Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Cimetidine (Alias: Simetidin)

Ditulis oleh Giasinta Angguni Pranandhita
Terakhir ditinjau oleh dr. Wisniaty
Cimetidine digunakan untuk mengobati kondisi asam lambung berlebih

Merk dagang yang beredar:

Cimetidine Indo Farma, Cimexol, Corsamet, Licomet, Nulcer, Sanmetidine, Tidifar, Ulcumet, Ulcusan, Ulsikur, Xepamet

Cimetidine merupakan antagonis reseptor histamine - H2, yang digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi yang disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebih. Beberapa kondisi yang dapat diatasi oleh cimetidine adalah sindrom Zollinger-Ellison, esophagitis erosif, tukak lambung, gastritis (sakit maag), dan GERD. Obat ini juga dapat mencegah kerusakan yang disebabkan asam pada sistem pencernaan seperti ulkus dan kanker kerongkongan. Cimetidine bekerja dengan mengurangi jumlah produksi asam lambung.

Cimetidine (Simetidin)
Golongan

Histamine H2-receptor antagonist

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet, Injeksi

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Oral
Pencegahan perdarahan pada saluran cerna dari stress ulceration

  • Dewasa: 200-400 mg setiap 4-6 jam.

Tukak lambung dan ulkus duodenum benign

  • Dewasa: 800 mg/hari pada waktu tidur atau 2 kali 400 mg selama 4 minggu untuk ulkus duodenum, 6 minggu untuk tukak lambung dan 8 minggu untuk tukak yang diakibatkan obat anti inflamasi nonsteroid (oains). Dapat ditingkatkan menjadi 400 mg, 4 kali sehari jika diperlukan. Pemeliharaan : 400 mg per hari pada waktu tidur atau dua kali sehari.

Insufisiensi pankreas

  • Dewasa: 800-1600 mg untuk 4 kali konsumsi, dikonsumsi 60-90 menit sebelum makan.

Dispepsia

  • Dewasa: maksimal 800 mg/hari dalam dosis terbagi.

Sindrom Zollinger-Ellison

  • Dewasa: 300-400 mg, 4 kali sehari, dosis dapat ditingkatkan jika diperlukan.

Aturan pakai Cimetidine dengan benar

Cimetidine dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, namun sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari obat. Jika Anda mengonsumsi obat Antasida atau obat lainnya, pastikan ada jarak waktu setidaknya 1 jam sebelum atau setelah mengonsumsi cimetidine. Gunakan cimetidine secara teratur. Gunakan pengingat (alarm) agar Anda dapat mengonsumsi obat ini diwaktu yang sama setiap hari.

Jangan meningkatkan dosis Anda tanpa arahan dari dokter, saat mengonsumsi cimetidine ikuti petunjuk penggunaan obat yang dianjurkan dokter. Dosis dan lama terapi berdasarkan kondisi medis dan respons Anda terhadap terapi. Menghentikan pemakaian cimetidine secara cepat dapat memperlambat proses penyembuhan. Tetaplah mengonsumsi obat ini sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan bahkan jika Anda sudah merasa lebih baik.

Hubungi dokter jika merasa kondisi Anda tidak berubah atau memburuk.

Efek Samping

Efek samping yang dapat terjadi seperti :

Jika beberapa efek tersebut memburuk, segera konsultasikan dengan dokter.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Memiliki Alergi terhadap obat cimetidine atau alergi obat lainnya
  • Memiliki riwayat tukak saluran pencernaan
  • Memiliki penyakit paru-paru kronis
  • Diabetes mellitus
  • Imunitas tubuh yang lemah
  • Gangguan ginjal dan hati
  • Kehamilan dan menyusui

Sebaiknya jika ingin memberikan obat cimetidine ini kepada anak-anak, tanyakan terlebih dahulu jumlah dosis yang harus konsumsi oleh anak-anak kepada dokter.

Interaksi

Menggunakan cimetidine dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi seperti

  • Dapat mengurangi penyerapan dari dasatinib (obat kanker), ketoconazole, itraconazole dan posaconazole (Obat anti jamur).
  • Dapat meningkatkan kadar serum fenitoin, teofilin, lidokain, hidroksizin, dan antikoagulan oral.
  • Penurunan bioavailabilitas dengan metoclopramide, sucralfate atau propantheline.
  • Antasida dapat mengurangi absorbsi obat cimetidine

Rokok dapat mempengaruhi obat ini, katakan kepada dokter jika Anda merokok dan jika Anda berhenti atau mulai merokok saat menggunakan obat ini

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/histamine-h2-antagonist-oral-route-injection-route-intravenous-route/description/drg-20068584
Diakses pada 1 Oktober 2018

MIMS.  https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cimetidine/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 31 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11210/cimetidine-oral/details
Diakses pada 1 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top