Celebrex dapat meredakan gejala radang sendi
Celebrex dapat meredakan gejala radang sendi
Celebrex dapat meredakan gejala radang sendi
Celebrex dapat meredakan gejala radang sendi
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 192.250/strip (10 kapsul) per April 2019
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 kapsul (200 mg)
Produsen Pfizer Indonesia

Celebrex adalah obat yang dapat meredakan gejala radang sendi (osteoarthritis), radang sendi pada penyakit autoimun (rheumatoid arthritis) pada orang dewasa, radang sendi yang menyerang tulang belakang dan sendi besar (ankylosing spondylitis), serta perawatan singkat dari nyeri akut pada orang dewasa pasca operasi atau cedera otot (muskuloskeletal). Obat ini mengandung celecoxib yang merupakan golongan antiperadangan (NSAID). Celebrex termasuk obat keras yang memerlukan resep dokter. 

Meredakan tanda-tanda dan gejala osteoarthritis, rheumatoid arthritis pada orang dewasa, ankylosing spondylitis, dan perawatan singkat dari nyeri akut pada orang dewasa pasca pembedahan atau cedera otot (muskuloskeletal).

Celecoxib 200 mg

Dewasa

  • Osteoarthritis dan ankylosing spondylitis: 200 mg diberikan sebanyak 1 kali/hari atau 100 mg diberikan sebanyak 2 kali/hari.
  • Rheumatoid arthritis: 100-200 mg diberikan sebanyak 2 kali/hari.
  • Nyeri akut: Dosis awal 400 mg/hari dapat ditambah 200 mg/hari, jika diperlukan. Pada hari berikutnya 200 mg/hari diberikan sebanyak 2 kali/hari. Maksimal pemberian 7 hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Dosis yang lebih tinggi (400 mg diberikan sebanyak 2 kali/hari) harus dikonsumsi bersama makanan untuk meningkatkan penyerapan.

Sakit perut, pusing, insomnia, batuk, bersin-bersin, demam, nyeri tenggorokan, mual, pandangan kabur, kebingungan, nyeri otot, diare, radang tenggorok (faringitis), radang saluran pernapasan (bronkitis).

Hipersensitif terhadap celecoxib, reaksi alergi terhadap sulfonamid, pasien asma, urtikaria, pengobatan nyeri peri-op di CABG.

Penyakit risiko terjadinya miokard infark dan stroke yang bisa berakibat fatal. Pasien dengan hipertensi, gagal jantung, asma yang sensitif terhadap aspirin, disfungsi hati, disfungsi ginjal, pasien yang mengonsumsi diuretik dan ACE inhibitor hipertensi, gagal jantung kongestif, edema, gangguan saluran cerna, gangguan ginjal, penyakit kulit, reaksi anafilaktik, kehamilan, laktasi, anak usia <18 tahun dan lansia.

Penghambat CYP2C9, enzim inhibitor ACE, angiotensin reseptor bloker, diuretik, beta bloker, siklosporin, furosemide, thiazid, asam asetil salisilat, fluconazole, ketoconazole, lithium, antikoagulan oral, kontrasepsi oral.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/celebrex/?type=brief
Diakses pada 4 April 2019

Drugs. https://www.drugs.com/celecoxib.html
Diakses pada 26 September 2019

Artikel Terkait