Bromocriptine

27 Apr 2021| Olivia
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Bromocriptine digunakan untuk mengatasi kadar hormon prolaktin yang tinggi dan penyakit Parkinson

Bromocriptine digunakan untuk mengatasi kadar hormon prolaktin yang tinggi dan penyakit Parkinson

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Cripsa, Parlodel, Mucosolvan

Deskripsi obat

Bromocriptine digunakan untuk mengatasi tingginya kadar hormon prolaktin di dalam tubuh. Kadar prolaktin yang tinggi dapat menyebabkan masalah, seperti keluarnya ASI yang tidak diinginkan, menstruasi terlewat atau berhenti, sulit hamil, penurunan produksi sperma, dan penurunan kemampuan seksual.

Obat ini juga dapat mengobati jenis tumor yang menyebabkan tingginya kadar prolaktin dan membantu mengurangi ukuran tumor. Selain itu, bromocriptine dapat mengatasi penyakit Parkinson dan akromegali, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan tangan, kaki, dan wajah tumbuh berlebihan.

Bromocriptine termasuk dalam golongan hormon sintetis. Obat ini juga dapat memengaruhi siklus menstruasi dan produksi ASI.

Bromocriptine (Bromokriptin)
GolonganKelas terapi: Obat yang mempengaruhi regulasi hormonal atau obat antiparkinsonian Klasifiaksi obat: Alkaloid ergot
Kategori obatObat resep
Bentuk sediaan obatTablet
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak usia 7 tahun ke atas
Kategori kehamilan dan menyusuiKategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah penggunaan bromocriptine adalah:

  • Mengantuk atau pusing
    Beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengemudi kendaraan dan menggunakan alat atau mesin sampai Anda merasa lebih baik.
  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering. Kompres perut menggunakan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Konstipasi (sembelit)
    Konsumsi makanan seimbang dan minum banyak air setiap hari. Pilihlah makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sereal, sayuran, dan buah segar.
  • Sakit kepala
    Jika sakit kepala parah atau berlanjut, segera bicarakan dengan dokter Anda. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk kondisi Anda.
  • Mual, muntah, dan diare
    Minum banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang. Minumlah obat ini sesudah makan.
  • Perasaan dingin atau mati rasa di jari-jari
    Letakkan tangan atau kaki Anda di bawah air hangat yang mengalir, lalu pijat dan goyangkan jari tangan dan kaki Anda. Jangan merokok atau minum minuman berkafein karena dapat membuat pembuluh darah menyempit. Hal tersebut akan semakin membatasi aliran darah ke tangan dan kaki Anda.
    Coba kenakan sarung tangan dan kaus kaki hangat. Jangan memakai jam tangan atau gelang ketat.
  • Hidung tersumbat
  • Mulut kering
  • Kehilangan nafsu makan

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan bromocriptine pada kondisi:

  • Riwayat mengonsumsi alkohol
  • Gangguan kepribadian
  • Gangguan hati dan ginjal ringan hingga sedang
  • Anak-anak
  • Lanjut usia
  • Kehamilan pada trimester kedua
  • Menyusui

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hindari penggunaan bromocriptine pada pasien dengan kondisi medis, seperti:

  • Alergi terhadap alkaloid ergot
  • Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
  • Tekanan darah tinggi pada masa kehamilan
  • Peningkatan tekanan darah tinggi pasca-persalinan dan pada masa nifas
  • Penyakit pembuluh darah arteri koroner
  • Penyakit jantung yang parah
  • Gejala atau riwayat gangguan kejiwaan
  • Menyusui

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika mengalami efek samping serius, seperti:

  • Masalah penglihatan
  • Pilek terus-menerus
  • Nyeri dada, nyeri saat bernapas, detak jantung cepat, napas cepat, dan sesak napas terutama saat berbaring
  • Sakit punggung, bengkak di pergelangan kaki atau kaki, serta buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali
  • Kebingungan, halusinasi, dan perasaan seperti akan pingsan
  • Kadar gula darah rendah yang ditandai sakit kepala, lapar, lemas, berkeringat, gemetar, mudah tersinggung, dan kesulitan berkonsentrasi
  • Gerakan otot yang tidak dapat dikendalikan dan kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • Feses berdarah, batuk darah, atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Tekanan darah tinggi yang ditandai sakit kepala parah, penglihatan kabur, telinga berdengung, gelisah, kebingungan, nyeri dada, sesak napas, detak jantung tidak merata, dan kejang

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi bila beberapa obat dikonsumsi bersamaan. Jika ingin mengonsumsi obat bersamaan, konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu. Bila perlu, dokter akan mengubah dosis obat atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Menggunakan bromocriptine dengan obat-obatan lain bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Almotriptan, dihydroergotamine, eletriptan, ergonovine, ergotamine, frovatriptan, methylergonovine, rizatriptan, sumatriptan, dan zolmitriptan
    Penggunaan obat-obatan ini dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah berlebihan di tubuh.
  • Amisulpride
    Penggunaan amisulpride bersama bromocriptine dapat mengurangi keefektifan kedua obat karena aktivitas berlawanan di sistem saraf pusat.
  • Lorcaserin
    Penggunaan bersama obat ini dapat meningkatkan risiko kerusakan pada katup jantung.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/bromocriptine?mtype=generic
Diakses pada 12 Maret 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682079.html
Diakses pada 12 Maret 2021

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/bromocriptine-index.html
Diakses pada 12 Maret 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/bromocriptine-oral-tablet#side-effects
Diakses pada 12 Maret 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5565-7/bromocriptine-oral/bromocriptine-oral/details
Diakses pada 12 Maret 2021

Patient. https://patient.info/medicine/bromocriptine-parlodel
Diakses pada 12 Maret 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email