Coparcetin Sirup Rasa Jeruk 60 ml untuk meringankan gejala-gejala flu.
Coparcetin Sirup Rasa Jeruk 60 ml untuk meringankan gejala-gejala flu.
Coparcetin Sirup Rasa Jeruk 60 ml untuk meringankan gejala-gejala flu.
Coparcetin Sirup Rasa Jeruk 60 ml untuk meringankan gejala-gejala flu.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 22.000/botol (60 ml) per Januari 2020
Kemasan 1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen Sampharindo Perdana

Corparcetin sirup adalah obat yang digunakan untuk mengobati meringankan gejala flu. Obat ini merupakan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif paracetamol, guaifenesin, ephedrine HCl, chlorphenamine maleate dan ethanol.

Meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.

Tiap 5 ml:

  • Paracetamol 120 mg.
  • Guaifenensin 50 mg.
  • Ephedrin HCl 4 mg.
  • Chlorphenamine maleate 1 mg.
  • Ethanol 96 % 1,6%.
  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 2 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak-anak usia 6-12 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

  • Mengantuk.
  • Gangguan pendernaan.
  • Insomnia.
  • Gelisah.
  • Eksitasi.
  • Menggigil secara tidak sadar (tremor).
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardia).
  • Gangguan detak jantung (aritmia).
  • Mulut kering.
  • Jantung terasa berdegup dengan kencang (palpitasi).
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus.
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
  • Penderita hipersensitif terhadap obat ini.
  • Pasien penderita dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita hipertrofi prostat.
  • Pasien dengan produksi hormon tiroid berlebihan akibat adanya gangguan pada kelenjar tiroid (hipertiroid).
  • Pasien gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Pasien yag mengkonsumsi obat-obat lain yang menekan susunan syaraf pusat.
  • Pasien yang akan mengendarai kendaraan bermotor, atau menjalankan mesin.

Antidepresan tipe penghambat MAO.

Sesuai kemasan per Januari 2020

Artikel Terkait