Ceftriaxone

Ceftriaxone digunakan untuk mengatasi berbagai  infeksi bakteri

Ceftriaxone digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Actaxon, Betrix, Biotriax, Bioxon, Broadced, Cefaxon, Cefixon, Cefriex, Cefsix, Ceftriga, Ceftriaxone, Ceftricor, Ceftrimax, Ceftrimet, Ceftrox, Cefxon, Cephaflox, Cifriex, Cocefin, Criax, Ecotrixon, Elpicef, Erocef, Erphacef, Etercef, Foricef, Futaxon, Gracef, Ikaxone, Incephin, Infibiotic, Intricef, Intrix, Lancef, Liaxon, Locekin, Quacefon, Renxon, Rixone, Socef, Solafexone, Starxon, Terfacef, Termicef, Triasco, Triaxone, Tricefin, Trijec, Trixon, Tyason, Zeftrix, Zencef

Deskripsi obat

Ceftriaxone adalah antibiotik yang diberikan melalui suntikan atau injeksi untuk mengobati berbagai infeksi yang disebabkan bakteri. Injeksi ceftriaxone digunakan untuk mengobati infeksi bakteri tertentu, seperti gonore atau kencing nanah, penyakit radang panggul, meningitis, serta infeksi pada paru-paru, telinga, kulit, saluran kemih, darah, tulang, persendian, dan perut.

Injeksi ceftriaxone juga terkadang diberikan sebelum operasi jenis tertentu untuk mencegah infeksi yang mungkin berkembang setelah operasi. 

Ceftriaxone merupakan antibiotik yang tidak akan bekerja pada pilek, flu, atau infeksi virus lainnya. Menggunakan antibiotik saat tidak diperlukan akan meningkatkan risiko Anda terkena infeksi di kemudian hari yang sulit diobati dengan antibiotik.

Ceftriaxone (Seftriakson)
GolonganKelas terapi : Antiinfeksi. Klasifikasi Obat : Antibiotik sefalosporin.
Kategori obatObat resep
Bentuk sediaan obatInjeksi
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusuiKategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin.
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Setiap penggunaan obat berpotensi menimbulkan efek samping. Jika efek samping memburuk, segera cari bantuan tenaga medis. Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan ceftriaxone, di antaranya:

  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda.
    Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Letakkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Kelelahan, kulit atau mata kuning, dan sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Diare
  • Nyeri, kemerahan, bengkak, atau pegal di tempat suntikan
  • Sakit kepala
  • Tanda-tanda reaksi alergi, seperti ruam kulit, gatal, pembengkakan pada bibir, wajah, dan mulut atau kesulitan bernapas

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan ceftriaxone pada kondisi:

  • Gangguan ginjal atau hati
  • Perdarahan pada saluran pencernaan
  • Diabetes
  • Penyakit kandung empedu
  • Kehamilan
  • Penyakit usus seperti kolitis

Informasikan penggunaan ceftriaxone ketika Anda akan menjalani operasi atau melakukan vaksinasi. Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 20-25°C serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Alergi terhadap ceftriaxone
  • Bayi prematur
  • Bayi 1 bulan ke bawah
  • Menyusui

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda memiliki:

  • Sakit perut parah serta diare berair atau berdarah, bahkan jika terjadi beberapa bulan setelah dosis terakhir Anda
  • Tanda-tanda infeksi baru, seperti demam, menggigil, dan berkeringat
  • Mual, muntah, dan nyeri di perut bagian atas yang menyebar ke punggung
  • Kulit pucat atau menguning dan urine berwarna gelap
  • Masalah pernapasan baru atau memburuk, seperti mengi dan sesak napas
  • Gangguan sel darah, seperti sakit kepala, nyeri dada, pusing, lemah, kesemutan parah, atau mati rasa
  • Masalah ginjal atau kandung kemih dengan gejala nyeri di sisi atau punggung bawah menyebar ke selangkangan, darah dalam urine, serta nyeri atau sulit buang air kecil

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi obat. Dokter mungkin akan mengurangi dosis, atau bila perlu mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Jangan mengubah dosis tanpa sepengetahuan dokter. Menggunakan Ceftriaxone dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi berikut ini:

  • Antikoagulan, seperti warfarin
    Penggunaan bersama warfarin dapat meningkatkan efektivitas warfarin, sehingga meningkatkan risiko perdarahan.
  • Vaksin BCG, vaksin tifoid (tifus), dan Na pikosulfat
    Ceftriaxone dapat menurunkan efetivitas vaksin di atas.
  • Probenesid
    Peningkatan kadar ceftriaxone dalam serum jika obat digunakan bersama probenesid, sehingga dapat memicu efek samping, seperti diare.
  • Cairan intravena yang mengandung kalsium
    Menyebabkan pengendapan bahan kristal di paru-paru dan ginjal jika ceftriaxone dicampur dengan cairan intravena yang mengandung kalsium.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-7013/ceftriaxone-injection/details
Diakses pada 5 Februari 2021

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_ceftriaxone_rocephin/drugs-condition.htm
Diakses pada 5 Februari 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ceftriaxone?mtype=generic
Diakses pada 5 Februari 2021

Health Navigator. https://www.healthnavigator.org.nz/medicines/c/ceftriaxone/
Diakses pada 5 Februari 2021

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/ceftriaxone-injection.html
Diakses pada 5 Februari 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/ceftriaxone-injection-route/description/drg-20073123
Diakses pada 5 Februari 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a685032.html
Diakses pada 5 Februari 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email