Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen Lapi Laboratories

Desdin sirup digunakan untuk mengatasi rinitis alergi dan urtikaria idiopatik kronik. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Desdin mengandung desloratadine.

Mengatasi:

  • Peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan karena adanya zat pemicu alergi (rinitis alergi).
  • Kondisi alergi lain dimana tidak diketahui penyebabnya secara signifikan (urtikaria idiopatik kronis).

Tiap 5 ml: desloratadine 2,5 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan remaja 12 tahun ke atas: 10 ml sebanyak 1 kali/hari.

  • Anak-anak:
    • 1-5 tahun: 2,5 ml sebanyak 1 kali/hari.
    • 6-11 tahun: 5 ml sebanyak 1 kali/hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

  • Diare.
  • Demam.
  • Gangguan tidur yang membuat penderitanya sulit tidur (insomnia).
  • Kelelahan menyeluruh.
  • Mulut kering.
  • Sakit kepala.
  • Gangguan jantung:
    • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardi).
    • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
    • Hiperaktivitas psikomotorik.
    • Kejang.
  • Gangguan saluran pencernaan:
    • Nyeri perut.
    • Mual.
    • Muntah.
    • Rasa tidak nyaman yang timbul pada perut bagian atas (dispepsia).
  • Gangguan pada hati dan kandung empedu:
    • Hepatitis.
    • Peningkatan kadar enzim hati dan bilirubin.
  • Reaksi hipersensitivitas:
    • Reaksi alergi yang tergolong berat karena dapat mengancam nyawa penderitanya (anafilaksis).
    • Pembengkakan di bawah kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi (angioedema).
    • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
    • Kemerahan pada kulit.
    • Biduran (urtikaria).

Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini.

  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak 1 tahun ke bawah.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/desdin/desdin?type=brief&lang=id
Diakses pada 28 April 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait