Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 226.000/box per Mei 2020
Kemasan 1 box isi 2 strip @ 10 kapsul (30 mg)
Produsen Caprifarmindo

Caprazol kapsul digunakan untuk mengobati luka pada dinding usus dan lambung serta peradangan pada kerongkongan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Caprazol mengandung lansoprazole.

Mengobati:

  • Luka pada dinding usus (tukak duodenum).
  • Peradangan pada mukosa esofagus atau kerongkongan (refluks esofagitis).
  • Luka pada dinding lambung yang ringan (tukak lambung).

Lansoprazole 30 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan lanjut usia:
    • Dosis yang dianjurkan: 30 mg sebanyak 1 kali/hari.
      • Lama terapi:
        • Tukak duodenum dan refluks esofagitis: 4 minggu.
        • Tukak lambung ringan: 8 minggu.

  • Pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal:
    • Dosis maksimal: 30 mg/hari.

Sebaiknya dikonsumsi pada saat perut kosong, sebelum makan atau 1 jam sesudah makan.

  • Diare.
  • Sakit kepala.
  • Mual.
  • Alergi kulit.
  • Nyeri perut.
  • Frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya (konstipasi).
  • Kembung.
  • Muntah.

Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini.

  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien dengan kemungkinan adanya keganasan harus disingkirkan jika ada dugaan luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Penginduksi lemah CYP 450.
  • Kontrasepsi oral.
  • Fenitoin.
  • Teofilin.
  • Antasida.
  • Sukralfat.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/caprazol/caprazol?type=brief&lang=id
Diakses pada 11 Mei 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait