Brilinta adalah obat untuk menurunkan risiko serangan jantung, stroke dan kematian
Brilinta adalah obat untuk menurunkan risiko serangan jantung, stroke dan kematian
Brilinta adalah obat untuk menurunkan risiko serangan jantung, stroke dan kematian
Brilinta adalah obat untuk menurunkan risiko serangan jantung, stroke dan kematian
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 278.804/strip (14 tablet) per April 2019
Kemasan 1 box isi 4 strip @ 14 tablet (90 mg)
Produsen Astra Zeneca AB

Brilinta adalah obat untuk menurunkan risiko serangan jantung, stroke dan kematian. Selain itu juga untuk mencegah penyumbatan pada stent/ring jantung pasca prosedur pemasangan ring jantung. Brilinta mengandung ticagrelor dan termasuk golongan obat keras yang perlu dibeli dengan resep dokter.

Menurunkan risiko serangan jantung, stroke dan kematian. Selain itu juga untuk mencegah penyumbatan pada stent/ring jantung pasca prosedur pemasangan ring jantung.

Ticagrelor 90 mg

Sindrom koroner akut: dosis awal 180 mg (2 tablet) diikuti dengan 90 mg 2 kali/hari.

Riwayat serangan jantung (dalam jangka waktu 1 tahun terakhir): 60 mg 2 kali/hari.

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan pada jam yang sama, jika kesulitan menelan obat secara utuh, obat bisa dihancurkan kemudian diminum dengan air, jangan dikonsumsi bersamaan dengan aspirin, jangan menghentikan konsumsi obat tanpa memberitahu dokter Anda.

Gangguan perdarahan, sesak, pingsan, asam urat tinggi dalam darah, nyeri sendi, memar, nyeri kepala, pusing, vertigo, diare atau maag, mual, konstipasi, ruam, gatal, nyeri hebat atau pembengkakan sendi, pandangan kabur, mimisan, gusi berdarah.

Riwayat perdarahan pada rongga kepala, perdarahan pencernaan, gangguan hati berat, hipersensitivitas, konsumsi bersamaan dengan obat ketoconazole, clarithromycin, nefazodone, ritonavir, atazanavir.

Riwayat gangguan perdarahan, pemberian bersama dengan aspirin (dosis >100 mg), konsumsi obat antiinflamasi non steroid dalam jangka waktu lama, penggunaan obat pengencer darah, tekanan darah rendah, belum lama menjalani prosedur jantung, dan pembedahan lainnya, sesak napas, gangguan hati. Hindari penghentian terapi mendadak. Hamil dan menyusui. Lanjut usia.

Ketoconazole, itraconazole, voriconazole, clarithromycin, nefazodone, ritonavir, saquinavir, nelfinavir, indinavir, atazanavir & telithromycin, rifampin, phenytoin, carbamazepine & phenobarbital, digoksin, aspirin, cyclosporin, digoksin.

Sesuai kemasan.

Drugs. https://www.drugs.com/cdi/ticagrelor.html
Diakses pada 16 Agustus 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/brilinta?lang=id
Diakses pada 26 Agustus 2019

Artikel Terkait