi gejala seperti pembengkakan dan reaksi alergi. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Dexapharsen mengandung zat aktif dexamethasone.

Pengobatan:

  • Penurunan kadar kortikosteroid dalam darah (insufisiensi adrenokortikal) primer atau sekunder.
  • Kelainan bawaan yang memengaruhi produksi hormon pada kelenjar adrenal (hyperplasia adrenal bawaan).
  • Peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi tubuh terhadap zat dari luar tubuh (rhinitis alergi parenial).
  • Kondisi medis yang menyebabkan jalan napas paru-paru membengkak dan menyempit. Karena pembengkakan ini, jalur udara menghasilkan lendir yang berlebihan sehingga sulit untuk bernapas (asma bronchial).
  • Peradangan berupa ruam gatal kemerahan pada kulit yang muncul akibat kontak langsung dengan zat tertentu dan mengiritasi kulit, atau merupakan reaksi alergi terhadap zat tertentu (dermatitis kontak).
  • Penyakit kulit kronis yang membuat kulit meradang, gatal, kering, dan pecah-pecah (dermatitis atopi).
  • Keadaan subakut dari reaksi anafilaksis (serum sickness).
  • Penyakit mata karena peradangan atau alergi.
  • Penyakit peradangan, yang merupakan komplikasi dari radang tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus (karditis rematik akut).
  • Penyakit autoimun berupa bula (vesikel besar yang mengandung serum, pus, atau darah) kronik pada membran mukosa maupun kulit (pempigus).
  • Penyakit autoimun yang berdampak pada kulit (dermatitis herpetiformis bulosa).
  • Kondisi di mana sel tubuh mengalami peradangan (sarkoidosis).
  • Pembengkakan (ederma serebral).
  • Anemia yang disebabkan oleh kondisi ketika sel darah merah hancur sebelum waktunya (anemia hemolitik).
  • Kelainan sel darah merah dan kelainan sistem kekebalan tubuh yang langka (autoimun).
  • Nekrosis hepatic subakut.
  • Penyakit kronis di mana sistem imun tubuh menyerang sel-sel hati (hepatitis kronik autoimun).

Dexamethasone 0,5 mg

Dewasa:

  • Dosis awal bervariasi: 0,75-9 mg sebanyak 2-4 kali/hari
  • Pada penyakit ringan: dibawah 0,75 mg
  • Pada penyakit berat: diatas 9 mg.

Dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

  • Gangguan muskuloskeletal: otot lemas, miopati steroid, kehilangan massa otot, osteoporosis
  • Gangguan saluran pencernaan: tukak lambung, pancreatitis, distensi abdominal
  • Gangguan kulit: eritema pada wajah dan keringat bertambah
  • Gangguan sistem saraf: kejang, vertigo, sakit kepala
  • Hipokalemia, hipertensi dan gagal jantung bawaan
  • Gangguan sistem endokrin.
  • Penggunaan kortikosteroid jangka panjang mungkin mengakibatkan katarak subkapsular posterior.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Antibacterial.
  • Antidiabetik.
  • Antiepilepsi.
  • Carbamazepin.
  • Phenobarbitonem phenytoin.
  • Pirimodene.
  • Antihipertensi.
  • Barbiturate.
  • Diuretika.
  • Diuretika acetazolamide.
  • Loop diuretika.
  • Thiazide.
  • Antagonis hormone.
  • Ulcer healing drug.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait