Cellcept adalah obat untuk mencegah penolakan (obat anti-penolakan) pada orang yang telah menerima transplantasi ginjal, jantung atau hati.
Cellcept adalah obat untuk mencegah penolakan (obat anti-penolakan) pada orang yang telah menerima transplantasi ginjal, jantung atau hati.
Cellcept adalah obat untuk mencegah penolakan (obat anti-penolakan) pada orang yang telah menerima transplantasi ginjal, jantung atau hati.
Cellcept adalah obat untuk mencegah penolakan (obat anti-penolakan) pada orang yang telah menerima transplantasi ginjal, jantung atau hati.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 307.500/strip per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 5 strip @ 10 tablet
Produsen Boehringer Ingelheim Indonesia

Cellcept adalah obat untuk mencegah penolakan (obat anti-penolakan) pada orang yang telah menerima transplantasi ginjal, jantung atau hati. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Cellcept mengandung zat aktif mycophenolate mofetil.

Melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang, untuk mencegahnya mencegah penolakan (obat anti-penolakan) pada orang yang telah menerima transplantasi ginjal, jantung atau hati. Penolakan organ terjadi ketika sistem kekebalan memperlakukan organ baru sebagai penyerang.

Mycofenolat mofetil 500 mg

  • Dewasa:
    • Pasien transplantasi ginjal: 1 g sebanyak 2 kali/hari.
    • Pasien transplantasi jantung: 1,5 g sebanyak 2 kali/hari.
    • Pasien transplantasi hati: 1,5 g sebanyak 2 kali/hari.

Dikonsumsi dalam keadaan perut kosong sesuai petunjuk dokter.

  • Diare.
  • Masalah dalam tekanan darah.
  • Detak jantung yang cepat.
  • Sembelit.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Ruam.
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Tremor.
  • Tingginya rasio gula dalam plasma darah (hiperglikemia).
  • Pembengkakan pada tungkai bawah, pergelangan kaki.

Pasien dengan hipersensitivitas terhadap komponen yang terkandung dalam obat.

  • Wanita hamil atau sedang dalam proses kehamilan.
  • Pasien dengan peningkatan risiko kanker kulit.
  • Paparan sinar matahari.
  • Infeksi bakteri, jamur, protozoa.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Drugs. https://www.drugs.com/cellcept.html
Diakses pada 18 Oktober 2019.

Cellcept. https://www.cellcept.com
Diakses pada 29 Oktober 2019.

Artikel Terkait