Ciproxin 500 tablet

Ciproxin tablet adalah obat untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran pernapasan, infeksi telinga, atau sinus, infeksi saluran kemih, infeksi genital pada pria dan wanita, serta infeksi saluran pencernaan

Deskripsi obat

Ciproxin tablet adalah obat infeksi bakteri pada saluran pernapasan, infeksi telinga, atau sinus. Ciproxin mengandung zat aktif ciprofloxacin yang merupakan antibiotik golongan kuinolon. Ciproxin tablet termasuk golongan obat keras yang memerlukan resep dokter

Ciproxin 500 tablet
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 304.000/strip (10 tablet) per April 2019
Kemasan1 box isi 2 strip @ 10 tablet
ProdusenBayer Indonesia

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati infeksi bakteri berikut: infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga atau sinus yang berlangsung lama atau berulang, infeksi saluran kemih, infeksi saluran genital pada pria dan wanita, infeksi saluran pencernaan dan infeksi intraabdomen, kulit dan infeksi jaringan lunak, infeksi tulang dan sendi, untuk mencegah infeksi karena bakteri neisseria meningitidis, paparan inhalasi antraks.

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Infeksi ringan/sedang pada saluran kemih

  • 2 x 250 mg/hari

Infeksi saluran kemih yang parah

  • 2 x 500 mg/hari

Infeksi ringan/sedang pada saluran pernapasan, tulang, sendi, kulit, dan jaringan lunak

  • 2 x 500 mg/hari

Infeksi parah pada saluran pernapasan, tulang, sendi, kulit dan jaringan lunak

  • 2 x 750 mg/hari

Infeksi pada saluran pencernaan

  • 2 x 500 mg/hari

Untuk mencapai konsentrasi yang memadai pada osteomielitis akut, dosisnya tidak boleh kurang dari

  • 2 x 750 mg/hari

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan cairan secukupnya, bisa dikonsumsi secara tanpa makanan atau saat perut kosong akan mempercepat penyerapan.

Efek samping obat

Diare, mual.

Perhatian Khusus

Hati-hati untuk asupan apa pun oleh pasien dengan gangguan fungsi ginjal

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hipersensitif terhadap obat ini

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Pentoxifylline (untuk gangguan sirkulasi), kafein, duloxetine (untuk depresi, kerusakan saraf diabetes atau inkontinensia), lidokain (untuk kondisi jantung atau penggunaan obat bius), sildenafil (mis. untuk disfungsi ereksi)

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email