no-image-drug
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 5 strip @ 10 tablet (1 mg; 2 mg)
Produsen Pfizer
Cardura tablet adalah obat untuk mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi yang dapat digunakan secara tunggal maupun kombinasi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Cardura tablet mengandung zat aktif doksazosin mesilat.
  • Mengontrol tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Dapat digunakan sebagai terapi kombinasi dengan diuretik tiazid, beta bloker, antagonis kalsium atau penghambat ACE.
  • Mengatasi pembesaran kelenjar prostat jinak.


Doksazosin bekerja dengan merelaksasi otot polos di sekitar pembuluh darah yang menyebabkan terjadiny pembesaran (melebar) dan dengan demikian akan mengurangi tekanan darah. Relaksasi otot polos di prostat dan kandung kemih akan meningkatkan aliran urin dan mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan akibat pembesaran kelenjar prostat.

  • Cardura tablet 1 mg: doksazosin 1 mg.
  • Cardura tablet 2 mg: doksazosin 2 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Hiperplasia prostat jinak:

  • Dosis awal: 1 mg/hari dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 mg.
  • Dosis maksimal: 8 mg/hari. Jangka waktu titrasi yang dianjurkan: 1-2 minggu.
  • Dosis lazim: 2-4 mg/hari.


Hipertensi: 1-16 mg/hari.

  • Dosis awal: 1 mg/hari dikonsumsi selama 2 minggu. Dosis dapat ditingkatkan hingga 2 mg/hari untuk 1-2 minggu selanjutnya. Bila perlu dosis harian dapat ditingkatkan secara bertahap pada interval tertentu 4, 8, dan 16 mg.
  • Dosis lazim: 2-4 mg sebanyak 1 kali/hari.
Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Lemas, mengantuk, pusing, atau merasa seperti sekeliling berputar (vertigo).
    Hentikan aktivitas yang sedang dilakukan, kemudian duduk atau berbering hingga merasa lebih baik. Jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Jangan mengonsumsi alkohol.
    Efek samping mengantuk dapat diatasi dengan mengonsumsi obat pada malam hari. Jika masih merasa pusing setelah seminggu segera hubungi dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah dan konsumsi banyak cairan. Jangan mengonsumsi terlalu banyak alkohol. Mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada apoteker. Segera hubungi dokter jika sakit kepala semakin parah atau bertahan lebih dari beberapa hari.
  • Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki.
    Banyak beristirahat dan angkatlah kaki ketika duduk. Usahakan tidak berdiri dalam waktu lama.
  • Infeksi saluran kemih, gangguan kesulitan menahan buang air kecil (inkontinesia urin), dan peradangan pada kandung kemih (sistitis).
    Beristirahatlah dan konsumsi banyak cairan, ini akan membantu membersihkan bakteri.
  • Sakit perut.
    Beristirahatlah dan rileks. Makan dan minum perlahan, dan makan lebih sering dalam porsi yang lebih sedikit. Konsumsi obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol. Letakkan botol berisi air panas di perut atau punggung, atau di antara paha. Jika rasa sakit ada di perut bagian bawah Anda karena pembesaran prostat, yang terbaik adalah tidak berhubungan seks sampai Anda merasa lebih baik. Mungkin terasa tidak nyaman atau memperparah nyeri. Jika Anda sangat kesakitan, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Merasa sakit.
    Tetaplah pada makanan sederhana dan hindari makan terlalu banyak atau makanan pedas. Cobalah untuk mengonsumsi obat ini setelah makan. Minum banyak cairan. Jika Anda sakit, ambil teguk kecil, sesering mungkin untuk menghindari dehidrasi.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap doksazosin.
  • Pasien yang merasa pusing ketika bangun dari duduk atau berbaring yang disebabkan karena penurunan tekanan darah (hipotensi ortostatik).
  • Pasien dengan riwayat hiperplasia prostat jinak dan kongesti saluran kemih bagian atas.
  • Pasien dengan infeksi saluran kemih kronis atau batu kandung kemih.
  • Terapi tunggal pada pasien dengan gangguan mengeluarkan urin (anuria) dengan atau tanpa gangguan fungsi ginjal progresif.
  • Sebelum memulai terapi, kanker prostat harus disingkirkan terlebih dahulu.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
    • Penghambat fosfodiesterasi tipe 5 (PDE5) seperti sildenafil.
      Penggunaan doksazosin dan obat di atas dapat menyebabkan hipotensi simptomatik.
    • Obat antihipertensi lainnya.
      Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan peningkatan aktivitas penurunan tekanan.
MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cardura?type=brief&lang=idDiakses pada 4 Agustus 2020MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/doxazosin?mtype=genericDiakses pada 4 Agustus 2020Drugs. https://www.drugs.com/doxazosin.htmlDiakses pada 4 Agustus 2020Medicines. https://www.medicines.org.uk/emc/product/2665/smpcDiakses pada 4 Agustus 2020Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/doxazosin/Diakses pada 4 Agustus 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait