Clinovir 5 % krim 5 g diindikasikan untuk pengobatan infeksi virus herpes simplex pada kulit untuk pasien dengan keadaan defisiensi imun dan pengobatan infeksi pada selaput lendir, termasuk herpes genitalis dan herpes labialis.
Clinovir 5 % krim 5 g diindikasikan untuk pengobatan infeksi virus herpes simplex pada kulit untuk pasien dengan keadaan defisiensi imun dan pengobatan infeksi pada selaput lendir, termasuk herpes genitalis dan herpes labialis.
Clinovir 5 % krim 5 g diindikasikan untuk pengobatan infeksi virus herpes simplex pada kulit untuk pasien dengan keadaan defisiensi imun dan pengobatan infeksi pada selaput lendir, termasuk herpes genitalis dan herpes labialis.
Clinovir 5 % krim 5 g diindikasikan untuk pengobatan infeksi virus herpes simplex pada kulit untuk pasien dengan keadaan defisiensi imun dan pengobatan infeksi pada selaput lendir, termasuk herpes genitalis dan herpes labialis.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 50.554/ strip (200 mg) per Novermber 2019
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 tablet (200 mg)
Produsen Pharos

Clinovir adalah obat pemakaian luar golongan antivirus yang digunakan untuk menangani gejala infeksi virus herpes simpleks pada kulit, membran mukosa, dan kelamin. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter yang mengandung zat aktif acyclovir.

Pengobatan infeksi virus herpes simplex pada kulit untuk pasien dengan keadaan defisiensi imun dan pengobatan infeksi pada selaput lendir, termasuk herpes genitalis dan herpes labialis.

Acyclovir 200 mg

  • Dewasa:
    • Herpes simplex: 800 mg/hari, terbagi dalam 2-4 dosis.
    • Herpes zoster (shingles): 800 mg sebanyak 5 kali/hari untuk 7-10 hari.
    • Infeksi virus varicella-zoster: 800 mg sebanyak 4 atau 5 kali/hari selama 5-7 hari.
  • Anak-anak:
    • Infeksi virus varicella-zoster 2 tahun ke atas: 20 mg/kg (hingga maks 800 mg) sebanyak 4 kali/hari selama 5 hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

  • Timbulnya rasa panas yang bersifat sementara.
  • Perih.
  • Pengeringan yang ringan (eritema).
  • Pengelupasan kulit.

Penderita yang hipersensitiv terhadap acyclovir.

  • Hanya digunakan untuk kulit, jangan digunakan pada mulut, mata, atau vagina
  • Pencegahan infeksi virus herpes simplex yang rekurens.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/aciclovir/
Diakses pada 4 November 2019.

Artikel Terkait