Clobesan 0,05% Krim 10 g

16 Sep 2020| Ajeng Prahasta
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 38.600/tube per Agustus 2020
Kemasan
1 box isi 1 tube @ 10 g
Produsen
Sanbe Farma
Clobesan krim adalah obat untuk mengatasi kondisi alergi pada kulit seperti eksim, peradangan kulit, dan ruam kulit. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Clobesan krim mengandung zat aktif klobetason propionat.

Mengobati kondisi kulit seperti:

  • Eksim.
  • Peradangan kulit yang ditandai dengan adanya gatal, ruam, kulit kering, tebal, dan bersisik (psoriasis).
  • Peradangan pada kulit yang disertai rasa gatal dan kemerahan pada kulit (dermatitis).
  • Alergi.
  • Ruam pada kulit.
  • Mengurangi gatal, bengkak, dan kemerahan pada kulit.

Klobetasol propionat digolongkan sebagai kortikosteroid topikal yang sangat kuat yang dapat digunakan sebagai tambahan untuk pelembab untuk mengobati kondisi peradangan kulit seperti eksim dan dermatitis. Steroid topikal digunakan saat bercak eksim atau dermatitis kambuh. Klobetasol propionat bekerja dengan mengaktifkan zat alami di kulit untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan gatal.

Klobetasol propionat 0,05%.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Gunakan 1 atau 2 kali/hari.
Oleskan pada bagian yang terinfeksi.
  • Sensasi terbakar atau perih.
    Reaksi ini mungkin terjadi dalam beberapa hari pertama tetapi biasanya membaik setelah ini.
  • Penipisan kulit, bekas luka permanen, dermatitis kontak alergi, jerawat, rosacea, dan pertumbuhan rambut di tempat aplikasi.
    Ini biasanya hanya akan mempengaruhi Anda jika Anda menggunakan klobetasol propionat untuk jangka waktu yang lama
  • Klobetasol propionat dapat menembus kulit Anda dan masuk ke aliran darah Anda.
    Ini biasanya tidak menyebabkan masalah kecuali Anda menggunakan clobetasol propionate secara teratur pada area kulit Anda yang luas
  • Penggunaan pada gangguan pada kulit wajah yang ditandai dengan adanya bintik kemerahan pada wajah (rosacea).
  • Penggunaan pada jerawat (akne vulgaris).
  • Peradangan pada kulit disekitar mulut (dermatitis perioral).
  • Lesi kulit yg terinfeksi secara primer.
  • Peradangan pada kulit yang terjadi pada anak 1 tahun ke bawah.
  • Penggunan dalam jangka panjang.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Ritonavir dan itrakonazol.
    Peningkatan pajanan sistemik dengan penghambat enzim CYP3A4 seperti obat di atas.
  • Aldesleukin.
    Dapat mengurangi efek antineoplistik aldesleukin.
  • Ceritinib.
    Klobetasol dapat meningkatkan efek penurunan kadar gula darah (hiperglikemik) dari ceritinib.
  • Kortikorelin dan hyaluronidase.
    Klobetasol dapat mengurangi efek pengobatan dari obat di atas.
  • Deferasinoks.
    Klobetasol dapat meningkatkan efek yang merugikan atau efek toksik pada deferasinoks.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/clobesan?type=brief&lang=id
Diakses pada 27 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/clobetasol?mtype=generic
Diakses pada 27 Agustus 2020

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/clobetasol/
Diakses pada 27 Agustus 2020

Patient. https://patient.info/medicine/clobetasol-propionate-for-severe-inflammatory-skin-conditions
Diakses pada 27 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/clobetasol-topical.html
Diakses pada 27 Agustus 2020

WebMD. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a686008.html
Diakses pada 27 Agustus 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a686008.html
Diakses pada 27 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email