Colistin

29 Agu 2019| Maria Yuniar
Ditinjau oleh dr. Wisniaty
Colistin dapat mengobati infeksi saluran cerna dan infeksi bakteri gram-negatif berat

Colistin digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Clostine

Deskripsi obat

Colistin merupakan obat yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, seperti infeksi saluran cerna dan infeksi bakteri gram-negatif berat. Obat ini bekerja dengan merusak integritas dinding sel bakteri sehingga mencegah pertumbuhan bakteri.

Colistin (Kolistin)
Golongan

Antibiotik

Kategori obat

Obat Resep

Bentuk sediaan obat

Kapsul, suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui
Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Oral
Sterilisasi Usus, Infeksi Saluran Cerna

  • Dewasa: Sediaan colistin sulfate: 1.5-3 juta IU tiga kali sehari.
  • Anak: Seperti colistin sulfate: berat badan kurang dari 15 kg: Tidak kompatibel; 15-30 kg: 0,75-1,5 juta IU tiga kali sehari. 

Parenteral

Infeksi Gram-negatif Berat

  • Dewasa: Natrium colistimethate (kandungan zat tertera pada campuran colistin): 2,5-5 mg/kg/hari dalam 2-4 dosis terbagi. Maks: 5 mg/kg/hari.
  • Anak: Natrium colistimethate (kandungan zat tertera pada campuran colistin): 2,5 mg/kg/hari dibagi 6-12 jam.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat, namun jika terjadi efek samping yang berlebihan harus langsung ditangani oleh medis.

Obat Colistin dapat menyebabkan efek samping, seperti:

Jika efek samping semakin memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada dokter Anda.

Perhatian Khusus

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis, seperti:

  • Pasien dengan gangguan ginjal
  • Porfiria
  • Kehamilan dan menyusui

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Hipersensitivitas
  • Miastenia Gravis

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan dengan penggunaan Colistin. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut.

Mengonsumsi obat Colistin dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Meningkatkan potensi relaksan otot curariform
  • Dapat meningkatan nefrotoksisitas dengan aminoglikosida, amfoterisin B, kapreomisin, dan vankomisin

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Drugs.com. https://www.drugs.com/cdi/colistimethate.html

Diakses pada 31 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/colistin/?type=brief&mtype=generic

Diakses pada 31 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8761/colistin-colistimethate-sodium-injection/details

Diakses pada 31 Oktober 2018

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email