Caltron Kaplet

25 Nov 2020
Caltron kaplet adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada tubuh.

Deskripsi obat

Caltron kaplet adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan membantu perkembangan tulang dan gigi. Suplemen ini ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Caltron kaplet mengandung zat aktif kalsium karbonat setara dengan kalsium, vitamin D3, magnesium, zink, tembaga, mangan, dan boron.
Caltron Kaplet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaKalsium karbonat setara dengan kalsium, vitamin D3, magnesium, zink, tembaga, mangan, dan boron.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 box isi 5 strip @ 10 kaplet
ProdusenPyridam Farma

Informasi zat aktif

Kalsium karbonat adalah mineral yang ditemukan secara alami dalam makanan. Kalsium diperlukan untuk banyak fungsi normal tubuh, terutama pembentukan dan pemeliharaan tulang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kalsium karbonat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari saluran pencernaan, terutama di duodenum.
  • Distribusi: Terutama di tulang dan gigi. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 40%, untuk albumin.
  • Metabolisme: Dikonversi menjadi Ca klorida oleh asam lambung.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses (75% sebagai Ca yang tidak terserap); melalui urin (22%).

Kalsitriol atau vitamin D3 atau cholecalciferol yang diaktifkan bekerja dengan meningkatkan penyerapan kalsium dari usus dengan membentuk protein pengikat kalsium.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin D3 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan mudah setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Tersebar luas dan terikat protein.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati dan ginjal, dengan waktu paruh 3 hingga 8 jam. Tidak diperlukan langkah aktivasi.
  • Ekskresi: Dikeluarkan terutama dalam feses.

Zink adalah kofaktor dari berbagai enzim yang terlibat dalam pembelahan dan pertumbuhan sel, penghilangan radikal bebas berbahaya, dan perkembangan normal serta pemeliharaan sistem kekebalan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zink diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Tidak terserap secara sempurna di saluran pencernaan. Penyerapan berkurang dengan fitat. Ketersediaan hayati: Sekitar 20-30%.
  • Distribusi: Tersebar luas ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tertinggi di otot, tulang, kulit, mata, dan cairan prostat. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 55% terikat pada albumin; 40% terikat pada alfa-1-globulin.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses. Jumlah kecil melalui urine dan keringat.

Magnesium penting sebagai kofaktor dalam banyak reaksi enzimatis dalam tubuh yang melibatkan sintesis protein dan metabolisme karbohidrat (setidaknya 300 reaksi enzimatis membutuhkan magnesium). Tindakan lipoprotein lipase telah terbukti penting dalam mengurangi kolesterol serum dan natrium / kalium ATPase dalam mempromosikan polarisasi (misalnya, fungsi neuromuskuler).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, magnesium diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Berbanding terbalik dengan jumlah yang dicerna; 40% hingga 60% dalam kondisi diet terkontrol; 15% sampai 36% pada dosis yang lebih tinggi.
  • Distribusi: Tulang (50% hingga 60%); cairan ekstraseluler (1% sampai 2%).
  • Ekskresi: Urine (sebagai magnesium); kotoran (sebagai obat yang tidak terserap).

Mangan adalah aktivator enzim seperti polisakarida polimerase, arginase hati, kolinesterase, dan karboksilase piruvat. Ini juga bisa menjadi kofaktor dalam metabolisme lipid, protein, dan karbohidrat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, mangan diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: 3 hingga 50%.
  • Ekskresi: Terutama melalui empedu, tetapi dapat dieliminasi dalam pankreas atau dikembalikan ke lumen duodenum, jejunum, atau ileum jika terjadi obstruksi bilier. Ekskresi urine dapat diabaikan.

Tembaga adalah element penting yang penting dan memiliki banyak fungsi. Mungkin juga berperan dalam pergantian zat besi, metabolisme asam askorbat, metabolisme fosfolipid, pembentukan mielin, homeostasis glukosa, dan pertahanan kekebalan seluler.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, tembaga diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Terutama diserap di usus kecil.
  • Ekskresi: 80% dihilangkan melalui empedu. Sedikit ekskresi oleh ginjal.

Indikasi (manfaat) obat

  • Pencegahan dan pengobatan gangugan metabolisme atau kekurangan kalsium sepereti kelainan pertumbuhan tulang (rakitis), kelainan tulang menjadi lunak (osteomalasia) karena gangguan penyerapan nutrisi (malabsorpsi), dan kerapuhan tulang (osteoporosis).
  • Memenuhi kekurangan vitamin D3 selama kehamilan dan menyusui.
  • Membantu perkembangan tulang dan gigi yang sehat.

