Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Clonidine (Alias: Klonidin)

Ditulis oleh Olivia
Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Clonidine adalah obat yang digunakan untuk mengobati darah tinggi (hipertensi)
Clonidine digunakan untuk mengobati darah tinggi (hipertensi).

Merk dagang yang beredar:

Catapres.

Clonidine digunakan untuk mengobati darah tinggi (hipertensi). Tekanan darah tinggi menambah beban kerja jantung dan arteri. Jangan menunggu terlalu lama jika terkena tekanan darah tinggi karena dapat menyebabkan stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal.

Clonidine termasuk golongan obat agonis alfa sentral. Obat ini bekerja dengan mendilatasi dinding pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah.

Clonidine (Klonidin)
Golongan

agonis reseptor alfa sentral

Kategori Obat

Obat Resep

Bentuk Obat

Tablet, suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Hipertensi

  • Dewasa: Awalnya, 50-100 mcg tiga kali sehari, dapat ditingkatkan setiap 2 atau 3 hari menurut respons. Perawatan: 300-1.200 mcg setiap hari, beberapa mungkin memerlukan lebih dari 1.800 mcg setiap hari. Maks: 2.400 mcg setiap hari.

Suntik
Hipertensi berat

  • Dewasa: 150-300 mcg diberikan oleh injeksi lambat selama 10-15 menit, dapat diulang hingga maksimal 750 mcg selama periode 24 jam.

Menopause

  • Dewasa: 50 mcg dua kali sehari, ditingkatkan menjadi 75 mcg dua kali sehari, jika tidak ada remisi setelah 2 minggu.

Aturan pakai Clonidine dengan benar

Ikuti anjuran dari dokter dan baca petunjuk di kemasan obat clonidine. Obat ini dikonsumsi dengan makan, tanpa makan, atau sesuai dari saran dokter. Biasanya sekali atau dua kali sehari. Dosis akan diberikan sesuai kondisi medis pasien.

Konsumsi obat secara teratur. Jangan berhenti mengonsumsinya, walaupun sudah merasa sehat. Sebab, penderita tekanan darah tinggi tidak merasa kesakitan.

Efek Samping

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun efek samping yang berlebihan harus langsung mendapat penanganan medis.

Obat clonidine dapat menyebabkan efek samping berupa kepala terasa ringan, mengantuk, dan mulut kering. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping yang serius seperti:

  • Pingsan
  • Nyeri sendi
  • Detak jantung lambat.
  • Perubahan mental.

Ada beberapa efek samping lain yang belum disebutkan di atas. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada profesional perawatan kesehatan Anda.

Peringatan

Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Penyakit serebrovaskular
  • Penyakit jantung iskemik termasuk serangan jantung atau myocardial infarction (MI)
  • Gangguan pembuluh darah perifer oklusif (misalnya penyakit Raynaud), atau riwayat depresi
  • Gangguan ginjal
  • Dalam masa kehamilan dan menyusui
  • Kecenderungan bunuh diri

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Bradiaritmia sekunder atau kelainan detak jantung.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan obat.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Apabila ingin menggunakan obat secara bersamaan, harap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, dokter akan mengganti dosisnya jika memang harus digunakan bersamaan obat lain.

Mengonsumsi obat clonidine dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi. Berikut ini jenis obat yang menimbulkan interaksi tertentu jika digunakan bersama dengan clonidine.

Jenis Obat Interaksi
Barbiturat atau obat penenang lainnya Efek depresan sistem saraf pusat (CNS)
Obat nonsteroid antiinflamasi (NSAID) Penurunan tingkat efek terapeutik
Antihipertensi lain seperti diuretik Peningkatan efek hipotensi

 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/clonidine-oral-route/description/drg-20063252
Diakses pada 26 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/clonidine
Diakses pada 26 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-2228/clonidine-chlorthalidone-oral/details
Diakses pada 26 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top