Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Carbinoxamine (Alias: Karbinoksamin)

Ditulis oleh Nina Hertiwi Putri
Terakhir ditinjau oleh dr. Reni Utari

Carbinoxamine dalam golongan antihistamin yang dapat mengurangi efek kimia alami histamin di tubuh. Histamin bisa menimbulkan gejala seperti bersin, gatal, mata berair, dan hidung berlendir.
Carbinoxamine umumnya digunakan untuk mengobati:

  • Pilek
  • Bersin-bersin
  • Gatal-gatal
  • Mata berair
  • Biduran
  • Ruam
  • Gejala alergi dan flu
Carbinoxamine (Karbinoksamin)
Golongan

Antihistamin dan antialergi

 

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet, suspensi, sirup

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Dosis penggunaan carbinoxamine untuk pengobatan alergi adalah sebagai berikut:

  • Orang dewasa dan anak berusia di atas 12 tahun: 6-16 mg setiap 12 jam. Dosis dapat berubah sesuai kondisi dan pertimbangan dokter.
  • Anak usia 6-11 tahun: dosis akan berbeda, tergantung dari berat badan. Umumnya dosis yang akan diberikan adalah 6-12 mg setiap 12 jam. Dosis dapat berubah sesuai kondisi dan pertimbangan dokter.
  • Anak usia 4-5 tahun: dosis akan berbeda, tergantung dari berat badan. Umumnya dosis yang akan diberikan adalah 3-8 mg

Aturan pakai Carbinoxamine dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan carbinoxamin sebelum menggunakannya. Jangan mengonsumsi obat ini lebih sedikit atau lebih banyak dari yang direkomendasikan.

Untuk meredakan flu atau batuk, obat carbinoxamine umumnya hanya digunakan dalam jangka waktu singkat hingga gejala reda.

Pada carbinoxamine sediaan sirup atau suspensi, kocok obat terlebih dahulu sebelum meminumnya. Konsumsi obat ini sesuai takaran pada sendok takar.

Jika setelah tujuh hari gejala tidak juga reda, segera hubungi dokter. Anda juga perlu segera berkonsultasi dengan dokter apabila muncul demam, sakit kepala, batuk, atau ruam setelah mengonsumsi obat ini.

Simpan obat pada suhu ruang dan jauhkan dari udara lembap, panas, dan sinar matahari langsung.

Efek Samping

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Efek samping yang berlebihan membutuhkan penanganan medis dengan segera.

Carbinoxamin dapat menyebabkan efek samping berupa:

  • Pandangan menjadi kabur
  • Tubuh menggigil atau kedinginan
  • Menjadi linglung
  • Batuk-batuk
  • Sulit buang air kecil
  • Volume urine berkurang
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Sulit menelan makanan
  • Sakit kepala
  • Detak jantung menjadi cepat
  • Muncul ruam atau bentol-bentol
  • Gatal
  • Mata, wajah, bibir, atau lidah membengkak
  • Kulit kemerahan
  • Berkeringat
  • Sesak napas
  • Tubuh terasa lelah dan lemah

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika mengalami efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Peringatan

Apabila Anda atau anak Anda akan mengonsumsi obat ini dalam jangka waktu yang lama, maka dokter akan memeriksa kondisi tubuh, pada kunjungan rutin. Hal ini dilakukan untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan.

Obat ini bisa menyebabkan pusing, mengantuk, dan berkurangnya kewaspadaanpenurunan kesadaran. Jangan konsumsi obat ini saat akan mengendarai kendaraan atau melakukan hal lain yang membutuhkan tingkat kesadaran tinggi.

Obat ini akan memperkuat efek dari alkohol dan obat depresan yang bekerja langsung di sistem saraf pusat. Contoh obat depresan yang dimaksud adalah antihistamin atau obat alergi, obat flu, obat tidur, dan obat bius.

Jangan mengonsumsi obat lain selama mengonsumsi carbinoxamin kecuali jika sudah direspkan oleh dokter. Kondisi ini juga berlaku untuk vitamin dan suplemen harian.

Jangan menggunakan carbinoxamin jika mempunyai kondisi medis di bawah ini:

  • Berusia di bawah 2 tahun
  • Sedang menyusui
  • Dikonsumsi bersamaan dengan obat MAO inhibitor (antidepresan) seperti isocarboxazid, linezolid, phenelzine, injeksi methylene blue, dan selegilene

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau menggantinya dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi carbinoxamin dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi yang meliputi:

  • Peningkatan efek obat apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat antihistamin lain, barbiturate, obat antidepresan, dan obat depresan.
  • Peningkatan efek antikolinergik apabila carbinoxamine dikonsumsi bersamaan dengan MAOI (antidepresan dosis tinggi) seperti phenelzine, tranylcypromine, dan selegiline.

Antikolinergik adalah jenis obat yang digunakan untuk mencegah pergerakan otot tubuh secara spontan.

 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/carbinoxamine/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 12 Agustus 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/carbinoxamine-oral-route/description/drg-20060977
Diakses pada 12 Agustus 2019

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/carbinoxamine.html
Diakses pada 12 Agustus 2019

Artikel Terkait:
Back to Top