Daktarin krim 5 g adalah obat yang membantu mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit atau ragi dan jamur.
Daktarin krim 5 g adalah obat yang membantu mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit atau ragi dan jamur.
Daktarin krim 5 g adalah obat yang membantu mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit atau ragi dan jamur.
Daktarin krim 5 g adalah obat yang membantu mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit atau ragi dan jamur.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
Kemasan 1 tube @ 5 g
Produsen Taisho Pharmaceutical Indonesia

Daktarin krim adalah obat yang membantu mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit atau ragi dan jamur. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif micronazole nitrate.

  • Membantu mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit atau ragi dan jamur lainnya, seperti:
    • Pityriasis versicolor (panu).
    • Tinea capitis (jamur kulit kepala).
    • Tinea corporis (jamur di leher badan).
    • Tinea Manus (di telapak tanggan).
    • Tinea barbae (di dagu).
    • Tinea cruris (di selangkangan)
    • Tinea pedis (di telapak kaki).
    • Infeksi skunder bakteri, seperti dermatis popok.
    • Ruam.
    • Terapi infeksi selangkangan atau diantara jari yang disebabkan jamur.

Tiap 1 g: micronazole nitrat 20 mg.

2 kali/hari.

Oleskan dengan jari secara merata pada kulit yang mengalami masalah.

  • Gangguan kulit dan jaringan subkutan:
    • Rasa terbakar.
    • Inflamasi kulit.
    • hilangnya warna kulit karena penyakit atau trauma (hipopigmentasi) kulit.
  • Gangguan Umum dan kondisi yang terinfeksi:
    • Iritasi.
    • Terbakar.
    • Rasa gatal yang bisa meliputi seluruh atau sebagian tubuh seseorang (pruritus).
    • Reaksi NOS.
    • Hangat.

Penderita hipersensitif terhadapat micronazole dan turunanya.

  • Pasien penderita hipersensitivitas berat.
  • Tidak boleh bersentuhan dengan mulkosa mata.
  • Bayi dan anak-anak.
  • Anticongulan oral seperti warfarin.
  • Hypoglycemic oral
  • Phenytoin.

Sesuai kemasan per Desember 2019