Colme Tetes Telinga 8 ml

27 Okt 2020| Dea Febriyani
Colme tetes telinga adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada telinga.

Deskripsi obat

Colme tetes telinga adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada telinga. Colme tetes merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Colme tetes telinga mengandung zat aktif kloramfenikol dan lidokain.

Colme Tetes Telinga 8 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kandungan utamaKloramfenikol dan lidokain hidroklorida.
Kelas terapiAntiinfeksi.
Klasifikasi obatAntibiotik kloramfenikol dan anestesi lokal.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 8 ml
ProdusenInterbat

Informasi zat aktif

Kloramfenikol merupakan salah satu zat aktif dari colme tetes telinga.

Kloramfenikol adalah obat golongan antibiotik yang dapat mengganggu pertumbuhan bakteri dengan cara menghambat sintesis protein dan mengikat subunit 50S ribosom bakteri, sehingga transfer asam amino ke rantai peptida menjadi terhambat dan pertumbuhan bakteri terhambat. Lidokain bekerja dengan menstabilkan membran saraf, sehingga menimbulkan efek anestesi untuk menghilangkan rasa sakit.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kloramfenikol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorpsi ke seluruh tubuh (sistemik).

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengobati infeksi telinga yang disebabkan oleh bakteri.

Kloramfenikol adalah obat golongan antibiotik yang dapat mengganggu pertumbuhan bakteri dengan cara menghambat sintesis protein dan mengikat subunit 50S ribosom bakteri, sehingga transfer asam amino ke rantai peptida menjadi terhambat dan pertumbuhan bakteri terhambat. Lidokain bekerja dengan menstabilkan membran saraf, sehingga menimbulkan efek anestesi untuk menghilangkan rasa sakit.

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1-2 tetes sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

  • Cuci tangan Anda secara menyeluruh dengan sabun dan air hangat.
  • Kocok botol dan buka tutupnya.
  • Miringkan kepala Anda ke satu sisi atau letakkan kepala di atas bantal.
  • Letakkan ujung pipet tepat di dalam lubang telinga.
  • Cobalah untuk menghindari menyentuh ujung pipet ke telinga.
  • Tekan botol agar tetesan masuk ke dalam telinga.
  • Miringkan kepalanya ke satu sisi selama satu menit atau lebih.
  • Bersihkan ujung pipet botol dengan tisu bersih setelah digunakan.

Efek samping obat

  • Masalah pendengaran karena terpapat obat-obatan atau bahan kimia (ototoksisitas).
  • Telinga mungkin sedikit perih dengan beberapa dosis pertama

Perhatian Khusus

  • Hindari penggunaan jangka panjang.
  • Hentikan segera jika terjadi reaksi hipersensitivitas atau alergi lokal.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan colme tetes telinga pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita gendang telinga berlubang.
  • Pasien penderita simpleks dan kondisi infeksi virus lain pada telinga.
  • Pasien penderita infeksi jamur (mikosis).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Informasi interaksi obat yang tersedia antara colme tetes telinga dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia perawatan kesehatan sebelum menggunakan obat ini bersama obat lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal pemakaian obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami gatal atau rasa terbakar.

MedEx. https://medex.com.bd/generics/243/chloramphenicol-lidocaine-hydrochloride
Diakses pada 8 Agustus 2020

Medicines for Children. https://www.medicinesforchildren.org.uk/chloramphenicol-ear-drops-ear-infections-otitis-externa-0
Diakses pada 8 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/cons/chloramphenicol-otic.html
Diakses pada 8 Agustus 2020

Medicines. https://www.medicines.org.uk/emc/product/427/smpc#gref
Diakses pada 8 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/chloramphenicol?mtype=generic
Diakses pada 8 Agustus 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/kl025.html
Diakses pada 8 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Amankah Minum Air Hujan? Ini Jawabannya

Saat air bersih susah didapatkan, tak jarang orang menjadikan air hujan sebagai alternatif air minum. Tapi minum air hujan tak boleh sembarangan karena ada bahaya yang mengintai. Jadi konsumsi air hujan mesti memenuhi beberapa syarat tertentu.
15 Jan 2020|Rieke Saraswati
Baca selengkapnya
Amankah Minum Air Hujan? Ini Jawabannya

Apa Saja Efek Samping Cefixime yang Berisiko Dialami Pasien?

Beberapa efek samping cefixime dapat umum dialami oleh pasien, walau ada pula yang sifatnya serius. Selain efek samping cefixime, perhatikan pula risiko alerginya.
06 Oct 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Apa Saja Efek Samping Cefixime yang Berisiko Dialami Pasien?

Mengenal Sefalosporin, Kelas Antibiotik yang Terbagi Atas Beberapa Generasi

Sefalosporin adalah kelas antibiotik yang dapat mengatasi berbagai jenis infeksi bakteri. Sefalosporin terbagi atas beberapa generasi yang dibagi berdasarkan jenis bakteri yang dilawan.
05 Nov 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Mengenal Sefalosporin, Kelas Antibiotik yang Terbagi Atas Beberapa Generasi