Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 23.425/botol per Maret 2020
Kemasan 1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen Kimia Farma

Codipront sirup digunakan untuk meredakan gejala batuk kering yang disertai dengan keadaan alergi. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Codipront yang mengandung zat aktif codein dan phenyltoloxamine.

Meredakan gejala batuk kering yang disertai dengan keadaan alergi.

Tiap 5 ml:

  • Codeine anhydrate 11,11 mg.
  • Phenyltoloxamine 3,67 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan anak 14 tahun ke atas: 3 sendok takar 5 ml (15 ml) sebanyak 2 kali/hari.
  • Anak-anak:
    • 2-4 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml) sebanyak 2 kali/hari.
    • 4-6 tahun: 1 sendok takar 5 ml sebanyak 2 kali/hari.
    • 6-14 tahun: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 2 kali/hari.

Dikonsumsi pada pagi dan sore hari.

  • Anak 2 tahun ke bawah.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien yang alergi terhadap bahan yang terkandung dalam obat ini.
  • Serangan asma akut.
  • Pasien koma.
  • Pasien dengan kondisi ketika kelenjar prostat membesar (hipertrofi prostat).
  • Peningkatan tekanan bola mata secara mendadak (glaukoma sudut sempit).
  • Penyakit saluran pencernaan.
  • Konsultasikan ke dokter jika batuk masih tetap berlangsung selama satu minggu ke atas, kemudian disertai demam, kemerahan (rash) ataupun sakit kepala.
  • Penderita depresi berat sistem saraf pusat.
  • Gangguan pernafasan.
  • Ketergantungan alkohol (alkoholisme) akut.
  • Kejang (konvulsi).
  • Gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Demam.
  • Penyakit akibat kadar hormon tiroid terlalu tinggi di dalam tubuh (hipertiroidisme).
  • Kondisi di mana kelenjar adrenal tidak membuat cukup hormon kortisol dan aldosteron (penyakit addison).
  • Radang kronis yang terjadi pada usus besar (colitis ulserosa).
  • Kondisi ketika kelenjar prostat membesar (hipertrofi prostat).
  • Penderita yang baru menjalani bedah saluran pencernaan atau saluran kemih.
  • Frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya (konstipasi).
  • Dapat menyebabkan penurunan tekanan darah (hipotensi) pada pasien dengan kondisi penurunan volume darah akibat kehilangan darah maupun cairan tubuh (hipovalemia).
  • Obat penekan sistem saraf pusat.
  • Alkohol.
  • Obat anti nyeri (analgesik).
  • Obat anti alergi (antihistamin).

Sesuai kemasan per Maret 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/codipront?lang=id
Diakses pada 13 Maret 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait