Cinogenta Krim 10 g

15 Okt 2020
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 1 tube @ 10 g
Produsen
Ferron Phar Pharmaceuticals

Cinogenta krim adalah obat untuk mengatasi peradangan pada kuit akibat infeksi kuman sehingga kulit menjadi kemerahan dan gatal (dermatitis). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Cinogenta krim mengandung zat aktif gentamisin sulfat dan fluosinolon asetonid.

Mengatasi:

  • Bercak kulit yang terasa gatal (neurodermatitis lokalisata).
  • Rasa gatal pada area genital (pruritus anogential).
  • Gatal dan kemerahan (ruam) pada kulit (dermatitis atopik).
  • Kulit bersisik, kering, dan mengelupas (dermatitis seboroik).

Gentamisin sulfat dan fluosinolon asetonid adalah kortikosteroid yang dapat mengurangi peradangan (inflamasi). Gentamisin sulfat bekerja dengan mengganggu pembentukan protein bakteri dengan mengikat subunit ribosom 30S yang mengakibatkan membran sel bakteri rusak. Fluosinolon asetonid bekerja dengan mengaktifkan zat alami di kulit untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan gatal.

Tiap 1 g:

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Oleskan 3-4 kali/hari.

Dioleskan tipis-tipis di kulit yang terinfeksi.

  • Rasa terbakar.
    Efek ini biasanya hilang setelah beberapa saat. Mintalah nasihat apoteker atau dokter Anda jika terus menjadi masalah.
  • Gatal.
    Jika efek samping tersebut terlalu tidak nyaman, lepaskan krimnya. Beri tahu dokter atau perawat bahwa Anda melepas krim lebih awal, hal tersebut dapat menjadi tanda bahwa kulit Anda mungkin tidak cukup kebal untuk menjalani prosedur ini. Jika memungkinkan, hubungi tenaga kesehatan profesional Anda sesegera mungkin.
  • Iritasi kulit.
  • Kulit kering.
  • Peradangan pada folikel atau tempat dimana rambut tumbu (folikulitis).
  • Hipersensitif.
  • Kelainan kulit yang menyerupai akne atau jerawat (erupsi akneformis).
  • Warna kulit menjadi lebih terang dibanding kulit di sekitarnya (hipopigmentasi).
  • Peradngan mulut disekitar mulut (dermatitis perioral).
  • Ruam gatal pada kulit (dermatitis kontak alergi).
  • Kulit rusak seperti mudah mengelupas (maserasi).
  • Penipisan kulit (atrofi kulit).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap salah satu komponen produk
  • Pasien yang mengalami infeksi virus vaccinia atau varicella.
  • Pasien yang mengalami infeksi kulit oleh bakteri mycobacterium tuberculosis (tuberkulosis kulit).
  • Tidak digunakan untuk infeksi yang disebabkan oleh jamur dan virus.
  • Pemakaian bersama obat kortikosteroid lain dan pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan penipisan kulit (atrofi kulit) dan jaringan subkutan.
  • Dapat terjadi pertumbuhan berlebihan dari mirkoorganisme yang tidak peka terhadap gentamisin sulfat dan fluosinolon asetonid.
  • Bila terjadi infeksi yang lebih parah segera hentikan dan berikan terapi yang sesuai.
  • Hanya digunakan untuk penggunaan luar.
  • Tidak digunakan pada mata.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Ferron. http://www.ferron-pharma.com/en/product/dermatolog-antifungal-dermato/cinogenta
Diakses pada 30 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/ppa/gentamicin-topical.html
Diakses pada 30 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a619033.html#side-effects
Diakses pada 30 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682271.html
Diakses pada 30 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email