Dacarbazine Medac

Dacarbazine adalah obat yang digunakan dalam kemoterapi untuk mematikan sel kanker, yaitu dengan menghambat sintesis DNA sel kanker.

Dacarbazine
Golongan

Obat kemoterapi, sitotoksik

Kategori obat

Obat keras

Bentuk sediaan obat

Infus (intravena/parenteral)

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori kehamilan dan menyusui

IV/Parenteral

Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Diberikan melalui infus intravena

  • Melanoma

2-4,5 mg/kg berat badan per hari, selama 10 hari. Diulang dalam 4 minggu.

Atau

200-250 mg/m2 per hari, disuntikkan dalam 1 menit, selama 5 hari. Diulang dalam 3 minggu.

Atau

850 mg/m2 melalui infus selama 15-30 menit sekali setiap 3 minggu

  • Sarkoma Jaringan Lunak

Dikombinasi dengan doxorubicin.

Dosis 250mg/m2 dalam 15-30 menit sebanyak sekali sehari selama 5 hari. Kemudian diulang dalam 3 minggu.

  • Limfoma Hodgkin

Dikombinasi dengan bleomycin, vinblastine, dan doxorubicin.

150 mg/m2 per hari selama 5 hari, kemudian diulang dalam 4 minggu.

Atau

375 mg/m2 melalui infus selama 15-30 menit sekali setiap 15 hari.

Larutkan 100 mg dengan 9,9mL atau 200 mg dengan 19,7mL air steril untuk injeksi sehingga tercapai konsentrasi 10mg/mL. Kemudian dilarutkan ke dalam 250mL dekstrose 5% atau NaCL 0,9% untuk diberikan via infus.

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Dacarbazine dapat menyebabkan efek samping, seperti:

  • Anoreksia
  • Mual dan muntah
  • Kerontokan rambut hingga kebotakan
  • Hipotensi ortostatik
  • Nyeri otot
  • Nyeri di tempat penyuntikan

Efek samping yang berpotensi fatal juga dapat terjadi, seperti reaksi anafilaksis, supresi sumsum tulang, dan kerusakan sel hati.

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki gangguan fungsi hati dan gangguan fungsi ginjal.

Obat ini dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk berkendara dan mengoperasikan mesin. Apabila dikonsumsi bersamaan dengan alkohol, dacarbazine dapat memperberat gangguan fungsi hati.

Kontraindikasi

Jangan menggunakan dacarbazine jika mempunyai kondisi medis di bawah ini:

  • Alergi
  • Supresi sumsum tulang, seperti leukopenia atau trombositopenia
  • Gangguan hati dan ginjal yang berat
  • Ibu hamil dan menyusui

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Jika digunakan bersamaan dengan barbiturat, rifampisin, atau fenitoin, metabolisme dacarbazine meningkat sehingga kadarnya dalam darah berkurang. Obat ini juga dapat meningkatkan efek merkaptourine, azathioprine, dan allopurinol.

Selain itu, dacarbazine mungkin memengaruhi pembentukan sistem imun yang ditimbulkan oleh vaksin.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

MIMS Indonesia. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/dacarbazine/?type=brief&mtype=generic
Diakses 15 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1568/dacarbazine-intravenous/details
Diakses 15 Agustus 2019

Artikel Terkait