Candesartan

02 Mar 2021| Olivia
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Candesartan digunakan untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi

Candesartan digunakan untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Candefion, Candesartan Cilexetil, Quatan, Canderin, Blopress Plus, Candapress, Unisia, Candotens, Canidix

Deskripsi obat

Candesartan digunakan untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Menurunkan tekanan darah tinggi dapat membantu mengurangi risiko terkena stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Selain itu, candesartan dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain untuk mengobati gagal jantung kongestif, yaitu suatu kondisi ketika jantung tidak dapat memompa cukup darah ke bagian lain dari tubuh.

Obat ini tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak-anak di bawah 1 tahun karena dapat meningkatkan risiko efek samping.

Candesartan (Kandesartan)
GolonganKelas terapi : Antihipertensi. Klasifikasi Obat : Antagonis reseptor angiotensin II.
Kategori obatObat resep
Bentuk sediaan obatTablet
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusuiKategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Setiap penggunaan obat berpotensi menimbulkan efek samping. Jika efek samping memburuk, segera cari bantuan tenaga medis. Efek samping yang mungkin timbul dari pemakaian candesartan, antara lain:

  • Mual
    Minumlah obat ini dengan makanan atau setelah makan. Hindari makan terlalu banyak atau makanan pedas.
  • Pusing
    Apabila kandesartan membuat Anda merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai merasa lebih baik. Jangan mengemudi kendaraan atau menggunakan mesin jika merasa pusing.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan minumlah banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi candesartan. Bicaralah dengan dokter jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin parah.
  • Nyeri sendi atau nyeri otot
    Jika mengalami nyeri otot yang tidak biasa, kelemahan, atau kelelahan yang bukan karena olahraga atau kerja keras, konsultasikan dengan dokter Anda. Anda mungkin memerlukan tes darah untuk mengetahui penyebabnya.
  • Muntah atau diare
    Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi. Jika merasa sakit, cobalah minum sedikit demi sedikit. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
    Jika Anda mengalami muntah atau diare parah karena sakit perut, beri tahu dokter Anda. Anda mungkin perlu berhenti minum candesartan sementara waktu sampai merasa lebih baik.

Perhatian Khusus

Infokan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan candesartan pada kondisi:

  • Riwayat pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema)
  • Diet rendah garam
  • Hipertensi dengan gangguan ginjal disarankan melakukan pemantauan kadar kalium dan kadar kreatinin dalam serum secara berkala
  • Penyempitan salah satu atau lebih arteri yang mengangkut darah menuju ginjal (stenosis arteri renalis)
  • Pengurangan volume intravaskular (intravascular volume depletion)
  • Transplantasi ginjal
  • Penyakit hati parah atau masalah kandung empedu (obstruksi bilier)
  • Penyakit kencing manis (diabetes)
  • Penderita masalah jantung, hati, atau ginjal
  • Kondisi tubuh kelebihan kalium (hiperkalemia)

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 15-25°C.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Penurunan fungsi ginjal
  • Pasien yang baru menjalani operasi
  • Kehamilan
  • Riwayat alergi terhadap candesartan
  • Gangguan hati berat dengan atau tanpa komplikasi akut diabetes melitus yang disebabkan kadar glukosa pada darah sangat tinggi (ketoasidosis)
  • Pada pasien diabetes, jangan mengonsumsi obat ini dengan obat aliskiren.

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Kulit atau bagian putih mata menguning. Gejala ini bisa menjadi tanda masalah hati.
  • Kulit pucat, merasa lelah, pingsan atau pusing, dan bintik-bintik ungu
  • Sakit tenggorokan dan demam
  • Kelemahan, detak jantung tidak teratur, kesemutan, dan kram otot. Gejala ini bisa menjadi tanda perubahan kadar natrium dan kalium dalam darah.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya

Candesartan dapat mengalami interaksi dengan obat:

  • Obat peluruh urine (diuretik)
    Penggunaan candesartan dengan obat di atas dapat meningkatkan risiko kadar kalium tinggi dalam darah (hiperkalemia).
  • NSAID, seperti ibuprofen dan asam mefenamat
    Obat di atas dapat mengurangi efek antihipertensi dan meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal.
  • Lithium
    Kandesartan dapat meningkatkan kadar lithium, sehingga dapat menyebabkan toksisitas atau keracunan.
  • Aliskiren
    Penggunaan bersama aliskiren pada pasien diabetes dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal, menurunkan tekanan darah (hipotensi), dan meningkatkan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia).

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/candesartan?mtype=generic
Diakses pada 4 Februari 2021

Health Navigator. https://www.healthnavigator.org.nz/medicines/c/candesartan/
Diakses pada 4 Februari 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/candesartan-oral-tablet#about
Diakses pada 4 Februari 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/candesartan/
Diakses pada 4 Februari 2021

medicinenet. https://www.medicinenet.com/candesartan/article.htm
Diakses pada 4 Februari 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8183/candesartan-oral/details
Diakses pada 4 Februari 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601033.html
Diakses pada 4 Februari 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8183/candesartan-oral/details/list-contraindications
Diakses pada 4 Februari 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email