Constuloz Sirup 120 ml

26 Sep 2020| Dea Febriyani
Golongan
Obat bebas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter.
HET
Rp 70.000/botol per September 2020
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 120 ml
Produsen
Novell Pharmaceutical
Constulos sirup adalah obat untuk mengatasi kesulitan buang air besar yang terjadi selama beberapa minggu (konstipasi kronis) dan gangguan otak yang berkembang menjadi penyakit hati (ensefalopati hepatik). Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Constulos sirup mengandung zat aktif lakulosa.
  • Mengobati gangguan otak yang berkembang menjadi penyakit hati (ensefalopati hepatik).
  • Mengatasi kesulitan buang air besar yang terjadi selama beberapa minggu (konstipasi kronis).

Laktulosa termasuk dalam golongan obat pencahar atau laksatif. Karena laktulosa tidak dapat dicerna, ia akan melewati saluran pencernaan ke usus besar tanpa perubahan, kemudian dicerna oleh bakteri yang terjadi secara normal. Asam lemah yang dihasilkan dengan cara ini meningkatkan kandungan cairan dari feses dan menyebabkan kembung, sehingga mendorong gerakan pada usus atau peristaltik dan pengosongan usus. Laktulosa juga digunakan untuk mengurangi kadar amonia serum pada pasien dengan penyakit hati. Pemecahan laktulosa mengasamkan usus besar, yang selanjutnya mengubah amonia menjadi amonium, yang tidak diserap dan dikeluarkan melalui feses.

Tiap 15 ml: Laktulosa terkonsentrasi 66% w/v 15,152 g yang setara dengan laktulosa 10 g.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Konstipasi:
    • Kasus berat:
      • Dosis awal: 15 ml sebanyak 2 kali/hari.
      • Dosis pemeliharaan: 15-25 ml/hari.
    • Kasus sedang:
      • Dosis awal: 15-30 ml/hari.
      • Dosis pemeliharaan: 10-15 ml/hari.
    • Kasus ringan:
      • Dosis awal: 15 ml/hari.
      • Dosis pemeliharaan: 10 ml/hari.
Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Dapat dikonsumsi dengan makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.
  • Muntah.
    Minum banyak cairan, seperti air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit perut.
    Cobalah istirahat dan rileks. Makan dan minum secara perlahan dan makan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering dapat membantu. Menempatkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda juga dapat membantu. Jika Anda sangat kesakitan, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Diare.
    Konsumsi banyak cairan untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan jumlah dan frekuensi buang air kecil yang lebih sedikit dari biasanya dan urin berbau tajam. Cobalah untuk menurunkan dosis laktulosa karena akan membantu mengobati diare. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Perut kembung.
    Cobalah untuk minum laktulosa di antara waktu makan, bukan sebelum atau sesudahnya.
  • Meningkatkan gas.
    Hindari konsumsi makanan yang menyebabkan angin seperti lentil, kacang polong, kacang-kacangan, dan bawang bombay. Mungkin juga membantu untuk makan lebih sedikit dan lebih sering, makan dan minum perlahan, dan berolahraga secara teratur. Beberapa obat farmasi dapat membantu buang angin, seperti tablet arang atau simetikon.
  • Mual.
    Cobalah minum laktulosa dengan makanan, atau campur dosis Anda dengan air atau jus buah.
  • Pasien dengan sindrom nyeri perut yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Pasien yang sedang menjalani diet rendah galaktosa.
  • Pasien yang mengalami kelainan genetik yaitu ketidakmampuan dalam mencerna galaktosa sejak lahir (galaktosemia).
  • Pasien penderita peradangan pada usus seperti peradangan pada usus besar dan kolon (kolitis ulseratif) dan radang usus kronis yang menyebabkan peradangan pada lapisan dinding usus (penyakit crohn).
  • Pasien yang mengalami luka pada saluran pencernaan.
  • Pasien yang mengalami penyumbatan pada saluran pencernaan.
  • Pasien yang menjalani prosedur bedah dengan menggunakan kauter listrik (elektrokauter) selama pemeriksaan melalui rektum (proktoskopi) atau kolon (kolonoskopi).
  • Pasien yang mengalami gangguan dalam mencerna laktosa (intoleransi laktosa).
  • Anak-anak terutama bayi.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Antasida, neomisin, atau obat antiinfeksi.
    Laktulosa dapat menurunkan penyerapan dari obat di atas sehingga obat tidak memberikan efek yang sesuai.
  • Glutamin.
    Laktulosa dapat mengurangi efek dari obat glutamin, sehingga glutamin tidak bekerja dengan efektif.
  • Glikosida jantung.
    Laktulosa dapat meningkatkan efek glikosida jantung sehingga dapat menyebabkan risiko terjadinya efek samping.
  • Tiazid, steroid, dan amfoterisin B.
    Penggunaan laktulosa dengan obat di atas dapat menyebabkan peningkatan hilangnya kadar kalium dalam darah.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lactulose?mtype=generic
Diakses pada 8 September 2020

Laxadilac. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/constuloz?type=brief&lang=id
Diakses pada 8 September 2020

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/lactulose/
Diakses pada 8 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682338.html
Diakses pada 8 September 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/lactulose-oral-solution#about
Diakses pada 8 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3367-7202/lactulose-oral/lactulose-liver-oral-rectal/details
Diakses pada 8 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/lactulose.html
Diakses pada 8 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Fungsi Hati Manusia Tak Cuma Penyaring Racun, Kenali Selengkapnya

Fungsi hati manusia tidak hanya mengeluarkan racun, namun juga untuk menyimpan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Hati juga merupakan satu-satunya organ yang bisa kembali tumbuh setelah dipotong atau dikurangi melalui prosedur perawatan penyakit maupun transplantasi.
02 Oct 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Fungsi Hati Manusia Tak Cuma Penyaring Racun, Kenali Selengkapnya

Susah BAB? Bisa Jadi 9 Makanan Penyebab Sembelit Ini Pemicunya

Konsumsi makanan penyebab sembelit dapat menyebabkan Anda jadi susah BAB. Apa saja jenis makanan yang bisa memicu konstipasi?Baca selengkapnya
Susah BAB? Bisa Jadi 9 Makanan Penyebab Sembelit Ini Pemicunya

Apa Saja Pilihan Pengobatan Hepatitis yang Efektif?

Hepatitis adalah infeksi virus yang menyebabkan peradangan pada hati. Berganti pasangan seksual, tato dan tindik dapat meningkatkan risiko terkena hepatitis.
07 Jun 2019|dr. M. Helmi A.
Baca selengkapnya
Apa Saja Pilihan Pengobatan Hepatitis yang Efektif?