Clinium Kapsul 300 mg

09 Agu 2020| Dina Rahmawati
Clinium kapsul adalah obat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Deskripsi obat

Clinium kapsul adalah obat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh berbagai macam bakteri seperti infeksi saluran pernapasan atas, kulit, jaringan, tulang, dan infeksi bakteri anaerob. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Clinium kapsul mengandung zat aktif klindamisin.
Clinium Kapsul 300 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 105.875/strip per Juli 2020
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 kapsul
ProdusenInterbat

Indikasi (manfaat) obat

  • Infeksi saluran pernapasan atas.
  • Infeksi kulit, jaringan, dan tulang.
  • Infeksi bakteri anaerob.

Klindamisin termasuk kedalam golongan antibiotik linkosamid yang bekerja dengan menghambat sintesis protein melalui ikatan terhadap subunit ribosom 50S dan 23S, sehingga ikatan peptida tidak dapat terbentuk dan bakteri tidak dapat menghasilkan protein yang dibutuhkan proses replikasi untuk pembelahan sel atau bereproduksi.

Komposisi obat

Klindamisin 300 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Infeksi sedang: 150-300 mg setiap 6 jam.
  • Infeksi parah: 300-450 mg setiap 6 jam.
    Dalam kasus infeksi bakteri streptococus beta-hemolytic, terapi dilanjutkan selama 10 hari untuk mencegah komplikasi dari radang tenggorokan yang disebabkan bakteri streptococcus (demam reumatik) atau radang glomerulus pada ginjal (glomerulonefritis).
  • Anak-anak usia di bawah 12 tahun: 3-6 mg/kgBB setiap 6 jam

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Mual.
  • Muntah.
  • Sakit perut.
  • Kemerahan (ruam) kulit ringan.
  • Gatal dan keputihan pada vagina.
  • Peradangan usus besar (pseudomembranous colitis).
  • Diare.
  • Reaksi alergi seperti sindrom Stevens-Johnson, hilangnya lapisan kulit (nekrolisis epidermal toksik), sindrom DRESS (Drug Reaction with Eosinophilia and Systemic Symptom).

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki riwayat gangguan saluran pencernaan seperti radang usus besar (kolitis).
  • Tidak digunakan untuk pengobatan meningitis.
  • Pasien dengan kelainan fungsi hati.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang memiliki riwayat penyakit radang usus.
  • Bayi.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin, fluindion, dan asenokumarol.
    Penggunaan bersama klindamisin meningkatkan risiko pendarahan.
  • Rifampisin.
    Penggunaan bersama klindamisin mengurangi efek terapi rifampisin.
  • Eritromisin.
    Penggunaan bersama klindamisin mengurangi efek terapi klindamisin.
  • Obat golongan penghambat neuromuskular.
    Penggunaan bersama klindamisin merubah mekanisme kerja dari obat golongan penghambat neuromuskular.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/clindamycin
Diakses pada 24 Juli 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/clindamycin-drug.htm#description
Diakses pada 24 Juli 2020

Drugs. https://www.drugs.com/clindamycin.html
Diakses pada 24 Juli 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email