Depval Sirup 120 ml

16 Sep 2020| Dea Febriyani

Deskripsi obat

Depval sirup adalah obat untuk mengobati epilepsi parsial yang berdampak hanya pada satu daerah otak dan kejang petit mal (absence seizure) yang terjadi anak-anak. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Depval sirup mengandung zat aktif asam valporat.
Depval Sirup 120 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 63.000/botol per September 2020
Produk HalalYa
Kandungan utamaAsam valproat.
Kelas terapiAntikonvulsan dan antipsikotik.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 100 ml
ProdusenMersifarma Tirmaku Mercusana

Informasi zat aktif

Asam valproat tersedia dalam berbagai bentuk termasuk garam natrium (valproat semisodium dan natrium valproat), turunan amida (valpromida), atau sebagai asam valproat. Valproate adalah antikonvulsan asam karboksilat yang memiliki aktivitas antiepilepsi terkait dengan peningkatan kadar asam gamam-aminobutyric (GABA) otak. Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam valporat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorbsi dengan cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu konsentrasi puncak plasma adalah sekitar 4 jam dan waktu ketersediaan hayati sekitar 90%.
  • Distribusi: Ikatan proten plasma adalah 80-90%, dalam bentuk fraksi bebas meningkat dari 10% pada 40 mcg/ml menjadi 18,5% pada 130 mcg/ml dan akan menurun pada lansia dan pasien dengan gangguan hati atau ginjal. Terdistribusi melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif oleh hati, melalui glukuronidasi dan oksidasi beta mitokondria.
  • Ekskresi: Diekskresikan melalui urin sekitar 30-50% sebangai konjugat glukuronida, 3% sebagai obat tidak berubah, dan sejumlah kecil dalam feses. Waktu paruh eliminasi pada pasien dewasa adalah 5-20 jam dan anak-anak 2 bulan ke atas adalah 7-13 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengobati epilepsi parsial yang berdampak hanya pada satu daerah otak.
  • Mengobati kejang petit mal (absence seizure) yang terjadi anak-anak.

Asam valproat merupakan obat antikonvulsan bekerja dengan memulihkan keseimbangan zat alami tertentu (neurotransmiter) di otak dan dapat meningkatkan kadar asam gamma-aminobutirat penghambat neurotransmitter (GABA) di otak, dapat meningkatkan atau meniru aksi GABA di situs reseptor potsinaptik, juga dapat menghambat saluran natrium dan kalsium.

Komposisi obat

Tiap 5 ml: asam valporat 250 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dosis awal: 15 mg/kgBB/hari. Dosis dapat ditingkatkan dalam interval 1 minggu dengan peningkatan 5-10 mg/kgBB/hari sampai kejang terkontrol.
  • Dosis maksimum: 60 mg/kgBB/hari. Dosis lebih dari 250 mg diberikan dalam dosis terbagi.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan makanan.

