Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Citicoline (Alias: Citicoline)

Ditulis oleh Aby Rachman
Terakhir ditinjau oleh dr. Virly
Citicoline digunakan untuk penyakit stroke, alzheimer dan demensia, dan juga untuk suplemen otak

Merk dagang yang beredar:

Beclov, Bralin, Brainact, Brainolin, Brinostar, Citicoline OGB Mersi, Cetivar, Cercul, Cholimed, Cibren, Futalin, Incelin, Lancolin, Neuciti, Neurolin, Nicobrain, RG-Choline, Simciti, Takelin, Zeufor.

Citicoline merupakan obat yang pada umumnya digunakan pada penyakit stroke dan gangguan fungsi kognitif seperti alzheimer dan demensia. Kegunaan Citicoline antara lain memiliki efek proteksi pada saraf terutama pada keadaan kurangnya kadar oksigen pada otak, meningkatkan kinerja memori pada penuaan otak, mencegah penurunan fungsi kognitif pada keadaan demensia. Obat ini merupakan suplemen bagi otak yang dapat diminum secara oral atau melalui injeksi.

Citicoline (Citicoline)
Golongan

Vitamin Saraf

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet dan Injeksi

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Informasi keamanan penggunaan citicoline selama kehamilan dan menyusui masih belum memadai. Hindari penggunaannya selama kehamilan dan menyusui. 

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat.

Oral
Gangguan serebrovaskular, cedera kepala, parkinsonism

  • Dewasa: 200–600 mg/hari dalam dosis terbagi.

Intravena
Gangguan serebrovaskular, cedera kepala, parkinsonism

  • Dewasa: Hingga 1 g secara intramuskular atau intravena per hari.

Aturan pakai Citicoline dengan benar

Baca sesuai petunjuk kemasan atau sesuai arahan dari dokter Anda sebelum menggunakan obat citicoline. Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan atau sesuai dengan saran dari dokter. Dosis diberikan sesuai kondisi medis Anda. Beritahu dokter jika kondisi Anda semakin memburuk atau tidak ada perbaikan. 

Efek Samping

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi bila terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Penggunaan citicoline pada umumnya dapat ditoleransi dengan baik. Efek samping yang sering timbul dari pemakaian citicoline antara lain:

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping lain diluar daftar di atas, konsultasikan segera ke dokter Anda.

Peringatan

Beritahukan dokter Anda mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Kehamilan dan menyusui

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi bila beberapa obat dikonsumsi secara bersamaan. Jika ingin mengonsumsi obat secara bersamaan, konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu, bila perlu dokter akan mengubah dosis obat atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Sampai saat ini belum ada informasi mengenai interaksi antara citicoline dengan obat lainnya.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/citicoline/supplements-vitamins.htm
diakses pada 18 Desember 2018.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/citicoline/?type=brief&mtype=generic
diakses pada 18 Desember 2018.

Natural Medicines Comperhensive Database. http://naturaldatabase.therapeuticresearch.com/(X(1)S(yxvtht45wvjlym45gru4ehyy))/nd/PrintVersion.aspx?id=1090&AspxAutoDetectCookieSupport=1
diakses pada 18 Desember 2018.

NIH. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/citicoline#section=Top
diakses pada 18 Desember 2018.

Secades JJ. Citicoline: Pharmacological and Clinical Review, 2010 update. Revista de Neurologia. 2011:52(2)

Web MD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1090/citicoline
diakses pada 18 Desember 2018.

Artikel Terkait:
Back to Top