Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Clindamycin (Alias: Clindamisin)

Ditulis oleh Olivia
Terakhir ditinjau oleh dr. Wisniaty
Clindamycin adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri
Clindamycin tidak digunakan untuk mengobati pilek, flu, atau infeksi virus lainnya.

Clindamycin digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Obat ini dapat diberikan kepada pasien yang memiliki reaksi alergi terhadap penisilin. Clindamycin tidak digunakan untuk mengobati pilek, flu, atau infeksi virus lainnya.

Clindamycin (Clindamisin)
Golongan

Antibiotik

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Kapsul, serbuk, salep

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Infeksi berat yang disebabkan oleh bakteri anaerobik

  • Dosis: 150-450 mg per oral setiap 6-8 jam, tidak lebih dari 1.8 g/hari atau 1.2 - 2.7 g/hari injeksi intramuskular atau intravena dibagi setiap 6 -12 jam, tidak lebih dari 4.8 g/hari

Vaginosis Bakterial

  • Dosis: 900 mg per oral setiap 12 jam selama 7 hari.

Aturan pakai Clindamycin dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat clindamycin sebelum menggunakan. Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, biasanya 4 kali sehari (setiap 6 jam), atau menurut arahan dokter Anda. Dosis yang diberikan disesuaikan dengan kondisi medis dan respons terhadap pengobatan. Pada anak-anak, pemberian dosis disesuaikan dengan berat badan.

Untuk mendapatkan efek maksimal, gunakan antibiotik ini secara konsisten. Minum obat ini pada jam yang sama setiap hari. Obat tetap dikonsumsi hingga tuntas meskipun gejala hilang setelah beberapa hari. Menghentikan pengobatan terlalu dini dapat mengakibatkan kembalinya infeksi.

Efek Samping

Di setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat clindamycin dapat menyebabkan efek samping seperti:

  • Gangguan sistem pencernaan: mual, muntah, nyeri perut, diare, colitis pseudomembranosa
  • Agranulositosis
  • Pertumbuhan jamur berlebihan
  • Hipotensi
  • Ruam
  • Urtikaria
  • Gangguan fungsi ginjal dan hati
  • Infeksi pada daerah injeksi

Beritahukan dokter Anda mengenai setiap efek samping yang terjadi pada Anda.

Obat ini juga dapat menyebabkan efek samping yang berpotensi fatal seperti

  • Hipersensitivitas
  • Steven-Johnson syndrome, nekrolisis epidermal toxic
  • Colitis pseudomembranosa
  • Infeksi berat bakteri atau jamur pada penggunaan jangka lama

Jika efek samping tidak menghilang atau semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Alergi terhadap clindamycin atau lincomycin.
  • Kolitis, penyakit Crohn, atau gangguan usus lainnya
  • Eksim, atau reaksi alergi pada kulit
  • Penyakit hati
  • Asma atau reaksi alergi yang parah terhadap aspirin
  • Penggunaan obat clindamycin jangka lama dapat rentan menderita diare akibat C.difficile dan pseudomembranosus colitis karena gangguan flora normal usus

Kontraindikasi

Jangan menggunakan obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Imunisasi / vaksin
  • Hipersensitivitas terhadap clindamycin, lincomycin dan sejenisnya

Interaksi

Interaksi pada obat dapat terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Menggunakan clindamycin dengan obat-obatan lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi:

  • Menurunkan efek vaksin hidup BCG melalui mekanisme antagonis farmakodinamik. Pemberian vaksin ditunda sampai terapi selesai diberikan.
  • Meningkatkan efek rocuronium, pancuronium, vecuronium, suksinilkolin melalui mekanisme sinergisme farmakodinamik. Hindari atau ganti dengan obat alternatif karena dapat meningkatkan risiko depresi pernafasan
  • Meningkatkan kadar atau efek digoxin
  • Menurunkan kadar atau efek obat kontrasepsi oral
  • Meningkatkan efek warfarin

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
  • Infeksi kulit
Referensi

Webmd. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-12235/clindamycin-hcl-oral/details
Diakses pada 11 Januari 2019

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/clindamycin-oral-route/description/drg-20110243
Diakses pada 11 Januari 2019

Artikel Terkait:
Back to Top