Bufacort krim 5 g untuk pengobatan peradangan kulit yang terinfeksi atau yang tampak ada infeksi sekunder seperti pioderma, impetigo furunkulosis, jerawat dan eksim.
Bufacort krim 5 g untuk pengobatan peradangan kulit yang terinfeksi atau yang tampak ada infeksi sekunder seperti pioderma, impetigo furunkulosis, jerawat dan eksim.
Bufacort krim 5 g untuk pengobatan peradangan kulit yang terinfeksi atau yang tampak ada infeksi sekunder seperti pioderma, impetigo furunkulosis, jerawat dan eksim.
Bufacort krim 5 g untuk pengobatan peradangan kulit yang terinfeksi atau yang tampak ada infeksi sekunder seperti pioderma, impetigo furunkulosis, jerawat dan eksim.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 15.798/tube (5 g) per Oktober 2019
Kemasan 1 tube @ 5 g
Produsen Bufa aneka

Bufacort adalah obat oles mengandung kortikosteroid yang berfungsi untuk meredakan kulit yang mengalami peradangan. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Bufacort mengandung zat aktif neomycin sulfate dan hydrocotisone acetate.

Pengobatan peradangan kulit yang terinfeksi atau yang tampak ada infeksi sekunder seperti pioderma, impetigo furunkulosis, jerawat dan eksim.

Tiap 1 g:

  • Neomycin sulfate 5 mg
  • Hydrocotisone acetate 10 mg

Oleskan 2-3 kali/hari

Oleskan krim pada kulit yang sakit

Reaksi lokal:

  • Rasa terbakar.
  • Gatal.
  • Iritasi pada kulit.
  • Radang pada tempat tumbuhnya rambut (folikulitis).
  • Pertumbuhan rambut terlalu cepat di sekujur tubuh (hypertrichosis).
  • Berjerawat (acneform).
  • Kekurangan zat pemberi warna kulit (hipopigmentasi).
  • Munculnya papul kecil dan papulo-pustul yang berlokasi di sekitar mulut (perional dermatitis).
  • Pasien penderita tuberkulosis kulit.
  • Pasien penderita penyakit herpes simplex.
  • Pasien penderita cacar air.
  • Pasien penderita penyakit kulit lain yang disebabkan oleh jamur virus.
  • Pasien infeksi kulit sekunder tidak tampak.
  • Pasien gangguan ginjal.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

Artikel Terkait