Calorex Sirup 60 ml

26 Jun 2020| Dina Rahmawati
no-image-drug

Deskripsi obat

Calorex sirup adalah obat untuk meringankan gejala influenza. Obat ini merupakan obat bebas terbatas. Calorex mengandung zat aktif parasetamol yang bekerja untuk menurunkan demam (antipiretik), klorfeniramin maleat yang mampu meringankan alergi (antihistamin), fenilpropanolamin yang bekerja dengan cara penyempitkan pembuluh darah untuk meringankan pembengkakan pada hidung, dan guaifenesin yang bekerja dengan mengencerkan dahak.

Calorex Sirup 60 ml
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
HETRp 12.500/botol per April 2020
Kemasan1 box isi 1 botol @ 60 ml
ProdusenKonimex

Indikasi (manfaat) obat

Meringankan gejala influenza seperti:

  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Hidung tersumbat.
  • Bersin yang disertai batuk.

Komposisi obat

Tiap 5 ml:

  • Parasetamol 120 mg.
  • Klorfeniramin maleat 1 mg.
  • Fenilpropanolamin HCl 3,5 mg.
  • Guaifenesin 15 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Anak-anak:

  • 6-12 tahun: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 3 kali/hari.
  • 12 tahun ke atas: 3-4 sendok takar 5 ml (15-20 ml) sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Mual.
  • Muntah.
  • Nyeri pada perut.
  • Nyeri otot.
  • Kelelahan.
  • Nyeri sendi.
  • Penurunan detak jantung.
  • Diare.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Mengantuk.
  • Pada penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Sakit kepala.
  • Kondisi yang membuat penderitanya mengalami pusing, sampai merasa dirinya atau sekelilingnya berputar (vertigo).
  • Gangguan irama jantung (aritmia).
  • Mulut kering.
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
  • Kesulitan mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Urin berawarna gelap.

Perhatian Khusus

  • Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, dan demam.
  • Pasien penderita penyakit asma.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien penderita penyakit stroke.
  • Pasien penderita penyakit ginjal atau hati.
  • Pasien penderita peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien yang mengalami pembesaran kelenjar prostat.
  • Pasien yang mengalami peningkatan kadar hormon tiroid (hipertiroid).
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita gangguan jantung.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati berat.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/calorex/calorex?type=brief&lang=id
Diakses pada 21 April 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email