Kalsium adalah mineral yang ditemukan secara alami dalam makanan. Kalsium diperlukan untuk banyak fungsi normal tubuh, terutama pembentukan dan pemeliharaan tulang. Kalsium karbonat adalah suplemen makanan yang digunakan ketika jumlah kalsium yang dikonsumsi tidak cukup. Kalsium dibutuhkan tubuh untuk kesehatan tulang, otot, sistem saraf, dan jantung. Vitamin D memiliki banyak tugas penting dalam tubuh Anda sehingga membuat tulang Anda kuat dengan membantu tubuh Anda menyerap kalsium, fosfor, mineral utama untuk kesehatan tulang.
Magnesium berfungsi menstabilkan pembentukan tulang. Jika tidak ada magnesium yang menstabilkan selama sintesis tulang, dapat menyebabkan menurunkan kepadatan tulang.
Zink adalah mineral penting yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang normal dan homeostasis tulang. Lebih lanjut, zink mampu meningkatkan regenerasi tulang.
Tembaga adalah mineral penting yang memiliki peran penting dalam pemeliharaan kesehatan tulang.
Mangan penting untuk kesehatan tulang, termasuk perkembangan dan pemeliharaan tulang. Ketika dikombinasikan dengan kalsium, zink dan tembaga, mangan mendukung kepadatan mineral tulang.
Boron adalah mineral yang ditemukan dalam makanan dan lingkungan. Boron digunakan untuk membangun tulang yang kuat, mengobati radang sendi (osteoartritis), sebagai bantuan untuk membangun otot dan meningkatkan kadar testosteron, dan untuk meningkatkan keterampilan berpikir dan koordinasi otot.

Komposisi obat

  • Kalsium karbonat (setara dengan kalsium  600 mg) 1500 mg.
  • Vitamin D3 200 IU.
  • Magnesium 40 mg.
  • Zink 7,5 mg.
  • Tembaga 1 mg.
  • Mangan 1,8 mg.
  • Boron 250 mcg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 1-2 kaplet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau sesuai petunjuk dokter.

Efek samping obat

  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering dapat membantu. Letakkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda juga dapat membantu.
  • Muntah.
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi yang ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Mulut kering.
    Cobalah untuk mengonsumsi permen karet bebas gula atau permen bebas gula.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Jika Anda mengalami gejala dehidrasi seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat segera hubungi dokter Anda. Hindari mengonsumsi obat lain untuk menghentikan diare tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter terlebih dahulu.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Bersendawa.
  • Peningkatan buang air kecil.
  • Kehilangan selera makan.
  • Rasa logam pada mulut.
  • Perut kembung.

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C serta terlindung dari cahaya.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan kadar kalium yang berlebihan (hiperkalsiuria) ringan.
  • Pasien gagal ginjal ringan.
  • Pasien penderita batu kandung kemih.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kalsium karbonat.
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak menggangu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.

Vitamin D3, magnesium, zink.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan caltron tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Tembaga.
Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Boron.
Kategori N: Keamanan penggunaan caltron tablet pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan kadar kalsium yang berlebihan (hiperkalsemia).
  • Pasien dengan kadar kalium yang berlebihan (hiperkalsiuria) berat.
  • Pasien gagal ginjal berat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Tetrasiklin dan fluorida.
    Penggunaan bersama caltron kaplet dapat mengurangi absorpsi dari tetrasiklin dan fluorida.
  • Amfetamin.
    Menggunakan obat-obatan ini bersama-sama dapat meningkatkan penyerapan amfetamin dan dapat meningkatkan efeknya. Hal ini dapat menyebabkan kegelisahan, tremor, pernapasan cepat, kebingungan, panik, mual, muntah, diare, detak jantung tidak teratur, dan kejang.
  • Aspirin.
    Menggunakan kalsium karbonat bersama dengan aspirin dapat menurunkan efek aspirin.
  • Levotiroksin.
    Menggunakan kalsium karbonat bersama dengan levotiroksin dapat menurunkan efek levotiroksin. Anda harus memisahkan pemberian levotiroksin dan kalsium karbonat paling sedikit 4 jam.
  • Antibiotik kuinolon seperti siprofloksasin, enoksasin, norfloksasin, sparfloksasin, trovafloksasin, dan grepafloksasin.
    Zink dapat menurunkan jumlah antibiotik yang diserap tubuh. Mengonsumsi zink bersama dengan beberapa antibiotik dapat menurunkan keefektifan beberapa antibiotik. Untuk menghindari interaksi ini, minumlah suplemen zink setidaknya 1 jam setelah antibiotik.
  • Antibiotik tetrasiklin seperti demeklosikin, minosikllin, tetrasiklin.
    Zink bisa berinteraksi pada tetrasiklin di perut sehingga mengurangi jumlah tetrasiklin yang dapat diserap. Mengonsumsi zink dengan tetrasiklin dapat menurunkan efektivitas tetrasiklin. Untuk menghindari interaksi ini, minumlah zink 2 jam sebelum atau 4 jam setelah minum tetrasiklin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami nyeri dada, sesak napas, gangguan pertumbuhan, dan terjadi gejala overdosis vitamin D yang ditandai dengan kelemahan, rasa logam di mulut Anda, penurunan berat badan, nyeri otot atau tulang, sembelit, mual, dan muntah.

Pyridam Farma. https://pyfa.co.id/product/caltron-kaplet-50/
Diakses pada 21 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/calcium-carbonate.html
Diakses pada 21 Oktober 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601032.html#side-effects
Diakses pada 21 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-579-2123/calcium-carbonate-oral/calcium-carbonate-antacid-oral/details
Diakses pada 21 Oktober 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/manganese-benefits#
Diakses pada 21 Oktober 2020

American Bone Health. https://americanbonehealth.org/nutrition/minerals-for-bone-health/
Diakses pada 21 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-894/boron
Diakses pada 21 Oktober 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/c003.html
Diakses pada 21 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email