Co-Ivyzar Tablet

26 Sep 2020| Ajeng Prahasta
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 25 strip @ 4 tablet
Produsen
Interphil Laboratories
Co-ivyzar tablet adalah obat untuk mengatasi dan mengontrol tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Co-ivyzar tablet mengandung zat aktif irbesartan dan hidroklortiazid.
  • Digunakan untuk mengobati dan mengontrol tekanan darah tinggi (hipertensi).

Irbesartan adalah obat antagonis reseptor angiotensin bekerja dengan mengikat reseptor angiotensin II AT1 sehingga menghalangi efek penyempitan pembuluh darah. Hidroklorotiazid adalah obat golongan tiazid yang menghambat reabsorpsi natrium di tubulus distal yang menyebabkan peningkatan ekskresi natrium dan air serta ion kalium dan hidrogen dari tubulus ginjal. Sehingga, dapat menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggi.

  • Co-ivyzar tablet: irbesartan 150 mg dan hidroklorotiazid 12,5 mg.
  • Co-ivyzar tablet: irbesartan 300 mg dan hidroklorotiazid 12,5 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1 tablet/hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, konsumsi tablet dipagi hari untuk menghidari gangguan tidur.
  • Pusing.
    Cobalah bangun dengan sangat lambat atau tetap duduk sampai Anda merasa lebih baik. Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik.
  • Kepala berat.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi sertralin. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau parah.
  • Nyeri pada perut.
    Cobalah istirahat dan rileks. Makan dan minum secara perlahan dan makan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering dapat membantu. Menempatkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda juga dapat membantu. Jika Anda sangat kesakitan, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Nyeri pada persendian.
  • Kadar kalium lebih tinggi dari nilai normal (hiperkalemia).
  • Nyeri dada.
  • Penurunan tekanan darah yang mendadak ketika seseorang berdiri dari duduk (hipotensi ortostatik).
  • Detak jantung menjadi cepat (takikardia).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang mengalami kesulitan buang air kecil (anuria).
  • Jangan berikan bersamaan dengan aliskiren pada pasien diabetes mellitus.
  • Ibu hamil pada trimester ke-2 dan ke-3.
  • Pasien dengan kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia) sebab hidroklorotiazid dapat meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida.
  • Pasien dengan kadar kalium yang tinggi (hiperkalemia) sebab obat golongan tiazid seperti hidroklorotiazid dapat menurunkan pengeluaran (ekskresi) kalium.
  • Pasien dengan kadar asam urat yang tinggi dalam darah (hiperurisemia) sehingga dapat menyebabkan penyakit asam urat.
  • Pasien yang mengalami kekurangan garam atau volume tubuh sebab penggunaan diuretik dosis tinggi dapat menyebabkan penurunan tekanan darah (hipotensi).
  • Pasien dengan gangguan katup jantung (stenosis mitral atau aorta).
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Ibu menyusui.
  • Lansia.
  • Aspirin.
    Pengunaan bersama obat-obatan ini dapat mengurangi efek irbesartan dalam menurunkan tekanan darah. Selain itu, obat-obatan ini dapat memengaruhi fungsi ginjal Anda, terutama bila digunakan secara bersamaan.
  • Duloksetin.
    Pengobatan bersama dulokksetin terkadang dapat menyebabkan kadar natrium darah menjadi terlalu rendah (hiponatremia).
  • Pregabalin.
    Penggunaan bersama pregabalin dapat menyebabkan suatu kondisi yang berhubungan dengan pembengkakan pada wajah, mata, bibir, lidah, tenggorokan, dan kadang-kadang juga tangan dan kaki (angioedema).
  • Metoprolol.
    Penggunaan metoprolol dan hidroklorotiazid bersama dapat menurunkan tekanan darah dan memperlambat detak jantung Anda. Hal ini dapat menyebabkan pusing, atau perasaan seperti Anda akan pingsan, lemas, pingsan, detak jantung cepat atau tidak teratur.
  • Omeprazol.
    Penggunaan obat-obatan kronis yang dikenal sebagai penghambat pompa proton termasuk esomeprazol terkadang dapat menyebabkan kadar magnesium dalam darah rendah (hipomagnesemia) dan risikonya dapat semakin meningkat bila dikombinasikan dengan obat lain yang juga memiliki efek ini seperti hidroklorotiazid.
  • Budesonid.
    Budesonid dapat mengurangi efek irbesartan dalam menurunkan tekanan darah. Interaksi paling mungkin terjadi ketika budesonid digunakan selama lebih dari seminggu karena penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan penumpukan (retensi) natrium dan air.

MIMS. https://www.mims.com/philippines/drug/info/co-ivyzar
Diakses pada 9 September 2020

MIMS. https://www.mims.com/philippines/drug/info/irbesartan%20+%20hydrochlorothiazide?mtype=generic
Diakses pada 9 September 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/avalide-irbesartan-hydrochlorothiazide-342339#5
Diakses pada 9 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/hydrochlorothiazide-and-irbesartan.html
Diakses pada 9 September 2020

HealthLinkBC. https://www.healthlinkbc.ca/medications/fdb5372#fdb5372-04
Diakses pada 9 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Kenali Jenis Obat Darah Tinggi yang Aman Dikonsumsi Ini

Obat darah tinggi hadir dengan berbagai jenis dan fungsinya. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter untuk mendapat obat penurun darah tinggi yang tepat sesuai dengan keluhan Anda.
04 Dec 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Kenali Jenis Obat Darah Tinggi yang Aman Dikonsumsi Ini

Benarkah Kopi Hijau Bisa Turunkan Berat Badan dan Cegah Penyakit?

Kopi hijau dipercaya memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Manfaat utamanya untuk menurunkan berat badan, tetapi dipercaya juga sebagai obat alternatif yang membantu mengatasi aneka penyakit.
14 Aug 2019|Armita Rahardini
Baca selengkapnya
Benarkah Kopi Hijau Bisa Turunkan Berat Badan dan Cegah Penyakit?

Jenis Makanan Penyebab Darah Tinggi Ini Mungkin Sering Anda Konsumsi

Penyakit darah tinggi disebabkan oleh faktor keturunan, usia, dan pola makan. Namun, makanan yang sehari-hari dikonsumsi pun dapat memicu darah tinggi, seperti rendang, opor, daging olahan, dan makanan siap saji.
14 Aug 2019|Armita Rahardini
Baca selengkapnya
Jenis Makanan Penyebab Darah Tinggi Ini Mungkin Sering Anda Konsumsi