Broadamox suspensi kering 60 ml antibiotik penisilin yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri pada saluran pernafasan, kulit dan saluran kemih.
Broadamox suspensi kering 60 ml antibiotik penisilin yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri pada saluran pernafasan, kulit dan saluran kemih.
Broadamox suspensi kering 60 ml antibiotik penisilin yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri pada saluran pernafasan, kulit dan saluran kemih.
Broadamox suspensi kering 60 ml antibiotik penisilin yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri pada saluran pernafasan, kulit dan saluran kemih.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 120.625/botol (60 ml) per November 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Sampharindo Perdana.

Broadamox adalah antibiotik penisilin yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri pada saluran pernafasan, kulit dan saluran kemih. Obat ini merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Broadamox mengandung amoxicilin.

Infeksi yang disebabkan oleh jaringan strain-strain bakteri yang peka:

  • Infeksi kulit dan jaringan: Stafilokokus bukan penghasil penisilinase, Streptokokus, E. coli.
  • Infeksi saluran pernapasan: H. influenzae, Stretokokus, Streptopnemoniae, stafilokokus bukan asli penisilinase, E. coli.
  • Infeksi saluran genitourinari: E.coli. P. mirabis, dan Strep. Faecalis.
  • Gonore: N. gonorrhoae bukan penghasil penisilinase.

Tiap 5 ml: Amoxicillin 125 mg,

  • Dewasa dan anak-anak dengan berat 20 kg ke atas: 250-500 mg/8 jam.
  • Anak-anak dengan berat badan 20 kg ke bawah: 20-40 mg/kg BB/hari dosis terbagi dalam 8 jam.
  • Gonokokus uretritis: 3 g/hari dosis tunggal.

Tambahkan 51 ml air matang ke dalam botol, lalu kocol hingga teraduk rata.

  • Reaksi kepekaan: Erythematous maculopapular rashes, biduran, penyakit serum.
  • Reaksi kepekaan yang serius dan fatal: Anaphylaxis terutama pada penderita yang hipersensitif terhadap obat penisilin.
  • Gangguan saluran pencernaan: Mual, muntah, diare.
  • Reaksi-reaksi hemotologikal.

Pasien hipersensitif terhadap obat ini.

  • Pasien penderita kanker sistem limfatik (leukemia limphatik).
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien penderita gagal fungsi ginjal.

Sesuai kemasan per November 2019.

Artikel Terkait