Dermifar krim 5 g obat yang digunakan untuk mengobati infeksi kulit, seperti kurap dan infeksi jamur.
Dermifar krim 5 g obat yang digunakan untuk mengobati infeksi kulit, seperti kurap dan infeksi jamur.
Dermifar krim 5 g obat yang digunakan untuk mengobati infeksi kulit, seperti kurap dan infeksi jamur.
Dermifar krim 5 g obat yang digunakan untuk mengobati infeksi kulit, seperti kurap dan infeksi jamur.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 10.518/tube (5 g) per November 2019.
Kemasan 1 tube @ 5 g
Produsen Ifars Pharmaceutical Laboratories

Dermifar adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi kulit, seperti kurap dan infeksi jamur. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas. Dermifar mengandung clotrimazole sebagai zat aktifnya.

Pengobatan topikal dari candidiasis yang disebabkan oleh candida albicans, pityriasis versicolor. yang disebabkan oleh Malassezia furfur, tinea pedis, tinea cruris, dan tinea corporis yang disebabkan oleh Trichophyton rubrum, Trichophyton mentagrophytes, Epidermophyton floccosum, dan Microsporum eanis.

Clotrimazole 1 %

2-3 kali/hari.

Oleskan secukupnya pada daerah kulit yang sakit.

  • Kemerahan atau ruam (erythema).
  • Gatal pada kulit akibat tumbuhan jelatang (stinging).
  • luka Lepuh pada kulit (blistering).
  • Proses penghilangkan sel kulit mati (peeling).
  • Pembengkakan pada anggota tubuh yang terjadi karena penimbunan cairan didalam jaringan (edema).
  • Rasa gatal yang bisa meliputi seluruh atau sebagian tubuh seseorang (pruritus).
  • Biduran (urtikaria).
  • Rasa terbakar.

Hipersensitif terhadap clothrimazole.

  • Pengobatan harus dihentikan jika terjadi iritasi atau sensitivitas dan diganti dengan obat yang lebih tepat.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.

Sesuai kemasan per November 2019.

Artikel Terkait