Chlorhexidine

27 Apr 2021| Olivia
Ditinjau oleh dr. Wisniaty
Chlorhexidine digunakan untuk membantu mengurangi peradangan, pembengkakan, dan perdarahan pada gusi

Chlorhexidine digunakan untuk membantu mengurangi peradangan, pembengkakan, dan perdarahan pada gusi

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Bactigras, Fectin, Fordenta, Mediscrub, Progina Care, Periokin Gel, Periokin Spray, Xtragene 2 / Xtragene 4.

Deskripsi obat

Chlorhexidine digunakan untuk mengobati dan mencegah peradangan pada gusi (gingivitis). Obat ini termasuk dalam golongan obat yang dikenal sebagai antimikroba. Cara kerjanya adalah dengan mengurangi jumlah bakteri di mulut, pembengkakan, serta kemerahan pada gusi dan pendarahan saat menyikat gigi.

Selain itu, chlorhexidine juga dapat digunakan untuk mengurangi risiko seriawan pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah. Obat ini juga dapat membantu mencegah peradangan paru-paru atau pneumonia pada pasien rawat inap yang menggunakan ventilator.

Chlorhexidine (Klorheksidin)
GolonganKelas terapi: Antimikroba
Kategori obatObat bebas
Bentuk sediaan obatObat kumur, krim/cair
Dikonsumsi olehDewasa
Kategori kehamilan dan menyusui

Mulut, tenggorokan, topikal, atau vaginal
Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin.

Periodontal
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol, tetapi ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah penggunaan chlorhexidine adalah:

  • Mulut kering
  • Perubahan rasa
  • Peradangan kulit (dermatitis)
  • Gatal dan kemerahan pada kulit
  • Eksim
  • Ruam
  • Iritasi kulit dan lecet pada kulit

Segera konsultasikan dengan dokter Anda jika efek samping ini memburuk.

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya atau jika ingin menggunakan obat herbal lain bersama chlorhexidine. Hati-hati menggunakan chlorhexidine pada:

  • Anak-anak
  • Ibu hamil dan menyusui

Hindari kontak dengan otak, membran yang melapisi sistem saraf pusat, telinga tengah, atau jaringan sensitif dan mata. Jangan menelan obat ini karena akan meningkatkan efek samping.

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hindari penggunaan chlorhexidine pada pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap chlorhexidine.

Kategori kehamilan & menyusui

Mulut, tenggorokan, topikal, atau vaginal
Kategori B:
Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Periodontal
Kategori C:
Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan chlorhexidine pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Bercak putih atau luka di dalam mulut atau di bibir
  • Seriawan
  • Pembengkakan kelenjar ludah (di bawah rahang)

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat bersamaan. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Menggunakan chlorhexidine dengan obat lain secara umum tidak menimbulkan interaksi tertentu. Sebaiknya, berkonsultasilah dengan dokter jika sedang menggunakan obat-obatan lainnya.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/chlorhexidine-gluconate-oral-rinse.html
Diakses pada 26 Maret 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/chlorhexidine?mtype=generic
Diakses pada 26 Maret 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/chlorhexidine-oral-route/side-effects/drg-20068551?p=1
Diakses pada 26 Maret 2021

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/drugs/chlorhexidine
Diakses pada 26 Maret 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5356/chlorhexidine-gluconate-mouth-and-throat/details
Diakses pada 26 Maret 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email