Combivent UDV inhalan 2.5 ml

Combivent UDV inhalan dapat mengobati penyakit paru dan serangan asma akut

Deskripsi obat

Combivent UDV inhalan adalah obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit saluran pernapasan seperti asma. Obat ini merupakan obat keras dan harus dengan resep dokter. Combivent UDV mengandung salbutamol sulfat dan ipratropium bromida sebagai zat aktif.

Combivent UDV inhalan 2.5 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 210.746/strip (10 botol) per April 2019
Kemasan1 box isi 20 botol kecil @ 2.5 ml
ProdusenBoehringer Ingelheim Indonesia

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi penyempitan saluran napas (bronkospasme reversibel) yang berhubungan dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan serangan asma akut.

Komposisi obat

Tiap 2,5 ml: ipratropium bromide 0,52 mg, salbutamol sulfat 3,01 mg

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

-Serangan akut: 1 unit botol/hari, dapat ditingkatkan menjadi 2 unit botol/hari dalam kasus yang parah.
-Pemeliharaan: 3-4 kali 1 unit botol/hari.

Aturan pakai obat

Obat ini merupakan obat inhalasi atau obat yang dihirup. Tuangkan obat ini sesuai dosis pada alat nebulizer.

Efek samping obat

Sakit kepala, iritasi tenggorokan, batuk, mulut kering, sembelit, diare, muntah, mual, pusing.

Perhatian Khusus

Hipersensitif, pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma), diabetes melitus yang tidak  terkontrol, gangguan jantung atau pembuluh darah, gangguan organ tiroid (hipertiroidisme), tumor pada kelenjar adrenal (pheochromocytoma), pembesaran prostat, penyempitan saluran pada kandung kemih, pasien dengan penyakit jantung berat, sesak napas (dispnea), gangguan hati, ginjal, ibu hamil dan menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hipersensitif terhadap turunan atropin, memiliki penyakit yang berkaitan dengan jantung seperti kardiomiopati obstruktif hipertrofik atau takiaritmia.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Obat antikolinergik kronis, turunan xanthine, β-adrenergik & antikolinergik, digoksin, glukokortikosteroid & diuretik, penghambat β, MAOI atau TCA, halotan, trichloroethylene & enflurane.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/combivent/?type=full#Description
Diakses pada 5 April 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email