Cardura Tablet

27 Okt 2020| Ajeng Prahasta
no-image-drug

Deskripsi obat

Cardura tablet adalah obat untuk mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi yang dapat digunakan secara tunggal maupun kombinasi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Cardura tablet mengandung zat aktif doksazosin mesilat.
Cardura Tablet
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaDoksazosin mesilat.
Kelas terapiAntihipertensi.
Klasifikasi obatAlpha blocker.
Kemasan1 box isi 5 strip @ 10 tablet (1 mg; 2 mg)
ProdusenPfizer

Informasi zat aktif

Doksazosin secara kompetitif memblokir alpha1-adrenoceptors pada sel efektor postinaptik dalam pembuluh darah arteri dan vena yang mengakibatkan vasodilatasi pembuluh darah dan arteriol dan penurunan resistensi perifer total dan tekanan darah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, doksazosin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Ketersediaan hayati: Sekitar 65%. Waktu puncak konsentrasi plasma: 2-3 jam.
  • Distribusi: Ikatan protein plasma: Sekitar 98%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati terutama melalui CYP3A4, jalur sekunder melalui CYP2D6, dan CYP2C19.
  • Ekskresi: Melalui feses sebagai metabolit dan sebagai obat yang tidak berubah (jumlah kecil). Waktu paruh terminal: Kira-kira 22 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengontrol tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Dapat digunakan sebagai terapi kombinasi dengan diuretik tiazid, beta bloker, antagonis kalsium atau penghambat ACE.
  • Mengatasi pembesaran kelenjar prostat jinak.


Doksazosin bekerja dengan merelaksasi otot polos di sekitar pembuluh darah yang menyebabkan terjadiny pembesaran (melebar) dan dengan demikian akan mengurangi tekanan darah. Relaksasi otot polos di prostat dan kandung kemih akan meningkatkan aliran urin dan mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan akibat pembesaran kelenjar prostat.

Komposisi obat

  • Cardura tablet 1 mg: doksazosin 1 mg.
  • Cardura tablet 2 mg: doksazosin 2 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Hiperplasia prostat jinak:

  • Dosis awal: 1 mg/hari dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 mg.
  • Dosis maksimal: 8 mg/hari. Jangka waktu titrasi yang dianjurkan: 1-2 minggu.
  • Dosis lazim: 2-4 mg/hari.


Hipertensi: 1-16 mg/hari.

  • Dosis awal: 1 mg/hari dikonsumsi selama 2 minggu. Dosis dapat ditingkatkan hingga 2 mg/hari untuk 1-2 minggu selanjutnya. Bila perlu dosis harian dapat ditingkatkan secara bertahap pada interval tertentu 4, 8, dan 16 mg.
  • Dosis lazim: 2-4 mg sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Lemas, mengantuk, pusing, atau merasa seperti sekeliling berputar (vertigo).
    Hentikan aktivitas yang sedang dilakukan, kemudian duduk atau berbering hingga merasa lebih baik. Jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Jangan mengonsumsi alkohol.
    Efek samping mengantuk dapat diatasi dengan mengonsumsi obat pada malam hari. Jika masih merasa pusing setelah seminggu segera hubungi dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah dan konsumsi banyak cairan. Jangan mengonsumsi terlalu banyak alkohol. Mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada apoteker. Segera hubungi dokter jika sakit kepala semakin parah atau bertahan lebih dari beberapa hari.
  • Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki.
    Banyak beristirahat dan angkatlah kaki ketika duduk. Usahakan tidak berdiri dalam waktu lama.
  • Infeksi saluran kemih, gangguan kesulitan menahan buang air kecil (inkontinesia urin), dan peradangan pada kandung kemih (sistitis).
    Beristirahatlah dan konsumsi banyak cairan, ini akan membantu membersihkan bakteri.
  • Sakit perut.
    Beristirahatlah dan rileks. Makan dan minum perlahan, dan makan lebih sering dalam porsi yang lebih sedikit. Konsumsi obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol. Letakkan botol berisi air panas di perut atau punggung, atau di antara paha. Jika rasa sakit ada di perut bagian bawah Anda karena pembesaran prostat, yang terbaik adalah tidak berhubungan seks sampai Anda merasa lebih baik. Mungkin terasa tidak nyaman atau memperparah nyeri. Jika Anda sangat kesakitan, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Merasa sakit.
    Tetaplah pada makanan sederhana dan hindari makan terlalu banyak atau makanan pedas. Cobalah untuk mengonsumsi obat ini setelah makan. Minum banyak cairan. Jika Anda sakit, ambil teguk kecil, sesering mungkin untuk menghindari dehidrasi.

Perhatian Khusus

  • Sebelum memulai terapi, kanker prostat harus disingkirkan terlebih dahulu.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan cardura tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap doksazosin.
  • Pasien yang merasa pusing ketika bangun dari duduk atau berbaring yang disebabkan karena penurunan tekanan darah (hipotensi ortostatik).
  • Pasien dengan riwayat hiperplasia prostat jinak dan kongesti saluran kemih bagian atas.
  • Pasien dengan infeksi saluran kemih kronis atau batu kandung kemih.
  • Terapi tunggal pada pasien dengan gangguan mengeluarkan urin (anuria) dengan atau tanpa gangguan fungsi ginjal progresif.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

    • Penghambat fosfodiesterasi tipe 5 (PDE5) seperti sildenafil.
      Penggunaan doksazosin dan obat di atas dapat menyebabkan hipotensi simptomatik.
    • Obat antihipertensi lainnya.
      Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan peningkatan aktivitas penurunan tekanan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.

Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.

  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.

Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.

  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.

Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.

  • Sering lupa mengonsumsi obat.

Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter Anda jika mengalami:

  • Sakit dada, detak jantung yang tidak teratur atau jantung berdebar-debar, ini bisa menjadi tanda-tanda gangguan pada jantung
  • Lengan atau kaki melemah atau terjadi gangguan berbicara, ini bisa menjadi tanda stroke.
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas, ini bisa menjadi tanda-tanda gangguan pada paru-paru.
  • Perubahan warna kulit menjadi kuning atau sklera mata menguning bisa menjadi tanda gangguan pada hati.
  • Memar atau mudah berdarah bisa menjadi tanda-tanda terjadinya masalah pada darah.
  • Ereksi yang menyakitkan yang berlangsung 4 jam atau lebih.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cardura?type=brief&lang=id Diakses pada 4 Agustus 2020 MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/doxazosin?mtype=generic Diakses pada 4 Agustus 2020 Drugs. https://www.drugs.com/doxazosin.html Diakses pada 4 Agustus 2020 Medicines. https://www.medicines.org.uk/emc/product/2665/smpc Diakses pada 4 Agustus 2020 Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/doxazosin/ Diakses pada 4 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email