Depram tablet adalah obat untuk mengatasi gangguan kecemasan dan depresi.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 tablet (10 mg; 20 mg)
Produsen Novell Pharmaceutical

Depram tablet adalah obat untuk mengatasi gejala depresi, gangguan kecemasan, dan gangguan panik serta mengatasi Obsessive Compulsive Disorder (OCD) yaitu suatu gangguan yang membuat seseorang terus berpikir dan melakukan suatu tindakan secara berulang. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Depram tablet mengandung zat aktif esitalopram.

  • Mengatasi gejala depresi.
  • Mengatasi gangguan kecemasan.
  • Mengatasi gangguan panik.
  • Mengatasi gangguan mental yang mempengaruhi pikiran dan perilaku penderita atau Obsessive Compulsive Disorder (OCD).

Esitalopram merupakan obat golongan Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRI) yang bekerja dengan cara meningkatkan kadar serotonin dalam otak. Serotonin membantu menjaga keseimbangan kesehatan mental.

  • Depram tablet 10 mg: esitalopram 10 mg.
  • Depram tablet 20 mg: esitalopram 20 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Depresi, gangguan kecemasan (ansietas), dan Obsessive Compulsive Disorder (OCD):

  • Dewasa: 10 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan setelah 1 minggu hingga dosis maksimal 20 mg/hari sesuai dengan kondisi dan respon pasien.
  • Lansia: 5 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 10 mg/hari sesuai dengan kondisi dan respon pasien.

Gangguan panik dengan atau tanpa rasa takut berlebih  di ruangan terbuka atau tempat umum (agorafobia):

  • Dewasa: 5 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan 5 mg atau ditingkatkan hingga 20 mg/hari setelah satu minggu sesuai kondisi dan respon pasien.
  • Lansia: 5 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 10 mg/hari sesuai dengan kondisi dan respon pasien.

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

  • Mudah berkeringat.
    Gunakan pakaian yang tidak terlalu tebal dan gunakan produk anti keringat (antiperspiran) dan gunakan kipas angin untuk menjaga udara tetap sejuk. Jika keadaan tersebut terus berlanjut, segera hubungi dokter Anda.
  • Kesulitan tidur.
    Konsumsi escitalopram di sore hari atau hentikan konsumsi alkohol. Jangan mengemudi dan menggunakan mesin. Jika keadaan tersebut terus berlanjut, segera hubungi dokter Anda.
  • Merasa lelah dan lemas.
    Hentikan seluruh aktivitas dan cobalah untuk duduk atau berbaring hingga merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan mesin, jangan minum alkhol yang akan memperburuk keadaan.
  • Mulut kering.
    Cobalah mengunyah permen karet bebas gula.
  • Gas berlebih di dalam perut.
  • Dada terasa terbakar.
  • Sulit buang air besar (konstipasi).
  • Diare.
  • Pasien dengan epilepsi yang tidak stabil.
  • Pasien yang mengonsumsi obat yang dapat memperpanjang waktu kontraksi otot jantung (interval QT) seperto pimozid.
  • Pasien yang menggunakan obat monoamine oxidase inhibitors (MAOIs) atau antidepresi lain.
  • Pasien dengan riwayat kejang.
  • Pasien yang memiliki riwayat melukai diri sendiri.
  • Pasien yang memiliki detak jantung lemah (bradikardia).
  • Pasien dengan beberapa gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Lansia.
  • Tramadol.
    Penggunaan bersama escitalopram meningkatkan risiko atau keparahan sindrom serotonin.
  • Amitriptilin.
    Penggunaan bersama escitalopram menurunkan metabolisme amitriptilin.
  • Bupropion.
    Penggunaan bersama escitalopram menurunkan metabolisme escitalopram.
  • Diazepam, nordazepam, fludiazepam, delorazepam.
    Penggunaan bersama escitalopram meningkatkan beberapa risiko terjadinya efek samping.

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/escitalopram/
Diakses pada 4 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/escitalopram
Diakses pada 4 agustus 2020

Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB01175
Diakses pada 4 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/escitalopram.html
Diakses pada 4 Agustus 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait