Ceptik kaplet adalah antibiotik untuk mengobati infeksi-infeksi akibat bakteri di kulit, saluran pernafasan, dan saluran kemih
Ceptik kaplet 200 mg
Ceptik kaplet adalah antibiotik untuk mengobati infeksi-infeksi akibat bakteri di kulit, saluran pernafasan, dan saluran kemih
Ceptik kaplet 200 mg
Ceptik kaplet adalah antibiotik untuk mengobati infeksi-infeksi akibat bakteri di kulit, saluran pernafasan, dan saluran kemih
Ceptik kaplet 200 mg
Ceptik kaplet adalah antibiotik untuk mengobati infeksi-infeksi akibat bakteri di kulit, saluran pernafasan, dan saluran kemih
Ceptik kaplet 200 mg
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 440.000/strip (10 tablet) per April 2019
Kemasan 1 box isi 1 strip @ 10 kaplet (200 mg)
Produsen Interbat

Ceptik mengandung cefixime yang bersifat bakterisida dan berspektrum luas terhadap mikroorganisme gram-positif dan gram-negatifCeptik kaplet adalah antibiotik untuk meringankan infeksi-infeksi mikroorganisme di kulit, saluran pernafasan, dan saluran kemih.Ceptik mengandung cefixime termasuk golongan obat keras yang perlu dibeli dengan resep dokter.

Mengobati infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang sensitif terhadap cefixime.

Cefixime trihydrate setara dengan cefixime 200 mg

Dewasa dan anak ≥ 30 kg:

  • Dosis harian 2 x 50-100 mg/hari

Penderita gangguan fungsi ginjal memerlukan penyesuaian dosis tergantung berat ringannya gejala:

  • Bila bersihan kreatinin 21-60 ml/menit (penderita dengan hemodialisis ginjal), dosis yang direkomendasikan adalah 75% dari dosis lazim yaitu 300 mg/hari.
  • Bila bersihan kreatinin < 20 ml/menit (penderita yang menjalani dialisis kontinu/opname) maka dosis yang direkomendasikan adalah 50% dari dosis lazim yaitu 300 mg/hari.

Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan.

Reaksi hipersensitif seperti mual, muntah dan diare, gangguan sistem saraf pusat, hepar, shock, saluran pernapasan.

Penderita yang alergi terhadap golongan sefalosporin dan beberapa bahan dari sediaan ini.

Wanita hamil dan menyusui juga bayi kurang dari 6 bulan. Penggunaan dalam jangka waktu yang lama, penderita dengan riwayat penyakit pencernaan, riwayat alergi, kekurangan gizi, riwayat hipersensitif terhadap penicilin, riwayat hipersensitif terhadap sefalosporin dan penderita gangguan fungsi ginjal berat.

Artikel Terkait