Carbamazepine

20 Nov 2018| Olivia
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Carbamazepine adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati kejang

Carbamazepine digunakan untuk mencegah dan mengobati kejang.

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Bamgetol 200, Carbamazepine, Lepsitol, Tegretol

Deskripsi obat

Carbamazepine digunakan untuk mencegah dan mengobati kejang. Obat ini juga dapat digunakan untuk meredakan rasa sakit atau nyeri saraf.

Carbamazepine bekerja dengan cara mengurangi penyebaran aktivitas kejang di otak dan memulihkan secara normal aktivitas saraf.

Carbamazepine (Karbamazepin)
Golongan

Antikonvulsan/antikejang

Kategori obat

Obat Resep

Bentuk sediaan obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori D: Telah ditemukan bukti positif adanya risiko terhadap janin, namun penggunaan oleh wanita hamil dapat dipertimbangkan apabila ada manfaat dari penggunaan obat (Contoh: obat diperlukan dalam situasi mengancam jiwa atau pada penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis obat

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Epilepsi

  • Dewasa: Awalnya, 100-200 mg satu kali sehari atau tawaran, secara bertahap dapat meningkat dengan bertambahnya hingga 200 mg setiap hari setiap minggu. Perawatan: 0,8-1,2 g setiap hari dalam dosis terbagi. Maksimal: 2 g setiap hari.
  • Anak: 10-20 mg/kg sehari dalam dosis terbagi. Atau, kurang dari 1 tahun 100-200 mg setiap hari. Maksimal: 35 mg/kg per hari; 1-5 tahun 200-400 mg setiap hari. Maksimal: 35 mg/kg per hari, anak berumur lebih dari 5-10 tahun, 400-600 mg setiap hari. Maksimal: 1 g setiap hari, anak umur lebih dari 10-15 tahun 0,6-1 g setiap hari. Maksimal: 1 g setiap hari.

Efek samping obat

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun efek samping yang berlebihan harus langsung ditangani tenaga medis.

Obat Carbamazepine dapat menyebabkan efek samping seperti pusing, mual, muntah, mulut kering, sembelit, dan mengantuk. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Beritahu dokter Anda jika terjadi efek samping yang serius seperti:

  • Masalah hati
  • Nyeri sendi
  • Kejang
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mata menguning
  • Sakit kepala yang tidak hilang

Ada beberapa efek samping lain yang belum tercatat. Jika Anda mengalami efek lain, tanyakan kepada tenaga medis.

Perhatian Khusus

Berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu, atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Penyakit ginjal
  • Penyakit liver
  • Penyakit jantung
  • Glaucoma
  • Gangguan darah

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Riwayat depresi sumsum tulang
  • Sedang mengonsumsi

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika Anda mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakannya bersamaan obat lain, harap berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter akan mengganti dosisnya jika memang harus digunakan secara bersamaan dengan obat lain.

Mengonsumsi Carbamazepine dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Berkurangnya kadar plasma obat-obatan seperti tacrolimus, temsirolimus, dan lapatinib
  • Peningkatan risiko efek samping neurotoksik, jika dikonsumsi dengan lithium
  • Penurunan efek kontrasepsi hormonal
  • Berkurangnya efektivitas aripiprazole

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/carbamazepine-oral-route/before-using/drg-20062739
Diakses pada 24 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/carbamazepine
Diakses pada 24 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1493-5/carbamazepine-oral/carbamazepine-oral/details
Diakses pada 24 Oktober 2018

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Tak Perlu Masukkan Objek ke Mulut, Ini 13 Cara Mengatasi Kejang yang Tepat

Ada banyak mitos atau tradisi yang dilakukan ketika menolong seseorang yang mengalami kejang. Padahal, belum tentu semuanya benar. Membekali diri dengan pengetahuan tentang cara mengatasi kejang sangat penting, seperti jangan memasukkan apapun ke dalam mulut pasien.
30 Jul 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Tak Perlu Masukkan Objek ke Mulut, Ini 13 Cara Mengatasi Kejang yang Tepat

Daftar Buah untuk Penderita Epilepsi yang Direkomendasikan

Ada beberapa jenis buah untuk penderita epilepsi. Buah-buahan tersebut dianjurkan karena mengandung nutrisi yang dianggap dapat membantu mengobati kondisi epilepsi
20 Oct 2020|Nenti Resna
Baca selengkapnya
Daftar Buah untuk Penderita Epilepsi yang Direkomendasikan

Anak Mengalami Kejang Otot pada Rahang? Waspadai Ciri-ciri Tetanus!

Bayi yang terinfeksi akan menunjukkan ciri-ciri tetanus dalam hitungan hari atau bulan. Beberapa ciri tetanus, antara lain kejang otot di rahang dan sulit mengunyah.
04 Jul 2019|Arif Putra
Baca selengkapnya
Anak Mengalami Kejang Otot pada Rahang? Waspadai Ciri-ciri Tetanus!