Cholestyramine digunakan untuk mengurangi risiko stroke dan serangan jantung.
Cholestyramine digunakan untuk mengurangi risiko stroke dan serangan jantung.

Sequest.

Cholestyramine digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah sehingga dapat membantu mengurangi risiko stroke dan serangan jantung. Obat ini juga dapat digunakan pada pasien untuk mengurangi asam empedu berlebihan yang dapat mengakibatkan gatal.

Cholestyramine bekerja dengan mengikat asam empedu dan membuangnya keluar dari dalam tubuh sehingga menurunkan kadar kolesterol. Pada pasien yang memiliki kolesterol tinggi, hati memproduksi lebih banyak asam empedu dengan menggunakan kolesterol di dalam darah. Sangat disarankan untuk mengubah gaya hidup seperti berolahraga dan mengikuti program diet sehingga dapat menurunkan berat badan dan kadar kolesterol di dalam darah.

Cholestyramine (Kolestiramin)
Golongan

Pengikat asam empedu

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Bubuk suspensi, tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak 6-12 tahun

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis obat

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Rasa gatal pada kulit berhubungan dengan obstruksi parsial atau sirosis bilier primer

  • Dewasa: 4-8 gram/hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 240 mg/kgBB/hari dibagi untuk 2-3 kali konsumsi. (Maksimal 8 gram/hari)

Diare yang diinduksi asam empedu, hyperlipidaemia, penyakit jantung iskemik

  • Dewasa: Dosis awal 4 gram/hari, meningkat sebesar 4 gram hingga 12-24 gram/hari dan dibagi untuk 1-4 kali konsumsi, kemudian disesuaikan seperlunya (maksimal 36 gram/hari).
  • Anak-anak 6-12 tahun: 240 mg/kgBB/hari dibagi untuk 2-3 kali konsumsi (maksimal 8 gram/hari).

Cholestyramine dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Jangan mengonsumsi cholestyramine dalam bubuk kering, tapi campur bubuk cholestyramine dengan 150 mL air, jus buah, sup, atau susu, kemudian aduk sampai merata sebelum meminumnya. Penggunaan obat ini disesuaikan dengan kondisi medis dan respons terhadap pengobatan. Sebelum mengonsumsi obat ini, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Hindari menahan lama campuran di mulut, sebab hal tersebut dapat merusak gigi.

Karena cholestyramine dapat menurunkan penyerapan obat lain, konsumsilah obat lain 1 jam sebelumnya, atau 4 hingga 6 jam setelah meminum cholestyramine. Untuk mendapatkan manfaat obat yang maksimal, minumlah cholestyramine secara teratur. Sangat disarankan untuk tetap mengonsumsi obat ini bahkan, dalam keadaan sehat sesuai dengan anjuran dokter.

Efek samping seperti mengantuk, mual, sembelit, penglihatan kabur, atau sakit kepala dapat terjadi. Jika beberapa efek tersebut memburuk, segera konsultasikan dengan dokter.

Segera mencari pertolongan medis jika merasakan efek samping yang serius seperti:

  • Nyeri perut
  • Memar atau perdarahan
  • Nafas cepat
  • Kebingungan
  • Impaksi feses
  • Ruam kulit

Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Disfungsi gastrointestinal
  • Rentan terhadap defisiensi vitamin
  • Diabetes
  • Sembelit
  • Wasir
  • Penyakit ginjal

Obat ini dapat mengganggu penyerapan nutrisi seperti asam folat dan vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, K). Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi suplemen multivitamin. Individu berlanjut usia mungkin akan lebih sensitif terhadap efek samping dari obat ini, terutama berupa kelainan pada sistem pencernaan atau sembelit. Sementara itu, pasien dalam masa kehamilan hanya boleh menggunakan obat ini jika benar-benar diperlukan, karena dapat mempengaruhi penyerapan nutrisi.

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Tersumbatnya saluran empedu.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Penggunaan cholestyramine dengan obat lain dapat mengurangi penyerapan nutrisi seperti asam folat, diuretik tiazid, propranolol, digoksin dan glikosida, loperamide, fenilbutazon, barbiturat, estrogen, progestogen, hormon tiroid, warfarin dan antikoagulan derivatif coumarin, garam besi, deferasirox dan beberapa antibakteri (misalnya tetrasiklin, penicillin G).

Selain itu cholestyramine juga dapat mencegah penyerapan vitamin yang larut dalam lemak termasuk vitamin (A, D, E, K). Penurunan tingkat penyerapan obat penurun kolesterol (clofibrate) dan dapat mengganggu penyerapan suplemen fosfat oral.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus  dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/cholestyramine-oral-route/description/drg-20068562
Diakses pada 26 Oktober 2018

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/colestyramine
Diakses pada 26 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-76695/cholestyramine-with-sugar-oral/details
Diakses pada 26 Oktober 2018

Artikel Terkait