Cloracef Tablet 500 mg

26 Sep 2020| Ajeng Prahasta
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 10 tablet (500 mg)
Produsen
Ethica Industri Farmasi
Cloracef tablet digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri seperti infeksi telinga (otitis media), infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit dan jaringan lunak, serta infeksi saluran kemih. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Cloracef tablet mengandung zat aktif sefaklor.

Mengatasi infeksi bakteri seperti:

Sefaklor merupakan antibiotik golongan sefalosporin yang bekerja menghambat pembentukan pembentukan peptidoglikan yang digunakan sebagai unsur pembentuk dinging sel bakteri, sehingga dapat menghambat pembentukan dinding sel dan menghentikan pertumbuhan sel bakteri.

Sefaklor 500 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis awal: 250-500 mg tiap 8 jam.
  • Dosis maksimal: 4 g/hari.

Anak-anak lebih dari 1 bulan:

  • Dosis awal: 20-40 mg/kgBB/hari terbagi ke dalam 2 sampai 3 dosis.
  • Dosis maksimal: 0,75-1,5 g/hari.
Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Diare.
    Cobalah minum banyak air untuk mengganti cairan yang hilang. Jika diare terus berlanjut, bertambah parah, atau diare mengandung darah, segera hubungi dokter Anda.
  • Mual dan muntah.
    Cobalah mengonsumsi makanan yang sederhana dan cobalah konsumsi obat setelah makan.
  • Reaksi alergi seperti kulit kemerahan (ruam) dan penyakit yang menyerang kulit dan selaput lendir (sindrom Stevens Johnson).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap sefaklor atau sefalosporin.
  • Pasien dengan penyakit ginjal berat.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap penisilin.
  • Pasien dengan riwayat penyakit saluran cerna.
  • Pasien dengan gangguan ginjal.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Warfarin.
    Penggunaan sefaklor bersama warfarin dapat meningkatkan risiko perdarahan.
  • Probenesid.
    Penggunaan sefaklor bersama probenesid dapat meningkatkan risiko gangguan atau masalah pencernaan.

MIMS. https://www.mims.com/philippines/drug/info/cefaclor?mtype=generic
Diakses pada 8 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/cefaclor-for-infection-distaclor#nav-4
Diakses pada 8 September 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/cefaclor-oral-capsule#interactions
Diakses pada 8 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682729.html#side-effects
Diakses pada 8 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

9 Penyakit Ini Ditandai dengan Gejala Perut Terasa Panas

Perut terasa panas bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan yang terjadi di saluran pencernaan yang disebabkan karena pola makan yang salah, virus atau bakteri, atau terdapatnya penyakit tertentu.
03 Sep 2019|Armita Rahardini
Baca selengkapnya
9 Penyakit Ini Ditandai dengan Gejala Perut Terasa Panas

Mengenal Sulfonamida, Antibiotik yang Umum Diresepkan Dokter

Sulfonamida atau sulfa adalah kelas dalam antibiotik yang umum diresepkan dokter. Antibiotik ini bekerja dengan menghambat produksi dihydropteroate yang krusial bagi bakteri. Sulfonamida dapat memicu efek samping tertentu, di samping juga mengantongi beragam peringatan.
16 Aug 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Mengenal Sulfonamida, Antibiotik yang Umum Diresepkan Dokter

7 Cara Mengatasi Bruntusan di Tangan Berdasarkan Penyebabnya

Bruntusan di tangan dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari alergi hingga infeksi kulit. Namun, kondisi ini umumnya dapat diatasi dengan perawatan di rumah maupun medis.
05 Oct 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
7 Cara Mengatasi Bruntusan di Tangan Berdasarkan Penyebabnya