Busulfan (Alias: Busulfan)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 24 Jan 2019
Busulfan tergolong obat agen alkilasi untuk pasien transplantasi sel induk penyakit leukimia myelogenous kronis.
Busulfan digunakan untuk pasien transplantasi sel induk penyakit leukimia myelogenous kronis.

Merk dagang yang beredar:

Busulfex, Myleran, Busulfan

Busulfan bermanfaat untuk mengobati pasien yang menjalani transplantasi sel induk untuk leukemia myelogenous kronis.

Busulfan termasuk obat golongan agen alkilasi. Obat ini dapat mengganggu fungsi sumsum tulang belakang. Efek lain mungkin akan terjadi tetapi tidak serius. Oleh karena itu, harap berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Busulfan (Busulfan)
Golongan

Kemoterapi sitotoksik

Kategori Obat

Obat Resep

Bentuk Obat

Suntikan dan oral

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori D: Telah ditemukan bukti positif adanya risiko terhadap janin, namun penggunaan oleh wanita hamil dapat dipertimbangkan apabila ada manfaat dari penggunaan obat (Contoh: obat diperlukan dalam situasi mengancam jiwa atau pada penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Suntik
Untuk transplantasi sumsum tulang

  • Dewasa: 0,8 mg/kg tubuh ideal diberikan dalam 6 jam selama 4 hari dimulai sejak 7 hari sebelum transplantasi; siklofosfamid diberikan selama 2 hari dimulai setidaknya 24 jam setelah dosis akhir busulfan. Dosis harus diberikan lebih dari 2 jam melalui kateter vena sentral menggunakan pompa infus.
  • Anak umur 0-17 tahun:
    • berat badan dibawah 9 kg: 1 mg/kg,
    • berat badan 9-16 kg: 1,2 mg/kg; 16-23 kg: 1,1 mg/kg
    • berat badan 23-34 kg: 0,95 mg/kg
    • berat badan lebih dari 34 kg: 0,8 mg/kg. Semua dosis diberikan 6 jam selama 4 hari dilanjutkan oleh siklofosfamid atau melfalan, dimulai setidaknya 24 jam setelah dosis akhir busulfan.

Oral
Untuk transplantasi sumsum tulang

  • Dewasa: 1 mg/kg 6 jam selama 4 hari, mulai 7 hari sebelum transplantasi, siklofosfamid diberikan selama 2 hari, mulai 24 jam setelah dosis akhir busulfan.
  • Anak: dibawah umur 18 tahun Hingga 37,5 mg/m 2 6 jam selama 4 hari, mulai 7 hari sebelum transplantasi, siklofosfamid diberikan selama 2 hari, mulai 24 jam setelah dosis akhir busulfan.

Polycythemia vera

  • Dewasa: 4-6 mg setiap hari dilanjutkan untuk pemantauan 4-6 minggu/darah, terutama trombosit. lebih dari itu dapat diberikan jika kambuh terjadi; alternatifnya, terapi pemeliharaan kira-kira setengah dosis induksi dapat diberikan.

Leukemia myeloid kronik

  • Dewasa: Induksi remisi: Awalnya, 0,06 mg/kg setiap hari. Maks: 4 mg setiap hari.
  • Anak: dosis sama seperti orang dewasa.

Trombositemia esensial

  • Dewasa: 2-4 mg setiap hari.

Aturan pakai Busulfan dengan benar

Busulfan langsung diberikan oleh dokter atau perawat dirumah sakit. Obat ini diberikan melalui jarum yang disuntikkan ke dalam pembuluh darah selama 2 jam. Dokter juga akan memberikan obat lain untuk mencegah terjadinya kejang dan mual atau muntah.

Efek Samping

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, efek samping yang berlebihan harus langsung ditangani tenaga medis.

Obat busulfan dapat menyebabkan efek samping seperti mual, muntah, kehilangan nafsu makan, sembelit, pusing, sakit lambung, sakit kepala, dan sulit tidur. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping yang serius seperti:

Ada beberapa efek samping lain yang belum tercatat. Jika Anda mengalami efek lain seperti di atas, tanyakan kepada profesional perawatan kesehatan Anda.

Peringatan

Sebelum menggunakan busulfan, berkonsultasilah ke dokter jika memiliki alergi atau masalah lain. Sebab, obat ini mengandung bahan tidak aktif yang dapat membuat reaksi alergi.

Berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu, atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Gangguan sumsum tulang belakang
  • Anemia
  • Gangguan otak

Beritahu dokter jika Anda sedang mengandung atau merencanakan kehamilan. Obat ini tidak boleh digunakan saat hamil, karena dapat membahayakan sang bayi yang belum lahir. Jika Anda hamil, katakan pada dokter Anda tentang resiko dan manfaat dari obat ini.

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Pasien yang menderita leukemia mielositik kronis.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakannya bersamaan obat lain, harap berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter akan menggantinya jika memang harus digunakan secara bersamaan obat lain.

Mengonsumsi Busulfan dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Menurunnya respons terhadap vaksin, kemungkinan infeksi umum dengan vaksin hidup.
  • Peningkatan dampak dan risiko toksisitas paru dari agen sitotoksik.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Penyakit
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/busulfan-intravenous-route/description/drg-20067303
Diakses pada 22 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/busulfan
Diakses pada 22 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-16957/busulfan-intravenous/details
Diakses pada 22 Oktober 2018

Back to Top