Colsancetine Suspensi 60 ml

Colsancetine suspensi 60 ml adalah obat yang digunakan sebagai pilihan utama pengobatan tifus dan paratifus.

Deskripsi obat

Colsancetine adalah obat yang mengandung antibiotik dan digunakan untuk berbagai macam infeksi bakteri salah satunya mengobati tifoid. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Colsancetine mengandung zat aktif kloramfenikol palmitat.

Colsancetine Suspensi 60 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 14.438/botol (60 ml) per Oktober 2019
Produk HalalYa
Kandungan utamaKloramfenikol palmitat.
Kelas terapiAntiinfeksi.
Klasifikasi obatAntibiotik kloramfenikol.
Kemasan1 botol @ 60 ml
ProdusenSanbe Farma

Informasi zat aktif

Kloramfenikol merupakan antibiotik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri, obat ini bekerja dengan menghambat sintesis protein bakteri dengan mengikat subunit 50S dari ribosom bakteri, sehingga mencegah transfer asam amino ke rantai peptida yang sedang tumbuh sehingga menghambat sintesis protein.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kloramfenikol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan mudah dari saluran pencernaan. Obat yang masuk ke peredaran darah (ketersediaan hayati) kira-kira 80% (oral).
  • Distribusi: Tersebar luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh. Masuk ke otak. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Memasuki cairan mata dan cairan vitreous. Volume distribusi 0,6-1 L / kg. Obat yang terikat protein plasma sekitar 60%.
  • Metabolisme: Kloramfenikol palmitat ditambahkan gugus OH agar lebih mudah larut dalam air (dihidrolisis) menjadi kloramfenikol di saluran pencernaan. Sebagai kloramfenikol suksinat: ditambahkan gugus OH agar lebih mudah larut dalam air (dihidrolisis) di hati, ginjal dan paru-paru menjadi kloramfenikol (aktif). Kloramfenikol kemudian dimetabolisme di hati menjadi metabolit tidak aktif.
  • Ekskresi: Melalui urin (kira-kira 30% sebagai kloramfenikol suksinat tidak berubah, 5-15% sebagai kloramfenikol). Waktu paruh eliminasi: 1,5-4 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Pengobatan tifoid, paratifoid.
  • Untuk infeksi-infeksi berat yang disebabkan oleh:
    • Bakteri patogen yang dapat mengontaminasi daging sapi (Salmonella).
    • H. influenzae.
    • Bakteri Rickettsiae.
    • Bakteri gram-negatif yang menyebabkan bakteremia, meningitis.

Komposisi obat

Tiap 5 ml: Kloramfenikol palmitat 125 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 15 ml sebanyak 3-6 kali/hari

Anak:

  • Umur 1-5 tahun: 5 ml sebanyak 3-4 kali/hari
  • Umur 6-15 tahun: 10 ml sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai obat

Dikonsumsi saat perut kosong, 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.

Efek samping obat

Perhatian Khusus

Tidak untuk pengobatan jangka panjang. Hati-hati pada gangguan ginjal dan hati, serta perlu pengawasan lebih lanjut pada ibu hamil, menyusui dan bayi.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan colsancetine suspensi pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Hipersensitif terhadap chloramphenicol
  • Anemia

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Jika obat dikonsumsi sekali sehari.
    Konsumsi obat dikemudian hari dengan mengikuti petunjuk di atas tentang meminumnya pada saat perut kosong Jika ini tidak memungkinkan, maka minum saja dosis berikutnya pada keesokan harinya, di pagi hari.
  • Jika obat dikonsumsi sekali seminggu.
    Tunggu sampai hari berikutnya dan kemudian minum obat Anda di pagi hari. Setelah ini, kembali minum dosis mingguan Anda pada hari biasa.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika Anda lebih mudah terkena infeksi, menjadi lebih mudah memar, merasa sangat lelah atau lemah bisa menjadi tanda anemia aplastik, kondisi langka dimana sumsum tulang Anda gagal memproduksi sel darah secara normal.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

11 Penyebab Munculnya Benjolan di Ketiak yang Mungkin Pernah Anda Alami

Ketiak adalah salah satu bagian tubuh yang jarang diperhatikan, namun memiliki banyak masalah kesehatan. Salah satunya adalah benjolan. Penyebab benjolan di ketiak yaitu infeksi bakteri atau virus, limfoma, hingga pertumbuhan sel kanker.
03 Sep 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
11 Penyebab Munculnya Benjolan di Ketiak yang Mungkin Pernah Anda Alami

Kenali Penyebab Penyakit Kusta dan Cara Mencegahnya

Penyebab penyakit kusta sering dianggap sebagai kutukan. Padahal, penyakit yang dikenal dengan sebutan penyakit Hansen ini disebabkan oleh sebuah bakteri.
29 Jul 2019|Grace Ratnasari
Baca selengkapnya
Kenali Penyebab Penyakit Kusta dan Cara Mencegahnya

Kapan Seorang Pasien Harus Dirawat di Ruang Isolasi Rumah Sakit?

Ruang isolasi rumah sakit sangat penting bagi pasien yang memerlukan penanganan khusus. Tujuannya untuk mengurangi risiko penularan semakin luas dan parah.
10 Mar 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Kapan Seorang Pasien Harus Dirawat di Ruang Isolasi Rumah Sakit?