Cendo Fenicol Salep 3,5 g

27 Okt 2020| Dea Febriyani
Cendo fenicol salep adalah obat untuk mengatasi infeksi mata akibat bakteri.

Deskripsi obat

Cendo fenicol salep adalah obat untuk mengatasi peradangan pada mata seperti mata merah akibat bakteri yang rentan terhadap kloramfenikol. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Cendo fenicol salep mengandung zat aktif kloramfenikol.
Cendo Fenicol Salep 3,5 g
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaKloramfenikol.
Kelas terapiAntiinfeksi.
Klasifikasi obatAntibiotik kloramfenikol.
Kemasan1 box isi 1 tube @ 3,5 g
ProdusenCendo

Informasi zat aktif

Kloramfenikol adalah obat golongan antibiotik yang dapat mengganggu pertumbuhan bakteri dengan cara menghambat sintesis protein dan mengikat subunit 50S ribossom bakteri, sehingga transfer asam amino ke rantai peptida menjadi terhambat dan pertumbuhan bakteri terhambat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kloramfenikol memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan mudah. Dapat diserap secara sistemik setelah pemberian pada mata (oftalmikus).
  • Distribusi : Masuk kedalam cairan mata dan gel yang mengisi ruang antara lensa mata dan retina (vitreous humor). Dapat menyebar secara luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh. Dapat melintasi plasenta dan masuk kedalam ASI.
  • Ekskresi: Melalui urin (kurang lebih 30% sebagai kloramfenikol suksinat yang tidak berubah, serta 5-15% sebagai kloramfenikol). Waktu paruh eliminasi: 1,5-4 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi infeksi mata akibat bakteri yang rentan terhadap kloramfenikol.

Kloramfenikol adalah zat antibiotik dengan spektrum luas, yang memiliki sifat bakteriostatik (menghambat pertumbuhan bakteri) dan bakterisidal (membunuh bakteri). Kloramfenikol bekerja dengan cara menghambat proses sintesis protein bakteri.

Komposisi obat

Tiap 1 g: Kloramfenikol 1%.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Oleskan setiap 3 jam.

Aturan pakai obat

Dioleskan pada mata yang sakit.

Efek samping obat

  • Perih.
  • Iritasi sementara.
  • Gangguan penglihatan akibat adanya peradangan pada saraf mata (neuritis optik).

Perhatian Khusus

  • Obat ini hanya digunakan untuk mengatasi infeksi mata akibat bakteri. Tidak untuk mengatasi infeksi lainnya.
  • Tidak untuk digunakan dalam jangka panjang.
  • Cendo fenicol salep hanya dapat digunakan paling lama 5 hari.
  • Tidak untuk anak usia dibawah 2 tahun, kecuali sesuai dengan anjuran dokter.
  • Kloramfenikol dapat diserap secara sistemik walaupun hanya digunakan pada mata.
  • Tidak dianjurkan pemakaian selama masa kehamilan atau menyusui. 

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan amtocort tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap kloramfenikol.
  • Pasien yang memiliki riyawat penekanan pada sumsum tulang akibat penggunaan kloramfenikol.
  • Pasien dengan riwayat kelainan darah termasuk anemia aplastik.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Berikan jarak waktu pemakaian, apabila diperlukan terapi bersama dengan obat topikal lain.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal penggunaan sebelumnya, segera gunakan sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya gunakan salep sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda:

  • Lebih mudah memar.
  • Lebih mudah terkena infeksi.
  • Merasa sangat lelah atau lemah.

Ini bisa menjadi tanda anemia aplastik, kondisi langka di mana sumsum tulang gagal memproduksi sel darah secara normal.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/chloramphenicol?mtype=generic
Diakses pada 18 Agustus 2020

Drugs.com. https://www.drugs.com/sfx/chloramphenicol-side-effects.html
Diakses pada 18 Agustus 2020

EMC. https://www.medicines.org.uk/emc/product/3533/smpc
Diakses pada 18 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email