Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Cyproheptadine (Alias: Siproheptadin)

Terakhir ditinjau oleh dr. Wisniaty
Cyproheptadine adalah obat untuk gejala alergi, seperti bersin
Cyproheptadine (Siproheptadin) merupakan obat untuk mengatasi gejala alergi

Merk dagang yang beredar:

Heptasan, Alphahist, Apeton, Ennamax, Lexahist, Poncohist, Prohessen, Pronik

Cyproheptadine merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi seperti mata berair, hidung berair, mata gatal, bersin, dan gatal-gatal. Obat ini bekerja dengan mencegah zat alami tertentu yang dibuat oleh tubuh selama reaksi alergi.

Cyproheptadine (Siproheptadin)
Golongan

Anti histamin

Kategori Obat

Obat Bebas

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Terapi, Pencegahan Migrain, dan Nyeri Kepala Vaskular Lainnya

  • Dewasa: 4 mg dapat diulang setelah 30 menit. Tidak lebih dari 8 mg dalam periode 4-6 jam. Pemeliharaan: 4 mg 4-6 jam.

Kondisi Alergi

  • Dewasa: Awalnya, 4 mg tidak dapat disesuaikan. Umumnya: 12-16 mg setiap hari dalam 3-4 dosis terbagi. Maks: 32 mg/hari.
  • Anak: 2-6 thn 2 mg setiap dua atau tiga kali sehari. Maks: 12 mg setiap hari; 7-14 thn 4 mg setiap dua atau tiga kali sehari. Maks: 16 mg setiap hari.

Aturan pakai Cyproheptadine dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat Cyproheptadine sebelum mengonsumsi.

Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan atau sesuai saran dari dokter. Umumnya 2 hingga 3 kali sehari. Dosis akan diberikan sesuai kondisi medis,

Jangan menambahkan dosis dan mengonsumsi terlalu lama, sesuaikan dengan saran yang diberikan oleh dokter.

Beri tahu dokter jika kondisi semakin memburuk.

Efek Samping

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat Cyproheptadine dapat menyebabkan efek samping yang sering terjadi jika dikonsumsi, seperti: mengantuk, pusing, penglihatan kabur, peningkatan nafsu makan, sembelit, dan mulut kering. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping jarang yang terjadi namun serius, seperti:

  • Gemetar (tremor)
  • Kesulitan buang air kecil
  • Detak jantung cepat
  • Perubahan suasana hati

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada dokter Anda.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis, seperti:

  • Penyakit kardiovaskular termasuk hipertensi dan penyakit jantung iskemi
  • Peningkatan tekanan intraocular
  • Asma atau gangguan pernapasan kronis lainnya
  • Disfungsi tiroid
  • Kehamilan

 Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Obstruksi leher kandung kemih
  • Stenosis ulkus peptik
  • Penggunaan bersamaan dengan obat MAOIs
  • Glaukoma
  • Lansia dengan kondisi lemah
  • Bayi prematur, bayi baru lahir
  • Laktasi

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan dengan penggunaan Cyproheptadine. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat Cyproheptadine dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Dapat menambah efek aditif dengan substansi yang mendepresi sistem saraf pusat (SSP) seperti obat penenang, hipnotik, tranquilizers, dan anti cemas

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Referensi

Drugs.com. https://www.drugs.com/cdi/cyproheptadine-tablets.html
Diakses pada 31 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/cyproheptadine/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 31 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8879/cyproheptadine-oral/details
Diakses pada 31 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top