Cetirizine

Ditinjau oleh Veronika Ginting
Cetirizine digunakan untuk meredakan gejala alergi

Cetirizine digunakan untuk meredakan gejala alergi

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Alergine, Betarhin, Capritazin, Cerini, Cetinal, Cetirizine Hexpharm, Cetirizine OGB, Cetrixal, Cetrol, Cetymin, Estin, Falergi, Hislorex, Histrine, Incidal-OD, Intrizin, Lerzin, Nichorizin FM 5/Nichorizin FM 10, Ozen, Rinocet, Risina, Ritez, Rozine, Rybest, Rydian, Ryvel, Ryzicor, Ryzo, Simzen, Tiriz, Yarizine, Zenriz, Zine

Deskripsi obat

Cetirizine adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi, seperti mata berair, pilek, gatal pada mata, hidung, atau kulit, bersin, dan biduran atau urtikaria.

Cetirizine adalah antihistamin non-penenang yang bekerja dengan cara memblokir reseptor histamin H1 pada sel. Histamin merupakan bahan kimia yang bertanggung jawab atas reaksi alergi yang terjadi di tubuh, misalnya pembengkakan selaput hidung, bersin, dan mata gatal. Memblokir atau menghambat reseptor histamin H1 akan mencegah pelepasan zat tersebut di dalam tubuh.

Tidak seperti antihistamin generasi pertama, cetirizine dan antihistamin generasi kedua lainnya tidak langsung masuk ke otak dari darah. Itu sebabnya, umumnya rasa kantuk akan berkurang. Namun, dibanding antihistamin generasi kedua lainnya, cetirizine lebih dapat menyebabkan kantuk setelah dikonsumsi.

Cetirizine (Setirizin)
GolonganKelas terapi : Antihistamin. Klasifikasi Obat : Antihistamin generasi ke-2.
Kategori obatObat resep
Bentuk sediaan obatTablet, tablet kunyah, cair
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusuiKategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin.
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Setiap penggunaan obat berpotensi menimbulkan efek samping. Jika efek samping memburuk, segera cari bantuan tenaga medis. Efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan penggunaan cetirizine adalah:

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur.
    Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Diare.
    Minumlah air sedikit demi sedikit, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Timbul rasa gelisah.
    Cobalah mengonsumsi cetirizine tepat sebelum tidur untuk mencegah efek samping ini. Jika gejalanya tidak hilang, segera hubungi dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin memerlukan jenis antihistamin berbeda.
  • Sakit perut.
    Makan lebih sering, tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit. Kompreslah perut Anda dengan handuk hangat atau botol berisi air panas. Jika rasa sakit memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Mengantuk dan kelelahan.
    Gantikan dengan mengonsumsi obat antialergi yang tidak menimbulkan rasa kantuk. Jika tidak membantu, berkonsultasilah dengan dokter.
  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Mintalah apoteker merekomendasi obat untuk menghilangkan rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama mengonsumsi obat ini. Jika sakit kepala berlangsung lebih lama, segera hubungi dokter.
  • Mulut kering.
    Mengunyah permen karet atau menghisap permen bebas gula.
  • Sakit tenggorokan.
    Jika Anda telah berusia di atas 16 tahun, Anda dapat mencoba berkumur dengan larutan aspirin. Caranya adalah melarutkan 1 tablet aspirin dalam setengah gelas air. Anda juga bisa menggunakan obat kumur untuk menghilangkan rasa sakit, seperti Oraldene. Jika gejala bertahan lebih dari seminggu, segera hubungi dokter atau apoteker.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Gatal atau ruam.
    Jika mengalami ruam setelah mengonsumsi obat ini, segera hubungi dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin memerlukan jenis obat antihistamin berbeda.
  • Kaki dan tangan terasa kesemutan.
    Jika efek samping ini tidak hilang, segera hubungi dokter Anda.
  • Perasaan jengkel, kesal, atau gelisah dengan atau tanpa provokasi.
  • Alergi pada kulit yang menimbulkan pembengkakan (angioedema).
  • Denyut jantung di atas normal atau 100 kali/menit (takikardi).
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Biduran (urtikaria).
  • Muntah.
  • Perasaan tidak nyaman (malaise).
  • Peradangan pada faring (faringitis).
  • Kejang.
  • Kelelahan dan mengantuk.
  • Halusinasi.

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati penggunaan cetirizine pada kondisi:

  • Kehamilan dan menyusui.
  • Epilepsi dan pasien yang berisiko mengalami kejang.
  • Kesulitan buang air kecil (retensi urine).
  • Gangguan fungsi hati atau ginjal ringan hingga sedang.

Hubungi dokter jika ruam kulit akibat alergi tidak membaik setelah penggunaan cetirizine selama 3 hari. Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin saat menggunakan obat ini. Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 10-25°C.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi, seperti:

  • Riwayat alergi terhadap cetirizine.
  • Kehamilan dan menyusui.
  • Bayi dan anak-anak berusia di bawah 2 tahun.
  • Penyakit ginjal berat.

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Berhenti menggunakan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Detak jantung cepat, berdebar, atau tidak merata.
  • Kebingungan.
  • Masalah dengan penglihatan.
  • Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali.
  • Kelemahan, tremor atau gemetar tidak terkendali, atau masalah tidur (insomnia).
  • Perasaan gelisah yang parah dan hiperaktif.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Cetirizine dapat mengalami interaksi dengan obat:

  • Obat penenang.
    Penggunaan bersama cetirizine dapat meningkatkan depresi pada sistem saraf pusat.
  • Obat lain yang menyebabkan kantuk, seperti nyeri opioid atau pereda batuk, misalnya kodein dan hidrokodon; alkohol; mariyuana (ganja); obat untuk tidur atau kecemasan, seperti alprazolam, lorazepam, dan zolpidem; pelemas otot, seperti carisoprodol dan cyclobenzaprine; antihistamin lainnya, seperti chlorpheniramine dan diphenhydramine.
    Penggunaan bersama cetirizine dapat meningkatkan kadar cetirizine dalam darah dan meningkatkan efek samping, seperti mengantuk.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Drugs. https://www.drugs.com/cetirizine-hcl.html
Diakses pada 29 Januari 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cetirizine?mtype=generic
Diakses pada 29 Januari 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-12065/cetirizine-oral/details
Diakses pada 29 Januari 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/drugs/cetirizine
Diakses pada 29 Januari 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-12065/cetirizine-oral/details#:~:text=Cetirizine%20is%20an%20antihistamine%20used,makes%20during%20an%20allergic%20reaction.
Diakses pada 29 Januari 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a698026.html
Diakses pada 29 Januari 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/cetirizine/
Diakses pada 29 Januari 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email