Efek samping obat

  • Sakit perut, mual, dan muntah,
    Cobalah untuk mengonsumsi asam valporat dengan atau sesudah makan, serta jangan mengonsumsi makanan yang berat dan pedas.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Mulut kering atau sakit, atau gusi bengkak.
    Untuk mulut kering cobalah hisap permen atau permen karet bebas gula, atau minum minuman dingin. Jika ini tidak membantu, atau Anda mengalami sariawan, bicarakan dengan apoteker atau dokter Anda. Jika Anda merasa terganggu oleh gusi bengkak atau gejala ini tidak kunjung sembuh, bicarakan dengan dokter atau dokter gigi Anda.
  • Gemetar (tremor) di salah satu bagian tubuh Anda, atau gerakan mata yang tidak biasa.
    Bicarakan dengan dokter Anda jika hal ini mengganggu Anda. Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda bahwa dosis obat terlalu tinggi untuk Anda. Dapat dibantu dengan mengubah dosis Anda atau meminum obat Anda pada waktu yang berbeda dalam sehari.
  • Merasa lelah atau mengantuk.
    Saat tubuh Anda terbiasa dengan asam valproik, efek samping ini akan hilang. Jika gejala ini tidak membaik dalam satu atau dua minggu, dokter Anda mungkin akan mengurangi dosis Anda atau meningkatkannya perlahan. Jika hal tersebut tidak berhasil, Anda mungkin perlu beralih ke obat lain.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan dan jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Bicaralah dengan dokter Anda jika sakit kepala Anda berlangsung lebih dari seminggu atau kondisi memburuk.
  • Berat badan bertambah.
    Jika Anda berat badan Anda bertambah setelah mengonsumsi asam valproat, cobalah untuk menjalani diet sehat seimbang. Olahraga teratur juga akan membantu Anda menjaga berat badan tetap stabil. Dokter Anda biasanya akan memantau berat badan Anda saat Anda minum obat ini dan bicaralah dengan mereka jika Anda memiliki kekhawatiran.
  • Rambut menipis atau perubahan warna atau tekstur rambut.
    Jika gejala ini mengganggu Anda, tanyakan kepada dokter apakah mungkin untuk menurunkan dosis Anda. Rambut Anda mungkin tumbuh kembali setelah mengurangi dosis atau beralih ke obat lain.
  • Menstruasi tidak teratur atau tertunda.
    Jika biasanya Anda mengalami menstruasi yang teratur, segera beri tahu dokter Anda jika menstruasi Anda terlambat. Selain merupakan efek samping dari asam valproat, hal tersebut juga merupakan tanda bahwa Anda mungkin hamil dan asam valproat dapat berbahaya bagi bayi yang belum lahir. Perubahan menstruasi Anda juga bisa menjadi gejala sindrom ovarium polikistik (PCOS), efek samping asam valproat yang jarang terjadi. Dokter Anda akan dapat melakukan beberapa tes untuk memeriksa apakah Anda menderita PCOS.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gagal ginjal dan gangguan hati.
  • Pasien yang menderita peradangan pada pankreas (pankreatitis).
  • Pasien dengan gangguan metabolisme seperti gangguan siklus urea dan sindrom Alpers-Huttenlocher.
  • Pasien yang menyalahgunakan konsumsi alkohol.
  • Pasien dengan gangguan perdarahan.
  • Pasien dengan gangguan pada otak seperti penurunan daya ingat (demensia).
  • Pasien yang menderita dehidrasi.
  • Pasien dengan nutrisi tubuh yang buruk.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di mana obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan. Kategori X (jika digunakan untuk mencegah migran): Penggunaan depval sirup tidak disarankan pada ibu hamil. Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan riwayat disfungsi hati yang sudah ada sebelumnya atau dalam keluarga.
  • Pasien dengan kelainan darah dimana gangguan pembentukan heme yang tidak sempurna (porfiria).
  • Pasien dengan gangguan siklus urea.
  • Pasien dengan gangguan mitokondria yang diketahui akibat mutasi POLG dan pada anak-anak 2 tahun ke bawah yang dicurigai mengalami gangguan mitokondria.
  • Pasien dengan gangguan hati.
  • Wanita hamil.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Aripirazol. litium, dan pregabalin.
    Penggunaan asam valproat bersama dengan aripiprazole dapat meningkatkan efek samping seperti pusing, kantuk, kebingungan, dan kesulitan berkonsentrasi. Beberapa orang, terutama lansia, mungkin juga mengalami gangguan dalam berpikir, menilai, dan koordinasi motorik.
  • Lorazepam.
    Jika Anda seorang wanita hamil, bicarakan dengan dokter Anda sebelum menggunakan asam valproat bersama dengan lorazepam. Megonsumsi obat-obatan ini secara bersamaan dapat meningkatkan risiko efek berbahaya bagi janin.
  • Asam folat.
    Beberapa obat antikonvulsan dapat menurunkan kadar asam folat dalam darah. Selain itu, pengobatan dengan asam folat dapat menurunkan kadar antikonvulsan dalam darah.
  • Lamotrigin.
    Kombinasi asam valproat dengan lamotrigin dapat menyebabkan ruam kulit, kegelisahan, kejang, tremor, kelemahan otot, dan berjalan terhuyung-huyung.
  • Escitalopram.
    Kombinasi dengan escitalopram terkadang dapat menyebabkan kadar natrium darah menjadi terlalu rendah (hiponatremia) dan penggunaanya dengan asam valproat dapat meningkatkan risiko tersebut. Selain itu, escitalopram dapat menyebabkan kejang pada pasien yang rentan serta dapat mengurangi keefektifan obat yang digunakan untuk mengontrol kejang seperti asam valproat.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Pikiran untuk menyakiti atau mengakhiri diri sendiri.
    Sejumlah kecil orang yang mengonsumsi asam valproat pernah berpikir untuk mengakhiri diri sendiri.
  • Kulit atau bagian putih mata Anda berubah menjadi kuning.
    Hal tersebut mungkin menjadi tanda peringatan masalah hati.
  • Mual, muntah atau sakit perut yang berlangsung lama dan parah.
    Hal tersebut mungkin menjadi tanda peringatan pankreas yang meradang.
  • Memar atau pendarahan yang tidak biasa.
    Hal tersebut mungkin menjadi tanda peringatan dari kelainan darah.

Jika mengalami gejala tersebut, segera informasikan kepada dokter Anda. Jangan menghentikan obat tanpa persetujuan dari dokter.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/valproic%20acid?mtype=generic
Diakses pada 1 September 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/depval
Diakses pada 1 September 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/valproic-acid/
Diakses pada 1 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8885/valproic-acid-oral/details
Diakses pada 1 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/valproic-acid.html
Diakses pada 1 September 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/depakene-stavzor-valproic-acid-343024#10
Diakses pada 1 Septermber 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email