Bufacort-N krim 5 g

25 Nov 2020| Aby Rachman
Bufacort-N krim adalah obat yang berfungsi untuk meredakan bagian kulit yang mengalami peradangan.

Deskripsi obat

Bufacort-N krim adalah obat kortikosteroid yang berfungsi untuk meredakan bagian kulit yang mengalami peradangan. Obat ini merupakan obat keras yang menggunakan resep dokter. Bufacort-N krim mengandung zat aktif neomycin sulfate dan hydrocotisone acetate. Neomycin adalah antibiotik, digunakan untuk mencegah atau mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri, tetapi tidak efektif melawan infeksi jamur atau virus. Hydrocortisone adalah kortikosteroid topikal ringan yang mengurangi peradangan pada kulit dengan menghentikan sel-sel kulit memproduksi zat peradangan seperti prostaglandin yang biasanya dilepaskan ketika kulit bereaksi terhadap iritasi atau infeksi. Prostaglandin menyebabkan pembuluh darah melebar, membuat area kulit yang terkena menjadi merah, bengkak dan gatal.
Bufacort-N krim 5 g
HETRp 15.798/tube per Oktober 2019
Kandungan utamaNeomycin sulfate dan hydrocortisone acetate.
Kelas terapiAntiinfeksi dan antiinflamasi.
Klasifikasi obatAminoglikosida.
Kemasan1 box isi 1 tube @ 5 g
ProdusenBufa aneka

Informasi zat aktif

Neomycine sulfate merupakan antibiotik yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri (bakterisidal), obat ini bekerja dengan mengikat langsung ke subunit ribosom 30S, sehingga menghambat sintesis protein bakteri. Hydrocortisone acetate menstimulasi sintesis enzim yang dibutuhkan untuk menurunkan respons inflamasi. Hydrocortisone topikal digunakan untuk mengobati kemerahan, bengkak, gatal, dan ketidaknyamanan dari berbagai kondisi kulit. Hydrocortisone berada dalam kelas obat yang disebut kortikosteroid. Obat ini bekerja dengan mengaktifkan zat alami di kulit untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan gatal.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, neomycin sulfat dan hydrocortisone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Neomycin tidak diserap melalui kulit utuh; bisa diserap dari luka, luka bakar, atau luka pada kulit. Hydrocortisone tergantung pada potensi sediaan, jumlah yang diaplikasikan, dan sifat kulit di tempat aplikasi. Ini berkisar dari sekitar 1% di area dengan stratum korneum yang tebal (seperti telapak tangan, telapak kaki, siku, dan lutut). Penyerapan meningkat di area kerusakan kulit, peradangan, atau oklusi. Beberapa absorpsi sistemik terjadi, terutama melalui mukosa mulut.
  • Distribusi: Setelah hydrocortisone diaplikasikan secara topikal, obat disebarkan ke seluruh lapisan kulit lokal. Setiap obat yang diserap ke dalam sirkulasi dikeluarkan dengan cepat dari darah dan didistribusikan ke otot, hati, kulit, usus, dan ginjal.
  • Metabolisme: Setelah pemberian topikal, hydrocortisone dimetabolisme terutama di kulit. Jumlah kecil yang diserap ke dalam sirkulasi sistemik dimetabolisme terutama di hati menjadi senyawa yang tidak aktif.
  • Ekskresi: Metabolit tidak aktif diekskresikan oleh ginjal, terutama sebagai glukuronida dan sulfat, tetapi juga sebagai produk tak terkonjugasi. Sejumlah kecil metabolit juga diekskresikan dalam feses.

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi infeksi bakteri pada kulit dan peradangan seperti:

  • Kulit kemerahan dan disertai rasa gatal (eksim).
  • Peradangan kulit yang menyebabkan kulit terasa gatal dan kemerahan (dermatitis kontak).
  • Ruam pada kulit.
  • Infeksi bakter Staphylococcus dan Streptococcus (pyoderma).
  • Infeksi kulit menular yang terjadi pada anak-anak (impetigo).
  • Infeksi kulit bernanah dan terasa nyeri (furunculosis).
  • Peradangan pada kulit karena penggunaan popok.
  • Gigitan serangga.

Neomycin sulfate merupakan antibiotik yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri (bakterisidal), obat ini bekerja dengan mengikat langsung ke subunit ribosom 30S, sehingga menghambat sintesis protein bakteri.
Hydrocoryisone acetate menstimulasi sintesis enzim yang dibutuhkan untuk menurunkan respons inflamasi. Hidrokortison topikal digunakan untuk mengobati kemerahan, bengkak, gatal, dan ketidaknyamanan dari berbagai kondisi kulit. Hidrokortison berada dalam kelas obat yang disebut kortikosteroid. Obat ini bekerja dengan mengaktifkan zat alami di kulit untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan gatal

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Oleskan 2-3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Oleskan pada bagian kulit yang sakit atau terinfeksi.

Efek samping obat

  • Reaksi alergi.
  • Pada penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan penipisan pada kulit.
  • Gatal, iritasi.
  • Kulit kering.
  • Peradangan pada tempat tumbuhnya rambut (folikulitis).
  • Kekurangan pigmen melanin (hipopigmentasi).
  • Jerawat (acne).
  • Sensasi kulit seperti rasa terbakar.
  • Peradangan pada kulit (dermatitis).
  • Biang keringat (miliaria).

Jika Anda mengalami reaksi efek samping yang sangat mengganggu atau parah segera hubungi dokter Anda.

Perhatian Khusus

  • Hindari penggunaan pada daerah sekitar mata.
  • Hindari penggunaan jangka panjang.
  • Hindari penggunaan pakaian yang ketat selama menggunakan krim ini.
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Penggunaan pada area kulit yang luas.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Neomycin sulfate
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di mana obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Hydrocortisone acetate:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan hydrocortisone acetate pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap obat golongan kortikosteroid dan neomycin.
  • Pasien penderita infeksi jamur sistemik, infeksi virus seperti herpes zoster dan herpes simpleks, serta tuberkulosis.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Informasi interaksi obat yang tersedia antara Bufacort-N krim dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia perawatan kesehatan sebelum menggunakan obat ini bersama obat lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal pemakaian obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika kulit menjadi lebih merah, muncul bercak putih, dan mengeluarkan cairan kuning.

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/h011.html
Diakses pada 13 November 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/n014.html
Diakses pada 13 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-500-780/hydrocortisone-acetate-topical/hydrocortisone-acetate-topical/details
Diakses pada 13 November 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682274.html
Diakses pada 13 November 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/hydrocortisone-skin-cream/
Diakses pada 13 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email