Calbon Kaplet

no-image-drug

Deskripsi obat

Calbon kaplet digunakan untuk mencegah dan mengurangi risiko pengeroposan tulang (osteoporosis) pada pria dan wanita. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dijual secara bebas. Calbon kaplet mengandung kalsium, vitamin B3, isoflavon, zink, magnesium, mangan dan vitamin C.

Calbon Kaplet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
HETRp 165.000/botol per Mei 2020
Kemasan1 box isi 1 botol @ 30 kaplet
ProdusenGlobal Health Pharmaceutical

Indikasi (manfaat) obat

  • Mencegah dan mengurangi risiko pengeroposan tulang (osteoporosis) pada pria dan wanita.
  • Meredakan gejala-gejala pra menopause dan menopause.

Komposisi obat

  • Kalsium sitrat 300 mg.
  • Vitamin D3 50 IU.
  • Isoflavon 50 mg.
  • Zink 5 mg.
  • Magnesium 15 mg.
  • Mangan 2 mg.
  • Vitamin C 25 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kaplet sebanyak 2 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan.

Efek samping obat

  • Dapat meningkatkan kadar kalsium dalam darah (hiperkalsemia) yang ditandai dengan gejala lemah, binggung, kelelahan, sakit kepala, muntah, kesulitan buang air besar, dan sakit pada perut.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Perut kembung.

Perhatian Khusus

  • Tidak melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Penggunaan bersama obat lain.
  • Pasien yang sedang menjalani diet vegan.
  • Pada penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar kalsium yang tinggi dalam darah atau urin.
  • Pasien yang menjalani diet tinggi protein atau tinggi natrium.
  • Pasien yang memiliki gangguan dalam penyerapan kalsium, misalnya penyakit Crohn atau penyakit radang usus.
  • Batasi dalam mengonsumsi asupan makanan yang kaya akan oksalat, seperti kedelai, sayuran berdaun hijau, dan protein hewani.
  • Pasien yang sedang terapi mengonsumsi kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang memiliki kadar kalsium di dalam urin lebih tinggi (hiperkalsiuria).
  • Pasien penderita batu ginjal.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien yang memiliki kadar fosfat yang tinggi dalam tubuh (hiperfosfatemia).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Tetrasiklin.
  • Kuinolon.
  • Bifosfonat.
  • Kalsipotrien.
  • Nifedipin.
  • Verapamil.
  • Diltiazem.
  • Isradipin.
  • Felodipin.
  • Amlodipin.
  • Klortiazid.
  • Hidroklortiazid.
  • Indapamid.
  • Metolazon.
  • Klortalidon.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/calbon/calbon?type=brief&lang=id
Diakses pada 11 Mei 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email