Candistin Drops Rasa Strawberry 12 ml digunakan untuk pengobatan infeksi akibat jamur candida (kandidiasis) pada rongga mulut.
Candistin Drops Rasa Strawberry 12 ml digunakan untuk pengobatan infeksi akibat jamur candida (kandidiasis) pada rongga mulut.
Candistin Drops Rasa Strawberry 12 ml digunakan untuk pengobatan infeksi akibat jamur candida (kandidiasis) pada rongga mulut.
Candistin Drops Rasa Strawberry 12 ml digunakan untuk pengobatan infeksi akibat jamur candida (kandidiasis) pada rongga mulut.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 50.688/botol (12 ml) per Februari 2020
Kemasan 1 box isi 1 botol @ 12 ml
Produsen Pharos

Candistin Drops Rasa Strawberry digunakan untuk pengobatan infeksi akibat jamur candida (kandidiasis) pada rongga mulut. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Candistin Drops mengandung zat aktif nystatin.

Mengobati infeksi akibat jamur candida (kandidiasis) pada rongga mulut.

Tiap 1 ml: nystatin 100.000 IU.

  • Bayi: 1-2 ml sebanyak 4 kali/hari.
  • Bayi prematur dan bayi dengan berat badan kurang: 1 ml sebanyak 4 kali/hari.
  • Anak dan dewasa: 1-6 ml sebanyak 4 kali/hari diteteskan ke dalam mulut dan ditahan untuk beberapa waktu sebeum ditelan.
  • Pemberian pada bayi dan anak-anak: 1/2 dosis diteteskan pada masing-masing sisi mulut.

Pengobatan sebaiknya dilanjutkan hingga 48 jam setelah gejala-gejala menghilang dan kultur normal kembali. Bila keluhan dan gejala memburuk atau menetap hingga 14 hati setelah pengobatan, penderita harus di re-evaluasi dan dipertimbangkan untuk diberikan pengobatan alternatif.

Digunakan sesuai petunjuk penggunaan.

  • Diare.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Gangguan gastrointestinal.
  • Ruam, termasuk gatal-gatal (urtikaria).
  • Steven Johnson Syndrome.

Pasien yang hipersensitif terhadap nystatin.

  • Dianjurkan untuk melakukan KOH smear, kultur atau metoda diagnosa lainnya untuk menegakkan diagnosa.
  • Walaupun sudah terjadi perbaikan gejala pada awal pengobatan, pengobatan harus tetap diteruskan sesuai dosis yang dianjurkan.
  • Jangan digunakan untuk pengobatan mikosis sistemik.
  • Hentikan pengobatan bila terjadi iritasi atau sensitisasi.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Sesuai kemasan per Februari 2020

Artikel Terkait